Hati Ayam Bisa Berbahaya untuk Bayi dan Ibu Hamil

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Seberapa sering dan berapa banyak Anda memberikan hati ayam untuk si kecil? Bacalah ulasan tentang batasan mengkonsumsi hati ayam berikut ini.

Benarkah hati ayam menyimpan banyak racun tubuh?

Benarkah hati ayam menyimpan banyak racun tubuh?

Parents, seberapa sering Anda memasukkan hati ayam ke dalam menu MPASI si kecil? Apakah menurut Anda, hati adalah makanan yang kaya gizi? Atau sebaliknya, Anda khawatir karena hati adalah organ yang membersihkan semua racun di dalam tubuh?

Ya, hati adalah penyaring racun-racun di dalam tubuh. Sehingga, banyak di antara kita yang menganggap hati ayam adalah jeroan yang banyak mengandung toksin.

Sebenarnya, semua racun yang disaring oleh hati tidaklah disimpan di dalam organ tersebut. Sebaliknya, hati ayam menyimpan berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh, yaitu vitamin A, D,E,K,B12, folic acid, dan zat besi.

Namun, hati ayam tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan oleh bayi dan ibu hamil. Seberapa sering bayi dan ibu hamil boleh memakannya? Bacalah setelah ulasan tentang nutrisi berikut ini.

Nutrisi yang Terkandung di dalam Hati Ayam

Sebanyak 100 gram hati ayam mengandung lebih dari 50% kebutuhan zat besi dalam sehari. Hal inilah yang menyebabkan hati ayam menjadi bahan favorit untuk membuat bubur bayi. Bayi memang membutuhkan banyak zat besi untuk pertumbuhannya, bahkan bayi 9 bulan membutuhkan zat besi lebih banyak dari seorang pria dewasa!

Selain itu, 100 gram hati ayam juga dapat memenuhi 40% kebutuhan protein dalam sehari. Di samping nutrisi lainnya, ia juga sangat kaya akan vitamin A dan 4 macam vitamin B.

Namun, adakah bahaya di balik hati ayam? Bacalah di halaman berikut…





Bayi Bayi baru lahir Hamil