Sterilisasi adalah salah satu jenis kontrasepsi permanen untuk mencegah kehamilan. Meski tingkat keberhasilannya 99%, tetapi tetap ada kemungkinan hamil setelah sterilisasi. Lantas, seperti apa tanda-tanda hamil setelah steril?
Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini, Bunda!
Apakah Bisa Hamil Jika Sudah Steril?
Ya, meski jarang terjadi, tetapi tetap ada kemungkinan bisa hamil lagi saat sudah steril.
Secara umum, sterilisasi pada perempuan (tubektomi) dan pria (vasektomi) dirancang untuk mencegah kehamilan secara permanen. Namun, tidak ada metode kontrasepsi yang 100% sempurna.
Menurut WebMD, tingkat kegagalan sterilisasi pada wanita berkisar antara 1 dari 100 hingga 7 dari 1.000 wanita yang tetap hamil dalam 10 tahun pertama setelah prosedur.
Hal ini bisa terjadi karena prosedur yang dilakukan tidak sempurna. Misalnya, saluran tuba falopi yang tidak sepenuhnya tertutup atau terbuka kembali secara alami.
Kemungkinan hamil setelah steril juga dipengaruhi oleh usia, jenis prosedur, dan riwayat kesuburan sebelumnya.
Meskipun sangat jarang, kehamilan setelah steril tetap bisa terjadi, terutama jika sterilisasi dilakukan pada usia muda.
Oleh karena itu, jika muncul gejala kehamilan, tetap perlu dilakukan tes kehamilan untuk memastikan kondisi.
Apa Tanda-Tanda Hamil Setelah KB Steril?
Tanda-tanda kehamilan setelah sterilisasi pada dasarnya sama seperti kehamilan pada umumnya.
Gejala awal kehamilan yang sering muncul antara lain mual, payudara sensitif, dan telat datang bulan.
Namun, karena sterilisasi memutus jalur pertemuan sel telur dan sperma, kehamilan yang terjadi setelah sterilisasi berisiko tinggi menjadi kehamilan ektopik, yaitu kehamilan di luar rahim, biasanya di tuba falopi.
Jika mengalami nyeri perut bagian bawah yang parah, mual berlebihan, atau perdarahan abnormal, segera periksakan diri ke dokter karena bisa menjadi tanda kehamilan ektopik yang berbahaya.
Tes kehamilan dan pemeriksaan USG sangat penting untuk memastikan lokasi kehamilan dan menangani kondisi secara tepat.
Apa Ciri-Ciri Jika Pembuahan Berhasil?
Ciri-ciri pembuahan berhasil setelah sterilisasi sangat mirip dengan kehamilan biasa. Namun, perlu diwaspadai karena risiko kehamilan ektopik lebih tinggi.
Gejala awal seperti mual, muntah, payudara nyeri, dan perubahan suasana hati bisa muncul.
Namun, jika terjadi nyeri perut yang tajam, terutama di satu sisi, atau perdarahan yang tidak biasa, bisa jadi tanda kehamilan ektopik.
Kehamilan ektopik tidak bisa berkembang secara normal dan bisa membahayakan kesehatan Bunda.
Oleh karena itu, jika dicurigai hamil setelah sterilisasi, segera lakukan tes kehamilan dan konsultasi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Apakah Ibu yang Sudah Steril Bisa Terlambat Datang Bulan?
Ibu yang sudah steril tetap bisa mengalami telat datang bulan. Meski begitu, hal ini tidak selalu berarti hamil.
Telat haid setelah sterilisasi bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti stres, gangguan hormon, atau efek samping dari operasi itu sendiri.
Namun, karena risiko kehamilan tetap ada, tes kehamilan sangat disarankan jika haid terlambat lebih dari satu minggu.
Jika hasil tes negatif dan haid tetap tidak kunjung datang, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mencari tahu penyebab lainnya. Bisa jadi itu tanda kondisi kesehatan lainnya seperti kista ovarium atau gangguan hormonal.
***
Baca Juga:
10 Ciri-Ciri Hamil Muda Tanpa Disertai Mual yang Perlu Bunda Tahu
10 Film dan Acara TV Son Ye Jin Terbaik Rating Tinggi, Ada 'No Other Choice'!
Tanda Hamil 1 Bulan dan Gejala Awal Kehamilan yang Sering Dirasakan
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.