TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Makan Jengkol saat Hamil, Amankah untuk Janin dalam Kandungan?

Bacaan 4 menit
Makan Jengkol saat Hamil, Amankah untuk Janin dalam Kandungan?

Lezat dan menggugah selera, amankah jengkol untuk ibu hamil?

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Makan jengkol saat hamil mungkin menjadi pertanyaan di benak Bunda, apakah aman untuk dikonsumsi? Baunya yang khas amat menggugah selera, termasuk untuk Bunda yang sedang hamil muda.

Lalu, apakah jengkol aman dikonsumsi selama kehamilan? Bagaimana manfaat jengkol untuk kehamilan dan janin?

Simak ulasannya yuk, Bunda!

Artikel Terkait: 8 Manfaat Jengkol untuk Ibu Menyusui, Efektif Cegah Anemia!

Daftar isi

  • Bolehkah Makan Jengkol Saat Hamil?
  • Apa Manfaat Makan Jengkol Saat Hamil?
  • Apa Bahaya Makan Jengkol Berlebihan Saat Hamil?

Bolehkah Makan Jengkol Saat Hamil?

makan jengkol saat hamil

Menurut dr. Nadia Nurotul Fuadah di laman Alodokter, ibu hamil diperbolehkan untuk mengonsumsi jengkol saat hamil, tapi memang ada ketentuannya.

Pasalnya, menurut dokter Nadia, pada sebagian orang, jengkol bisa menyebabkan iritasi pencernaan, mulai dari mual, muntah, perih ulu hati, hingga diare.

Selain itu, jika dikonsumsi secara berlebihan, jengkol mengandung asam jengkolat, yang bisa memicu keracunan dan meningkatkan risiko gagal ginjal.

Di samping itu, aturan lain dalam mengonsumsi jengkol saat hamil adalah: pastikan sudah dicuci dan dimasak secara sempurna, dan jangan diolah terlalu pedas agar tidak menimbulkan gangguan pencernaan.

Artikel Terkait: Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Rendang? Ini Jawabannya, Bun!

Apa Manfaat Makan Jengkol Saat Hamil?

makan jengkol saat hamil

Secara nutrisi, dalam 100 gram jengkol terdapat:

  • 133 kalori
  • 23,3 gram protein
  • 20,7 gram karbohidrat
  • 240 SI vitamin A
  • 0,7 mg vitamin B
  • 80 mg vitamin C
  • 166,7 mg fosfor
  • 140 mg kalsium
  • 4,7 mg zat besi
  • 49,5 gr air.

Dengan nutrisi yang sedemikian melimpah, tak mengherankan jika makanan ini menjadi favorit di Indonesia.

Lebih lanjut berikut manfaat jengkol untuk ibu hamil jika dikonsumsi secukupnya.

1. Mencegah Konstipasi

Sembelit yang menyiksa kerap menjadi masalah bagi ibu hamil, terutama pada trimester awal kehamilan.

Jengkol mengandung serat yang akan melancarkan sembelit.

Jika Bunda mengidam jengkol, mungkin makanan satu ini justru bermanfaat membuat bumil lancar ke toilet.

2. Meningkatkan Perkembangan Janin

Jengkol bisa menjadi sumber makanan yang menyehatkan untuk ibu hamil.

Makanan yang sangat nikmat disajikan dengan sambal ini dampaknya positif untuk perkembangan janin dalam kandungan.

Penting untuk diketaahui bahwa jengkol mengandung kalsium dan fosfor yang sangat tinggi sehingga bagus untuk perkembangan tulang dan gigi janin.

3. Sumber Asam Folat

Selama masa kehamilan, dokter kandungan akan merekomendasikan asam folat untuk menunjang kehamilan yang sehat.

Melansir dari laman WebMD, ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi 400 mcg asam folat per hari yang bermanfaat untuk melindungi risiko bayi lahir cacat dan mengurangi risiko kehamilan.

Siapa sangka, asam folat ini bisa didapat dari jengkol!

Artikel terkait: Bolehkah Ibu Hamil Makan Tumis Pepaya Muda? Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai

Apa Bahaya Makan Jengkol Berlebihan Saat Hamil?

makan jengkol saat hamil

Kendati jengkol bermanfaat untuk kehamilan, namun Bunda sebaiknya berhati-hati karena makanan ini juga memiliki efek samping untuk perkembangan janin. Dalam seporsi jengkol, terdapat asam jengkolat yang berbahaya jika menumpuk di dalam ginjal.

Asam jengkolat yang menimbun akan membentuk kristal tajam dan jika dibiarkan dapat merobek dinding saluran kemih dan mengakibatkan perdarahan.

Berikut ini efek samping lain mengonsumsi jengkol saat hamil.

1. Memicu Morning Sickness yang Parah

Pengaruh hormon saat hamil akan menyebabkan perubahan tubuh yang signifikan, salah satunya indera penciuman Bunda akan lebih sensitif.

Mengingat jengkol memiliki aroma khas yang menyengat, maka dapat memicu mual dan muntah yang sangat parah.

Tak hanya mual dan muntah, Bunda akan mudah merasa pusing dan nyeri, bahkan dapat menimbulkan gejala dehidrasi sehingga membahayakan janin.

2. Menimbulkan Sakit Pinggang

Asam jengkolat yang cukup tinggi juga dapat memicu sakit pinggang yang semakin parah pada periode kehamilan.

Cerita mitra kami
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah

Jengkol akan menyebabkan penumpukan sistem sekresi tubuh, bahkan tak menutup kemungkinan akan membuat Bunda kesulitan duduk atau berdiri.

3. Bisa Menyebabkan Keracunan

Keracunan jengkol sangat mungkin terjadi pada ibu yang sedang hamil muda.

Biasanya ditandai dengan rasa tak nyaman, mual, muntah, sakit kepala, nyeri, demam, dan sulit untuk buang air kecil.

4. Dapat Meningkatkan Risiko Keguguran

Keguguran merupakan dampak terburuk jika Anda mengonsumsi jengkol dalam jumlah berlebihan saat sedang mengandung.

Biasanya kasus ini terjadi saat ibu hamil mengalami keracunan jengkol yang parah dan terlambat mendapat pertolongan.

Keracunan yang parah akan membuat ibu kesulitan buang air kecil, sedangkan janin tidak mendapat cukup oksigen.

Memang sebaiknya Bunda mengonsumsinya secukupnya, yaitu cukup dua keping saja dan makanlah jengkol sesekali saja.

Jangan berlebihan demi kesehatan kehamilan dan janin dalam kandungan.

***

Apakah ibu hamil muda boleh makan jengkol?
www.alodokter.com/komunitas/topic/apakah-ibu-hamil-muda-boleh-makan-jengkol-

Benefits of Jengkol, The ‘Smell’ that Has Extraordinary Benefits
steemit.com/healt/@fadhila/benefits-of-jengkol-the-smell-that-has-extraordinary-benefits

Baca Juga:

Bolehkah ibu hamil makan pete? Ini manfaat dan efek sampingnya

Doyan Pedas, Bolehkah Ibu Hamil Makan Sambal Mentah?

Bolehkah Ibu Hamil Makan Nasi Padang? Boleh Kok Bun, Tapi Ada Syaratnya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Erinintyani Shabrina Ramadhini

Diedit oleh:

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Makan Jengkol saat Hamil, Amankah untuk Janin dalam Kandungan?
Bagikan:
  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

Layanan Pengaduan Konsumen

PT Tickled Audience Platform (theAsianparent Indonesia)

Kontak Kami Butuh bantuan? Klik.

Email kami: [email protected]

Hubungi kami: +62 21 50986309

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

WhatsApp: +62 853 1111 1010

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti