Bayi tidak mau terapi uap saat pilek? Lakukan 2 cara mudah ini

Bayi tidak mau terapi uap saat pilek? Lakukan 2 cara mudah ini

Terapi uap merupakan cara sederhana yang dapat orangtua lakukan untuk meredakan pilek pada bayi. Bagaimanakah caranya?

Sebagian besar bayi akan mengalami sekitar 8 hingga 10 kali pilek dan hidung tersumbat dalam 2 tahun pertama kehidupan mereka. Untuk meredakan masalah tersebut, orangtua biasanya memberikan uap bayi.

Alasan sebagian orangtua memberikan uap yaitu karena untuk meredakan hidung tersumbat yang dialami si kecil. Sebab, jika si kecil pilek atau alami hidung tersumbat, pasti akan membuatnya lebih rewel atau mudah menangis karena merasa tidak nyaman.

Uap bayi dipercaya dapat melonggarkan lendir pada hidung bayi sehingga dapat membuka saluran udara yang tersumbat. Menghirup uap panas merupakan cara alami untuk meredakan pilek, sesak napas, dan sinusitis.

Tak hanya itu, dengan menghirup uap juga bisa membantu bayi tidur lebih baik. Bahkan, beberapa dokter telah mengatakan jika cara ini bisa mempercepat bayi sembuh dari permasalahan yang mengganggu sistem pernapasan.

Artikel terkait : Mau terapi uap si kecil dengan nebulizer? Perhatikan 3 hal ini lebih dulu, ya, Bun!

Meskipun memang uap bayi dapat meredakan pilek, tapi nyatanya masih banyak bayi yang tidak suka diuap. Maka dari itu, orangtua dapat mencoba dua cara untuk menawarkan uap kepada bayi.

Dua cara yang dapat dilakukan oleh orangtua di antaranya yaitu menggunakan pelembap udara dan vapouriser di dalam ruangan, khususnya di kamar bayi. Dua cara ini sama saja bisa meredakan beragam masalah pada sistem pernapasan bayi.

Selain uap bayi, inilah 2 cara alternatif untuk menyembuhkan bayi pilek yang dapat Parents lakukan di rumah

uap bayi

Dua cara yang bisa Parents lakukan untuk mengatasi hidung tersumbat pada anak, selain menggunakan uap

Meski banyak keuntungan dari pemberian uap untuk bayi, tapi melakukan hal ini juga rawan akan bahaya. Seperti, beberapa orangtua mungkin menggunakan semangkuk air panas untuk memberikan uap pada bayi, tapi itu tidak aman dan bisa jadi terkena kulit bayi karena bisa membuat kulit bayi terbakar.

Maka dari itu, terdapat alternatif lain yang dapat orangtua lakukan untuk mengatasi si kecil yang mengalami gangguan pernapasan. Lantas, apa sajakah itu?

1. Menggunakan vaporizer untuk meredakan hidung si kecil yang tersumbat

Cara paling sederhana adalah dengan memasang vaporizer kabut atau pelembap ruangan di kamar bayi, tapi pastikan penyimpan alatnya sudah tepat. Ini dapat membantu mencegah hidung bayi tersumbat, sehingga ia tetap bisa bernapas dengan mudah.

2. Buat ruang uap di rumah untuk meredakan hidung si kecil yang tersumbat

uap bayi lead

Parents bisa membuatkan ruang beruap di rumah untuk meredakan hidung si kecil yang pilek atau tersumbat

Tutup celah di bawah pintu dengan handuk atau kain, lalu orangtua dan bayi duduk di ruang uap tersebut selama sekitar 15 menit. Jika hidung bayi masih tersumbat, maka bisa lakukan ini dalam waktu yang lebih lama.

Agar bayi tidak bosan dan rewel saat berada di dalam ruangan, orangtua bisa berikan beragam aktivitas untuk bayi, seperti menceritakan kisah menarik untuk bayi atau menyanyikan lagu anak-anak. Lalu, orangtua juga bisa sambil memeluk bayi dan memberikan pijatan lembut untuknya.

Uap Bayi : Cara lain meredakan hidung tersumbat pada bayi yang usianya lebih muda

uap bayi

Untuk penanganan hidung tersumbat pada bayi yang lebih muda, Parents disarankan untuk berkonsultasi pada dokter

Apabila bayi Anda terlalu muda untuk bisa meredakan hidung tersumbat sendiri, bisa gunakan bulb syringe atau dekongester hidung untuk menyedot lendir. Untuk petunjuk lebih pasti bagaimana cara menggunakannya, bisa tanyakan langsung kepada dokter.

Sementara itu, untuk meredakan masalah pilek dan hidung tersumbat pada buah hati Parents, sebagian dokter tidak menyarankan penggunaan obat gosok uap untuk si kecil. Pasalnya hal itu berisiko menyebabkan iritasi dan membuat bayi merasa tidak nyaman.

Maka dari itu, Parents jangan pernah mencobanya, jika tidak menginginkan kondisi yang lebih buruk pada si kecil. Apalagi hal itu sudah diperingatkan oleh sebagian dokter atau tenaga medis.

Nah, itulah informasi terkait uap bayi yang harus orangtua ketahui, jangan sungkan juga untuk sering berkonsultasi pada dokter juga kondisi buah hati Anda mengalami penurunan. Semoga informasi ini bisa bermanfaat, ya.

Referensi : Baby Center dan New Health Guide

Baca juga :

4 Cara sederhana mengeluarkan dahak pada bayi, bisa dicoba di rumah!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner