TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ibu Hamil Sering Marah dan Menangis? Hati-hati, Ini Dampaknya Bun

Bacaan 3 menit
Ibu Hamil Sering Marah dan Menangis? Hati-hati, Ini Dampaknya Bun

Bunda, begini dampaknya bila sampai berlarut. Bumil wajib baca, nih!

Kehamilan merupakan momen menyenangkan yang juga disertai dengan campuran emosi. Di masa ini, ibu hamil sering marah dan menangis karena pengaruh hormon.

Menjadi lebih sensitif di masa kehamilan wajar adanya. Bunya tak sendirian, kok.

Namun, bisa berlebihan diketahui memiliki dampak pada kesehatan fisik dan mental. Kondisi ini juga bisa memengaruhi janin.

Dalam artikel ini, TheAsianparent akan mengulas mengenai dampak dan solusi untuk mengelola emosi di masa hamil. Bumil wajib simak hingga akhir artikel, ya.

Artikel Terkait: Mudah marah saat hamil tidak baik bagi janin, ini cara tepat meredamnya!

Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi Ibu Hamil Sering Marah dan Menangis

Bun, ada penelitian yang menunjukkan keadaan emosi ibu hamil dapat berdampak lebih besar pada kesehatan fisik dan mental. Selain itu, enelitian telah mengungkapkan bahwa ibu hamil rentan terhadap depresi dan kemarahan.

Emosi ini pun dapat memengaruhi perkembangan janin. Sebab, saat ibu hamil mengalami perasaan marah, tubuhnya mengeluarkan berbagai hormon yang bisa berdampak pada perkembangan bayi.

Hormon Estrogen dan Progesteron dapat Mempengaruhi Emosi Ibu Hamil

Selama masa kehamilan, ibu hamil jadi lebih sensitif dan rentan mengalami ledakan emosi akibat perubahan hormon. Ada bukti bahwa hormon estrogen dan progesteron memengaruhi emosi ibu hamil, membuat bumil jadi lebih mudah menangis, marah, dan kelelahan.

Ketidakstabilan emosi ini dapat berdampak negatif pada perkembangan janin jika dibiarkan. Pada banyak kasus, kondisi ini harus diawasi secara ketat oleh tenaga medis profesional.

Artikel Terkait: Awas, Marah dan Sedih saat Hamil Bisa Berdampak Buruk Bagi Janin

Dampak pada Janin

Penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil lebih rentan terhadap depresi dan kemarahan, yang dapat menyebabkan peningkatan kadar kortisol atau hormon stres. Hal ini dapat berdampak pada janin yang sedang berkembang, karena kortisol diketahui berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan janin.

Selain itu, hormon seperti estrogen dan progesteron juga dapat memengaruhi janin yang sedang berkembang. Hal ini diketahui dapat memengaruhi nafsu makan, metabolisme, dan perilaku bayi.

Selain itu, emosi yang tidak stabil akibat perubahan hormon juga dapat menyebabkan peningkatan risiko depresi. Secara tak langsung, ini juga dapat berpengaruh pada janin yang sedang berkembang.

Mengatasi Emosi Negatif di Masa Kehamilan

Bun, untuk mengatasi hal ini, mencari solusi berupa konseling dan mindfulness telah dilakukan untuk mengurangi intensitas perasaan tersebut pada ibu hamil. Intervensi semacam inni berfokus pada emosi Bunda dengan membantu mengidentifikasi dan lebih memahami perasaan ibu di masa kehamilannya.

Selain itu, hal ini juga membantu menghasilkan strategi untuk mengatasi emosi negatif jadi lebih baik. Hal ini bermanfaat dalam mengurangi potensi emosi negatif selama kehamilan dan potensi konsekuensi jangka panjang, terutama setelah persalinan hingga proses pengasuhan.

Sebagai support system, keluarga juga memiliki andil besar dalam membantu setiap ibu untuk menjalankan kehamilannya dengan lancar. Terutama pasangan, memberikan support melalui berbagai cara seperti secara fisik dan mental sangat diperlukan.

Artikel Terkait: 7 Bentuk Dukungan Suami Saat Istri Hamil, Menyehatkan Kehamilan hingga Persalinan

Jadi Bunda, ibu hamil sering marah dan menangis menjadi hal yang wajar terjadi karena faktor hormonal. Namun, sebaiknya emosi tersebut tak dibiarkan berlarut. Agar tak menimbulkan dampak yang berlarut, jangan ragu untuk mencari pertolongan medis bila dirasa membutuhkannya.

Semoga kehamilan Bunda bisa selalu sehat dan lancar.

****

Baca Juga:

Stres Saat Hamil Bisa Akibatkan Berat Badan Bayi Rendah saat Lahir

Mitos atau Fakta? Stres saat Hamil Cenderung Memiliki Anak Perempuan

Lakukan 17 tips ini untuk menghilangkan stres saat hamil

 

 

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
17 Sumber Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Hamil
17 Sumber Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Hamil
Ingin Berpuasa Saat Hamil?  Ini Asupan Bernutrisi yang Penting untuk Dipenuhi (Lengkap dengan Menu Sahur dan Berbuka!)
Ingin Berpuasa Saat Hamil? Ini Asupan Bernutrisi yang Penting untuk Dipenuhi (Lengkap dengan Menu Sahur dan Berbuka!)

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

theAsianparent

Diedit oleh:

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Kehamilan
  • /
  • Ibu Hamil Sering Marah dan Menangis? Hati-hati, Ini Dampaknya Bun
Bagikan:
  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

    5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

    5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti