Bolehkah Bayi Minum Air Putih?

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Bila terpaksa, bolehkah bayi minum air putih? Berapa banyak batasannya? Kali ini kami mengulasnya untuk Anda..

Jangan biarkan keceriaannya hilang karena minum air putih sebelum waktunya.

Jangan biarkan keceriaannya hilang karena minum air putih sebelum waktunya.

Air putih memang adalah minuman terbaik untuk tubuh manusia dibandingkan minuman jenis lain seperti susu, teh, kopi bahkan minuman bersuplemen sekalipun. Namun, apa yang baik untuk orang dewasa belum tentu baik untuk Si Mungil Anda yang belum genap berusia 6 bulan.

Alasan bayi tidak boleh minum air putih

Menurut American Dietetic Association (ADA) dan American Academy of Pediatrics (AAP), sebagaimana dilansir oleh Kompas, orangtua sebaiknya tidak perlu khawatir bayi mereka akan kekurangan cairan meski ia tidak minum air putih. Hal ini karena kandungan air dalam ASI dan susu formula sudah cukup untuk memenuhi jumlah air putih yang wajib dikonsumsi oleh bayi, yaitu sebesar 1,5 mL air / kkal energi setiap harinya.

Selain itu, rasa air putih yang sejuk dan segar dapat membuat bayi kehilangan selera untuk minum susu. Minum air putih akan membuat perut bayi terasa penuh dan menunda rasa laparnya, sehingga memicu bayi untuk minum susu lebih sedikit daripada biasanya.

Anda tidak perlu khawatir bayi akan mengalami konstipasi (susah BAB) atau mengalami kerusakan ginjal jika tidak diberi minum air putih, karena ASI sudah mengandung 88% air dan segala macam nutrisi yang dibutuhkan bayi.

Demikian juga susu formula bila diberikan sesuai dengan takaran, kecuali jika bayi memiliki alergi terhadap susu sapi/ susu formula jenis tertentu.

Bagaimana jika bayi terpaksa minum air putih? Berapa batas maksimalnya?

Simaklah di halaman berikut.

Dapatkan info Terkini Seputar Dunia Parenting

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Bayi 6-12 bulan Bayi baru lahir