TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengenal 3 Jenis Susu Dijual di Pasaran, Mana yang Terbaik?

Bacaan 5 menit
Mengenal 3 Jenis Susu Dijual di Pasaran, Mana yang Terbaik?

Sama-sama susu, setiap jenis susu nyatanya berbeda. Yuk simak perbedaannya agar tidak salah pilih!

Siapa di antara Bunda yang membiasakan keluarga untuk mengonsumsi susu? Tentunya termasuk si Kecil di rumah? Sudahkah Bunda memahami jenis susu termasuk susu pasteurisasi?

Seperti yang kita ketahui, susu memiliki ragam manfaat untuk kesehatan tubuh sehingga baik dikonsumsi setiap hari untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil. Namun, perlu digaris bawahi bahwa susu bukanlah pengganti makanan pokok, melainkan pendamping.

Sayangnya, sampai saat ini budaya mengonsumsi susu di Indonesia masih cukup rendah. Data yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) tahu. 2017 menyebutkan, konsumsi susu masyarakat Indonesia hanya 16,5 liter per kapita per tahun.

Padahal, di pasar Indonesia sudah memiliki ragam susu yang bisa dipilih. Adanya beberapa pilihan produk susu ini tentu saja dibedakan berdasarkan tekstur dan proses pengolahannya.

Sudahkan Bunda memahami dan menentukan mana susu terbaik untuk si Kecil?

Jenis Susu yang Dikenal di Pasaran

susu pasteurisasi

Ada beberapa jenis susu yang perlu Bunda ketahui, di antaranya:

1. Susu Pasteurisasi

Susu pasteurisasi merupakan proses paling sederhana dan paling umum digunakan, agar susu bisa dikonsumsi. Proses pasteurisasi bisa dibilang, mirip dengan proses Bunda memasak susu murni di rumah.

Susu pasteurisasi merupakan cara mengawetkan susu melalui pemanasan pada suhu 72 derajat Celcius. Pemanasan pada suhu dibawah titik didih ini menyebabkan susu pasteurisasi masih belum bebas dari sejumlah mikroorganisme (Niamsuwan, et al., 2014). Karena itu, susu pasteurisasi tidak bisa bertahan lama karena tidak semua bakteri yang ada di dalam susu mati. Adanya mikroorganisme dalam susu pasteurisasi juga mengakibatkan produk mempunyai daya simpan yang terbatas.

Banyak orang mengetahui bahwa susu pasteurisasi yang umum hampir tidak mengandung zat besi atau memiliki kadar yang sangat rendah.

Menurut jurnal yang dipublikasikan oleh National Library of Medicine mengutip bahwa susu sapi umumnya memiliki kandungan zat besi yang sangat rendah (hanya 0,5 mg/L). Susu sapi juga tidak banyak mengandung vitamin C, dan pasteurisasi juga mengurangi kandungannya. Padahal, vitamin C diketahui dapat meningkatkan penyerapan zat besi dari saluran pencernaan.

Proses pasteurisasi melibatkan pemanasan susu pada suhu tinggi untuk membunuh bakteri berbahaya, tetapi hal ini juga dapat memengaruhi kandungan nutrisi susu. Meskipun susu merupakan sumber baik beberapa nutrisi, termasuk kalsium dan vitamin D, namun biasanya memiliki kadar zat besi yang relatif rendah.

Salah satu alasan kadar zat besi rendah dalam susu pasteurisasi adalah praktik umum memberi makan sapi dengan pakan yang mungkin tidak kaya akan zat besi. Selain itu, proses pasteurisasi itu sendiri dapat memengaruhi ketersediaan beberapa nutrisi. Panas yang digunakan dalam pasteurisasi dapat merusak enzim dan memengaruhi bio disponibilitas mineral.

Oleh karena itu, jika Bunda ingin meningkatkan asupan zat besi, mereka mungkin perlu mempertimbangkan sumber makanan lain, seperti daging tanpa lemak, unggas, ikan, kacang, lentil, dan makanan atau susu bubuk yang diperkaya zat besi.

2. Ultra High Temperature (UHT)

susu pasteurisasi

Bunda tentu sudah cukup familiar dengan jenis susu ini bukan?

Susu UHT merupakan salah satu jenis susu yang mudah ditemui di pasaran. Susu UHT merupakan kepanjangan dari Ultra High Temperature, artinya susu UHT ini telah lebih dulu melewati proses produksinya dengan susu tinggi, 135-140 derajat Celsius dalam waktu 2-4 detik saja. Karena suhunya yang tinggi, semua bakteri atau mikroorganisme pun mati.

Namun, saat susu UHT sudah diminum atau kemasannya terbuka, maka perlu disimpan di lemari pendingin untuk menghindari terpapar dari bakteri. Namun susu UHT tidak mengandung terlalu banyak zat besi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang si Kecil. Dalam sebuah jurnal lokal tertulis, susu siap saji UHT hanya mengandung sebanyak 2% zat besi. 

3. Susu Bubuk

Nah, salah satu jenis susu yang akrab dengan kehidupan Bunda tentu saja susu bubuk.

Sama dengan jenis susu lainnya, susu bubuk juga dibuat dari susu segar. Namun, susu bubuk perlu melewati proses pengeringan lebih dulu. Hal inilah yang menyebabkan teksturnya menjadi kering seperti bubuk. Susu bubuk diolah menggunakan suhu yang tinggi, sehingga terjamin kebersihan dan keamanannya. 

Terdapat berbagai jenis susu bubuk di pasaran, salah satu contohnya adalah susu bubuk pertumbuhan untuk si Kecil yang telah difortifikasi dengan berbagai nutrisi penting. Susu bubuk pertumbuhan anak ini biasanya dirancang khusus untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal pada anak-anak. Susu bubuk jenis ini mengandung sejumlah nutrisi penting yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak yang sedang tumbuh. 

Banyak Bunda yang tentunya memberikan susu pertumbuhan untuk melengkapi nutrisi si Kecil karena memang mengandung banyak nutrisi untuk tumbuh kembang pesatnya.

Soal yang mana jenis susu terbaik buat anak, semua itu tergantung dari pilihan Bunda. Untuk itu, Bunda perlu memastikan yang terpenting adalah isinya ya! Pastikan susu yang Bunda pilih mengandung banyak nutrisi penting untuk dukung periode tumbuh kembang pesat anak.

Munirah, M., R Malaka, & F Maruddin. 2021. Organoleptic quality of pasteurization milk by matoa (Pometia pinnata) leaf extract supplementation. Department of Animal Production, Faculty of Animal Science, Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia. iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/788/1/012098/pdf

Apriliyani, Mulia Winirsya., M W Apriliyanti. 2018. Physical Quality and Sensory of Pasteurized Milk Products in Temperature and Transportation Time in Marketing Distribution. Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. jitek.ub.ac.id/index.php/jitek/article/download/296/275/858#:~:text=Susu%20pasteurisasi%20merupakan%20cara%20mengawetkan,masih%20belum%20bebas%20dari%20sejumlah

Graczykowska, Karolina., Joanna Kaczmarek, Dominika Wilczyńska, Ewa Łoś-Rycharska, and Aneta Krogulska. 2021. The Consequence of Excessive Consumption of Cow’s Milk: Protein-Losing Enteropathy with Anasarca in the Course of Iron Deficiency Anemia—Case Reports and a Literature Review. www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8000842/#:~:text=Cow’s%20milk%20has%20very%20low,only%200.5%20mg%2FL).

KHAYRULLIN, Mars., Maksim REBEZOV. 2023. Study on the effects of different sterilization methods and storage conditions on milk quality. Food Science and Technology. fst.emnuvens.com.br/revista/article/download/47/22

Paiva, Kamila Freitas de., Lerrena Lima Sousa, Michele Pereira Cavalcante, cs. 2023. Investigating the impact of pasteurization on the bioactive-rich potential of psyllium and spirulina in a concentrated beverage. Food Engineering Department, Center of Agrarian Sciences, Federal University of Ceará. www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2772275923000539

Hjaltason, G.G. Haraldsson, 2006, Fish oils and lipids from marine sources, Woodhead Publishing, ISBN 9781855739710, https://doi.org/10.1533/9781845691684.1.56

Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018.

Wijaya, Hervan., Prayanto W.H, Hen Dian Yudani. 2024. Perancangan Video Edukasi Tentang Manfaat Dan Kandungan Gizi Susu Sapi Segar Untuk Anak-Anak. Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain, Universitas Kristen Petra. publication.petra.ac.id/index.php/dkv/article/viewFile/1956/1754

Cerita mitra kami
3 Mitos dan Fakta Tentang Susu Anak yang Wajib Parents Tahu
3 Mitos dan Fakta Tentang Susu Anak yang Wajib Parents Tahu
10 Resep Camilan Sederhana dan Murah, Lengkap Ada Manis serta Gurih
10 Resep Camilan Sederhana dan Murah, Lengkap Ada Manis serta Gurih
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Nutrisi
  • /
  • Mengenal 3 Jenis Susu Dijual di Pasaran, Mana yang Terbaik?
Bagikan:
  • Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

    Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

  • 5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

    5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

  • Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

    Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

  • Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

    Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

  • 5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

    5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

  • Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

    Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti