TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mungkinkah Haid dan Hamil Terjadi di Saat Bersamaan? Simak Penjelasan Ahli Berikut Ini!

Bacaan 6 menit
Mungkinkah Haid dan Hamil Terjadi di Saat Bersamaan? Simak Penjelasan Ahli Berikut Ini!

Haid dan kehamilan itu dua hal yang berbeda. Beberapa wanita akui alami haid tapi hamil apakah mungkin hal ini terjadi? Bisakah seseorang hamil tapi haid?

Beberapa wanita mengaku mengalami haid tapi hamil, apakah mungkin hal ini terjadi?

Terlepas dari mungkin-tidaknya, faktanya fenomena hamil tapi haid ini memang terjadi pada sebagian kecil wanita.

Berikut penjelasan selengkapnya dari sisi medis.

Artikel terkait: 5 Tanda-Tanda Menstruasi pada Ibu Menyusui & Waktu Haid Normal, Catat Bun!

Haid tapi Hamil Apakah Mungkin?

haid tapi hamil 3

Dilansir dari WebMD, sekitar 20% wanita mengalami perdarahan selama 12 minggu pertama kehamilan.

Perdarahan inilah yang seringkali disalah artikan dengan haid atau menstruasi.

Sebab perdarahan ini cukup bervariasi, bisa hanya berupa bercak tetapi bisa juga deras seperti haid atau menstruasi.

Perlu diketahui bahwa proses haid terjadi ketika lapisan dinding rahim (endometrium) yang menebal luruh karena sel telur tidak dibuahi oleh sperma.

Bila sel telur dibuahi oleh sperma, maka terjadi pembuahan dan kehamilan.

Oleh karena itu haid dan kehamilan adalah dua hal yang berbeda dan tidak mungkin terjadi dalam waktu yang bersamaan.

Artikel terkait: Cara Mengetahui Hamil 3 Hari Setelah Pembuahan, Mungkinkah?

Penyebab Haid tapi Hamil

Perdarahan pada vagina selama kehamilan dapat disebabkan oleh banyak faktor.

Beberapa faktor merupakan suatu hal yang umum sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Namun beberapa faktor lainnya bisa menandakan sesuatu yang serius.

Jadi, fenomena hamil tapi haid ini sama sekali berbeda dengan menstruasi ya Parents.

Untuk itu, kenali beberapa penyebab perdarahan saat hamil berikut ini.

Perdarahan di Trimester Pertama

haid tapi hamil 1

Ada sejumlah jenis pendarahan yang terjadi pada trimester pertama kehamilan.

Pendarahan inilah yang sering dirasakan sebagian wanita sebagai fenomena hamil tapi haid.

1. Pendarahan Implantasi

Perdarahan implantasi adalah penyebab umum perdarahaan saat hamil.

 Menurut Dr Marjorie Greenfield, profesor kebidanan dan kandungan di Case School of Medicine dan University Hospitals of Cleveland mengatakan bahwa perdarahan terjadi ketika embrio menempel di dinding uterus.

Hal ini umumnya terjadi dalam 5-12 hari setelah pembuahan dan seringkali dikira haid atau menstruasi.

Biasanya perdarahan ini terjadi sangat ringan dan berlangsung dari beberapa jam hingga beberapa hari.

Anda tidak perlu khawatir pada fenomena hamil tapi haid yang satu ini, karena perdarahan implantasi sangat umum terjadi sehingga tidak menandakan adanya masalah kehamilan.

2. Keguguran

Namun, berbeda halnya dengan fenomena hamil tapi hail yang berikutnya, yakni keguguran.

Keguguran merupakan salah satu masalah terbesar dari perdarahan yang terjadi di trimester pertama.

Hal ini paling sering terjadi selama 12 minggu pertama kehamilan.

Namun perdarahan di trimester pertama tidak selalu berarti tanda keguguran.

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?

Bahkan, jika dilihat dari detak jantung pada USG, lebih dari 90% wanita yang mengalami perdarahan vagina di trimester pertama tidak akan keguguran.

Anda baru perlu waspada bila perdarahan vagina yang terjadi di trimester pertama diikuti dengan tanda keguguran yang lain seperti kram yang kuat di perut bagian bawah.

Segera ke dokter kandungan untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Artikel terkait: 13 Tanda Keguguran yang Harus Bumil Waspadai dan Cara Mencegahnya

3. Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik terjadi ketika embrio yang dibuahi ditanamkan di luar rahim.

Biasanya embrio ini ditanamkan di tuba falopi.

Kondisi ini bisa sangat serius karena bila embrio terus tumbuh maka tuba falopi pecah.

Akibatnya kondisi ini bisa mengancam jiwa wanita yang hamil.

Meskipun kehamilan ektopik berpotensi berbahaya, tetapi kondisi ini hanya terjadi pada sekitar 2% kehamilan.

Selain perdarahan vagina, gejala lain dari kehamilan ektopik adalah kram atau rasa sakit yang kuat di perut bagian bawah dan sakit kepala ringan.

4. Kehamilan Molar

Kehamilan molar atau hamil anggur adalah kondisi yang sangat langka.

Di mana adanya kelainan pada proses perkembangan sel telur yang telah dibuahi sehingga gagal tumbuh menjadi seorang bayi.

