Bayi Susah BAB? Bagaimana Mengatasinya?

Masih belum paham mengapa bayi susah BAB? Inilah beberapa cara mengatasi bayi sulit BAB, yang jarang diketahui banyak ibu! Selamat mencoba.

Bayi sulit BAB? Atasi dengan cara alami.

Bayi susah BAB? Atasi dengan cara alami.

Balita atau bayi susah BAB bukan hal baru bagi para orang tua. Terkadang orang tua yang menganggap bahwa mereka telah cukup memberi asupan sayuran atau buah masih harus menghadapi masalah BAB pada balita. Masalah BAB keras pada balita bisa diatasi dengan konsumsi rutin dari sumber makanan dan minuman sebagai berikut:

AIR PUTIH

Siapapun tidak dapat mengabaikan pentingnya air putih. Selain membantu tubuh untuk terhindar dari dehidrasi, air putih dapat mengurangi masalah bayi susah BAB. Bahkan konsumsi air putih oleh balita harus melebihi minuman lain seperti susu, sirup dan minuman manis lainnnya. Air putih yang diminum harus air matang.

GULA ALAMI

Bayi dan balita memerlukan asupan gula alami dari buah-buahan. Serat pada buah-buahan dapat mengatasi BAB bayi keras. Selain itu, kandungan gula atau fruktosa pada buah juga dapat mengatasi masalah bayi susah BAB.

Jika balita sudah makan banyak buah tetapi masih sulit BAB, sirup jagung atau gula merah dapat menjadi alternatif lainnya. Setengah sendok teh gula merah yang dicampur dengan air hangat yang telah dimasak dapat diberikan kepada balita tiga kali sehari sebelum ia minum susu. Lanjutkan hanya hingga BAB lancar.

Molase pada gula merah membantu BAB lancar. Sedangkan penggunaan dan dosis sirup jagung juga dapat dilakukan dengan cara yang sama hingga balita lancar BAB.

Jus buah, dapat mengatasi bayi susah BAB.

Jus buah, dapat mengatasi bayi susah BAB.

JUS BUAH

Selain enak, jus buah gampang dicerna oleh bayi di atas tiga bulan. Jus prune, pir atau apel sangat bermanfaat untuk mencegah konstipasi. Campuran ¼ konsentrat jus pada air matang dan tambah hingga ½ konsentrat jus untuk hari berikutnya.

Sedikit konsentrat pada awal penggunaan dapat mencegah kembung pada bayi. Bayi yang masih sensitif dapat terserang diare apabila meminum jus dengan konsentrat tinggi. Untuk bayi yang berusia 3 – 6 bulan, 1 – 2 ons konsentrat cukup dilarutkan pada segelas air dan diminum dua kali sehari.

PENTING:

• Jangan menggukan dua metode— misalnya gula tambahan dan larutan jus—secara bersamaan pada  bayi susah BAB. Pilih satu metode saja.
• Metode larutan jus untuk mengatasi BAB tidak diperuntukkan bagi bayi di bawah 3 bulan.

Bila bayi sudah makan makanan padat, coba campurkan buah dan sayur dengan porsi banyak pada menu sehari-harinya untuk mengatasi konstipasi sejak dini.

Prune, peach, pir, aprikot dan buncis sangat bermanfaat untuk mencegah BAB keras. Namun hindari pisang.  Squash dan wortel juga tidak banyak membantu karena beberapa bayi dengan metabolisme rendah justru akan sulit BAB.

Sayuran berwarna lebih bermanfaat daripada sayur putih. Bayi di bawah sembilan bulan tidak disarankan untuk mengkonsumsi nenas, jeruk, sirsak karena kandungan citrusnya terlalu keras untuk lambung kecil mereka. Bahkan kandungan sitrat tersebut dapat mengakibatkan sariawan pada rongga mulut dan bibir.

PROBIOTIK

Pada dekade terahir, banyak penelitian mengungkapkan manfaat dari mikroorganisme dalam tubuh dan ginjal yang bersumber dari bakteri bifido (bifidobacteria). Bakteri ‘baik’ ini terkandung dalam susu formula sebanyak 25%, dan 95% pada ASI.

Bakteri tersebut dapat berkembang dengan baik pada susu formula yang mengandung probiotik sehingga kandungan susu formula dapat mendekati kandungan ASI.

Namun tetap saja, ASI yang terbaik. Probiotik pada susu formula dapat memudahkan bayi BAB, mengurangi ruam akibat popok dan perlindungan lain akan penyakit dari akibat gastroenteritis (infeksi lambung dan usus besar)

Baca juga artikel menarik lainnya:

7 Cara Atasi Demam Secara Alami

Balita Tantrum? Jangan Mau Kalah!