Kram saat Hamil: Bagaimana Mencegah dan Mengatasinya?

Anda sering mengalami kram saat hamil? Kali ini kami mengulas penyebab, cara mencegah, serta cara mengatasi kram saat hamil.

Kram saat hamil, salah satu keluhan yang sering dialami bumil.

Kram saat hamil, salah satu keluhan yang sering dialami bumil.

Kram Saat Hamil, Keluhan Umum Ibu Hamil

Banyak sekali keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil, dan bila dibuatkan daftar, totalnya bisa mencapai lebih dari 12 macam masalah. Namun jangan khawatir bu, karena hamil adalah saat yang sangat indah di dalam hidup seorang wanita.

Salah satu keluhan yang sering dialami adalah kram saat hamil. Biasanya, kram saat hamil terjadi di malam hari dan cukup mengganggu kualitas tidur. Kram saat hamil juga sering terjadi saat trisemester kedua.

Baca juga : Perkembangan Janin Dari Minggu ke Minggu

Mengapa terjadi kram saat hamil?

1. Kurangnya asupan mineral

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kurangnya kalsium, magnesium dan potassium menjadi penyebab kram otot. Hal ini tidak hanya terjadi pada wanita hamil namun pada siapapun yang mengalami defisiensi zat-zat tersebut.

Walaupun demikian, saat ini belum ada riset yang dapat memastikan bahwa mengkonsumi suplemen mineral dapat mencegah kram saat hamil.

2. Pembesaran rahim dan perut

Ketika perut semakin besar, beberapa otot menekan peredaran darah dari kaki yang menuju jantung dan saraf di sekitar kaki, sehingga mengakibatkan kram saat hamil.

Baca juga : Kenaikan Berat Badan Ideal untuk Ibu Hamil

3. Terlalu lama berdiri atau secara tidak sadar duduk dengan menyilangkan kedua kaki pada waktu yang cukup lama.

Jika Anda menderita kram saat hamil, beberapa tips di bawah ini dapat Anda lakukan untuk mencegahnya:

  • Lakukan stretching atau peregangan otot kaki sebelum tidur, dengan memutar-mutar pergelangan kaki secara perlahan. Hal ini dapat Anda lakukan sambil menonton TV ataupun di sela waktu luang sepanjang hari.
  • Usahakan untuk berjalan kaki ringan setiap hari untuk melancarkan peredaran darah kaki.
  • Hindari terlalu lelah dan tidurlah dengan posisi miring ke kiri yang diyakini dapat memperlancar peredaran darah dari dan ke kaki.
  • Perbanyak konsumsi air putih dan cobalah mandi dengan air hangat sebelum Anda tidur.
  • Hindari memakai sepatu berhak tinggi selama hamil

 

Sedangkan jika Anda telah mengalami kram saat hamil, Anda dapat mengatasinya dengan:

  • Meluruskan kaki perlahan-lahan.
  • Mengompres bagian kaki yang kram dengan air hangat, atau botol hangat.
  • Memijat lembut dan melakukan relaksasi dengan melenturkan telapak kaki ke arah dalam dan luar.
  • Berjalan perlahan untuk melancarkan peredaran darah
  • Sering-seringlah mengkonsumsi pisang. Pisang mengandung mineral potassium yang menurut Mayo Klinik, dapat mengurangi gejala kram otot.

Segeralah pergi ke dokter jika kram saat hamil dibarengi dengan pembengkakan, kemerahan, susah berjalan ataupun kaki menjadi lembek, karena mungkin Anda mengalami penyumbatan darah.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Kaki Bengkak Saat Hamil

Perkembangan Janin dan 5 Cara Menstimulasinya