Dalam kasus yang jarang terjadi, jaringan bersifat kanker dan dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh.

Gejala-gejala lain dari kehamilan molar adalah mual dan muntah yang parah dan pembesaran rahim yang cepat. Segera waspadai bila perdarahan vagina diikuti dengan beberapa gejala tersebut.

5. Penyebab Tambahan Perdarahan Vagina di Trimester Pertama

  • Perubahan serviks. Selama kehamilan, darah ekstra mengalir ke serviks. Hubungan seksual yang menyebabkan kontak dengan serviks juga dapat memicu perdarahan. Jangan khawatir karena jenis perdarahan ini tidak membahayakan.
  • Infeksi. Setiap infeksi serviks, vagina, atau infeksi menular seksual (seperti klamidia, gonore, atau herpes) dapat menyebabkan perdarahan pada trimester pertama.

Artikel terkait: Vagina berdarah usai melakukan seks, apa sajakah penyebabnya?

Perdarahan di Trimester Kedua dan Ketiga

haid tapi hamil

Perdarahan yang tidak normal pada akhir kehamilan mungkin lebih serius karena dapat menandakan masalah dengan wanita hamil atau janinnya.

Hubungi dokter kandungan sesegera mungkin bila Anda mengalami pendarahan di trimester kedua atau ketiga.

Kemungkinan penyebab hamil tapi haid atau perdarahan pada akhir kehamilan yaitu:

1. Placenta Previa

Kondisi ini terjadi ketika plasenta terletak rendah di dalam rahim dan sebagian atau seluruhnya menutupi pembukaan jalan lahir.

Placenta previa sangat jarang terjadi pada akhir trimester ketiga, hanya terjadi pada satu dari 200 kehamilan.

Namun perlu diwaspadai karena kondisi ini bisa cukup serius dan tidak menimbulkan rasa sakit.

2. Solusio Plasenta

Pada sekitar 1% kehamilan, plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum atau selama persalinan dan genangan darah antara plasenta dan uterus.

Solusio plasenta bisa sangat berbahaya bagi wanita hamil dan janin.

Tanda dan gejala lain dari solusio plasenta adalah nyeri perut, gumpalan dari vagina, rahim lunak, dan nyeri punggung.

3. Ruptur Uteri

Dalam kasus yang jarang terjadi, bekas luka dari operasi caesar sebelumnya dapat robek selama kehamilan.

Pecahnya uterus dapat mengancam jiwa dan membutuhkan operasi caesar darurat.

Gejala lain dari ruptur uteri adalah nyeri dan nyeri tekan di perut.

4. Vasa Previa

Vasa previa adalah komplikasi kehamilan yang sangat langka.

Di mana pembuluh darah janin yang berkembang di tali pusar atau plasenta melintasi lubang ke jalan lahir.

Vasa previa bisa sangat berbahaya bagi janin karena pembuluh darah bisa sobek, menyebabkan janin mengalami pendarahan hebat dan kehilangan oksigen.

Tanda-tanda lain dari vasa previa termasuk detak jantung janin yang abnormal dan perdarahan yang berlebihan.

5. Persalinan Prematur

Pendarahan vagina di akhir kehamilan mungkin hanya pertanda bahwa tubuh Anda siap untuk melahirkan.

Beberapa hari atau minggu sebelum persalinan dimulai, sumbat lendir yang menutupi pembukaan rahim akan keluar dari vagina.

Jika perdarahan dan gejala persalinan dimulai sebelum minggu ke-37 kehamilan, segera hubungi dokter Anda hal itu mungkin merupakan tanda persalinan prematur.

Selain perdarahan vagina, gejala persalinan prematur lainnya ialah kontraksi, keputihan, tekanan perut, dan sakit di punggung bagian bawah.

6. Penyebab Tambahan Perdarahan Vagina di Trimester Kedua dan Ketiga

  • Cedera pada serviks atau vagina
  • Polip
  • Kanker

***

Jadi untuk menjawab haid tapi hamil apakah mungkin? Haid dan kehamilan adalah dua hal yang berbeda. Meskipun perdarahan saat kehamilan umum terjadi, tetapi beberapa faktor penyebabnya dapat menandakan sesuatu yang serius. Oleh karena itu, sebaiknya segera konsultasi pada dokter bila Anda merasa “hamil tapi haid” alias mengalami perdarahan selama kehamilan.

Referensi: Alo Dokter, WebMD

Baca juga

Keluar Darah saat Hamil Muda, Ini 5 Penyebab dan Penanganannya

Ingin tahu informasi tentang kehamilan dan kesehatan lainnya? Jangan lupa unduh aplikasi theAsianparent, ya Bun!

Mungkinkah Haid dan Hamil Terjadi di Saat Bersamaan? Simak Penjelasan Ahli Berikut Ini!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

Diedit oleh:

Tiara Iraqhia

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Mungkinkah Haid dan Hamil Terjadi di Saat Bersamaan? Simak Penjelasan Ahli Berikut Ini!
Bagikan:
  • 20 Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil, Bagus untuk Perkembangan Otak Janin!

    20 Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil, Bagus untuk Perkembangan Otak Janin!

  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

  • 20 Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil, Bagus untuk Perkembangan Otak Janin!

    20 Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil, Bagus untuk Perkembangan Otak Janin!

  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti