Mengatur Jadwal Makan Bayi 6 Bulan Hingga 1 Tahun

Mengatur Jadwal Makan Bayi 6 Bulan Hingga 1 Tahun

Bagaimana prinsip dasar mengatur jadwal makan bayi 6 bulan hingga ia berusia 12 bulan? Simak panduannya di sini.

Jangan bingung mengatur jadwal makan bayi 6 bulan - 1 tahun.

Jangan bingung mengatur jadwal makan bayi 6 bulan – 1 tahun.

Ketika si kecil memasuki usia 6 bulan, tentu Bunda mulai mencari informasi tentang MPASI. Terutama untuk Bunda yang baru memiliki anak pertama. Pertanyaan yang kerap muncul adalah, bagaimana sih jadwal makan bayi 6 bulan? Kapan saja ia harus makan MPASI, dan apa yang harus diberikan kepadanya?

Kali ini, kami memberikan 1 contoh jadwal makan bayi 6 bulan hingga 1 tahun. Karena ia baru mulai mengenal MPASI, ASI tetaplah menjadi makanan utamanya. Berangsur-angsur dari usia 6 bulan hingga 2 tahun, fungsi ASI sebagai makanan utama perlahan beralih menjadi makanan sekunder.

Mengatur jadwal makan bayi 6 bulan hingga 1 tahun

Pada usia 6 bulan, secara bertahap perkenalkanlah MPASI mulai dari 1 kali sehari, hingga menjadi 3 kali sehari. Misalnya, diawali dengan memberikan MPASI pada jam makan siang saja, lalu beberapa hari kemudian ditambah dengan makan malam, lalu selanjutnya ditambah dengan sarapan. Sementara itu, ASI tetap diberikan sesuai jadwal biasanya, yaitu setiap 2-3 jam sekali di luar jadwal MPASI, atau sesuai permintaan bayi.

Memang tidak ada urutan baku dalam memperkenalkan MPASI, tetapi pada umumnya yang dilakukan adalah mulai dari karbohidrat, buah, sayur, dan protein.

Bila Bunda ingin mencoba urutan yang lebih baik dari yang berlaku umum di sekitar kita, cobalah memulainya dengan karbohidrat, protein, lalu sayuran/buah.

Mengapa protein didahulukan sebelum buah dan sayuran? Karena bayi sangat butuh zat besi. Ketika ia mulai mengenal MPASI, konsumsi susupun berkurang. Bila tidak segera kita perkenalkan protein kepadanya, ia berisiko mengalami kekurangan zat besi. Baca juga: Bayi 9 Bulan Butuh Zat Besi Lebih dari Pria Dewasa.

Ada yang berpendapat bila kita mengenalkan buah terlebih dahulu, si bayi akan menolak sayuran yang rasanya tidak manis seperti buah.

Perkenalkan dulu makanan dengan 1 bahan tunggal selama 3-5 hari berturut-turut. Alasannya, supaya dapat melihat adanya gejala alergi. Misalnya, pada 3 hari pertama, berikanlah bubur nasi. Bubur boleh ditambahkan susu (ASI atau sufor yang biasa ia minum) dan kekentalannya ditingkatkan.

Janganlah memberikan bubur yang terlalu cair. Prinsipnya, ketika sendok dimiringkan, bubur tidak langsung tumpah. Bayi juga harus belajar mengunyah walaupun belum punya gigi.

Mengunyah sangat penting untuk perkembangan bahasa di kemudian hari. Jadi penggunaan botol yang ujungnya sendok tidaklah disarankan.

Pada prinsipnya, kita mengarahkan si bayi agar nantinya makan sesuai jadwal makan orang dewasa, yaitu sarapan, snack pagi, makan siang, snack sore, dan makan malam. Berikut adalah panduan dalam mengatur jadwal makan bayi 6 bulan hingga 1 tahun.

Panduan mengatur jadwal makan bayi 6 bulan:
  • ASI – sesuai jadwal biasanya atau sesuai permintaan bayi
  • Bubur – 1 kali pada beberapa hari pertama, 2 kali pada minggu berikutnya, dan dapat ditingkatkan menjadi 3 kali. Buatlah bubur dasar dari bahan beras. Secara bertahap, tambahkan bahan makanan lain misalnya kaldu daging/ayam, merah telur, wortel parut, puree sayuran, dll ke dalamnya. Variasi berbagai bubur dasar dapat dilihat di Resep MPASI Dasar untuk Bayi 6-7 Bulan.
  • Puree buah atau/dan snack berupa biskuit bayi yang dilumatkan di dalam susu  – 1 kali
Panduan mengatur jadwal makan bayi 7-8 bulan:
  • ASI – sesuai permintaan bayi
  • Bubur kental / nasi tim lunak – 3 kali. Sama seperti pada saat berusia 6 bulan, bubur/nasi tim ditambahkan berbagai bahan makanan lain  yang sudah diperkenalkan, sehingga si bayi mendapat nutrisi yang lengkap. Cobalah menambahkan ayam cincang ke dalam menunya, sehingga protein dan zat besi tidak hanya didapatkan dari kaldu saja.
  • Buah dan/atau snack berupa biskuit bayi – 2 kali. Buah tidak selalu harus berupa puree. Beberapa buah yang lunak seperti pepaya dan alpukat bisa diberikan dalam bentuk potongan kecil menggunakan sendok.
Panduan mengatur jadwal makan bayi 9-11 bulan:
  • ASI – sesuai sesuai permintaan bayi
  • Nasi / nasi tim lunak – 2 kali (makan siang dan makan malam)
  • Finger food (makanan yang kecil-kecil potongannya sehingga dapat diambil sendiri oleh bayi) misalnya potongan buah, sayuran, roti, kentang, dll  – 2 kali sebagai snack dan sarapan.

Bunda, semoga bermanfaat.

Baca juga artikel menarik lainnya:

7 Petunjuk Memberikan Telur sebagai MPASI

Urutan Memperkenalkan MPASI

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner