TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penyebab Bau Badan pada Anak dan Cara Mengatasinya, Wajib Tahu!

Bacaan 6 menit
Penyebab Bau Badan pada Anak dan Cara Mengatasinya, Wajib Tahu!

Anak bau badan apakah normal? Apa penyebab anak bau badan? Yuk, baca di sini penjelasan dan cara mengatasinya.

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Bau badan pada anak bisa menjadi hal yang mengkhawatirkan bagi orang tua, terutama jika muncul sebelum masa pubertas.

Namun, kondisi ini sebenarnya cukup umum dan bisa diatasi dengan langkah-langkah sederhana, Parents.

Berikut penjelasan lengkap mengenai penyebab, usia munculnya, cara mengatasi, serta pencegahan bau badan pada anak.

Gulir artikel ini sampai habis, ya!

Artikel Terkait: 8 Deodorant untuk Anak Pilihan di 2025, Aman Cegah Bau Badan!

Daftar isi

  • Apa Penyebab Bau Badan pada Anak?
  • Di Usia Berapa Anak Mulai Bau Badan?
  • Bagaimana Jika Anak Bau Badan Sebelum Usia 8 Tahun?
  • Bagaimana Cara Mengatasi Anak yang Bau Badan?
  • Bagaimana Cara Mencegah agar Anak Tidak Bau Badan?
  • Kapan Harus ke Dokter?
  • Pertanyaan Populer Terkait Bau Badan pada Anak

Apa Penyebab Bau Badan pada Anak?

Penyebab bau badan pada anak yang paling umum adalah munculnya keringat yang bercampur dengan bakteri di permukaan kulit. 

Keringat itu sendiri sebenarnya tidak berbau, tetapi ketika bakteri memecah keringat, terutama di area seperti ketiak, selangkangan, dan kaki, maka bisa menimbulkan bau tak sedap.

Faktor utama yang memicu bau badan adalah kurangnya kebersihan tubuh, seperti jarang mandi atau tidak rajin mengganti pakaian bersih setelah beraktivitas.​

Bukan cuma itu, melansir artikel yang dipublikasikan di laman Healthy Children, perubahan hormon saat memasuki masa pubertas juga menjadi penyebab utama bau badan pada anak.

“Hormon yang meningkat di masa memasuki pubertas, akan merangsang kelenjar keringat apokrin untuk memproduksi keringat yang lebih kental dan mudah berbau,” tulis dokter anak, Megan Yanny, MD, FAAP, dalam artikel tersebut. 

Selain perubahan hormon, bau tidak sedap pada anak juga bisa disebabkan oleh kebiasaan tertentu. Salah satunya, bau badan bisa muncul akibat konsumsi makanan tertentu seperti terlalu banyak makan bawang putih, daging merah, atau makanan tinggi gula. 

Kondisi medis seperti hiperhidrosis (berkeringat berlebih), diabetes, atau gangguan metabolisme juga bisa menjadi penyebab bau badan pada anak.​

Di Usia Berapa Anak Mulai Bau Badan?

Anak akan mengalami bau badan ketika memasuki masa pubertas. Biasanya, anak mulai mengalami bau badan di usia 8-9 tahun. 

Namun, pada beberapa kasus, anak bisa mulai mengalami bau badan lebih awal, terutama jika mengalami pubertas dini.

Anak perempuan biasanya lebih dulu mengalami perubahan ini dibandingkan anak laki-laki.​

Bagaimana Jika Anak Bau Badan Sebelum Usia 8 Tahun?

Bau badan pada anak di bawah usia 8 tahun sebenarnya jarang terjadi, kecuali jika ada faktor risiko seperti kebersihan yang buruk, konsumsi makanan tertentu, atau kondisi medis tertentu.

Jika anak di bawah usia tersebut sudah mengalami bau badan yang persisten, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk memastikan tidak ada masalah kesehatan yang mendasarinya.​

Bagaimana Cara Mengatasi Anak yang Bau Badan?

Langkah pertama dan paling penting adalah mengajarkan anak untuk rajin mandi minimal dua kali setiap harinya, terutama setelah beraktivitas atau berolahraga.

Gunakan sabun antibakteri dan bersihkan area tubuh yang mudah berkeringat seperti ketiak, leher, dan kaki.

Pastikan anak juga mengganti pakaian bersih setiap hari, termasuk pakaian dalam dan kaus kaki.​

Selain itu, perhatikan pola makan anak. Kurangi konsumsi makanan yang dapat memicu bau badan seperti bawang putih, daging merah, dan makanan tinggi gula.

Jika bau badan masih muncul, bisa dicoba menggunakan deodoran atau bedak khusus anak.

“Gunakan sabun mandi antibakteri, mandi minimal 2 kali sehari, dan bisa juga menggunakan bedak, deodoran, atau antiprespiran. Namun, wajib hindari produk yang mengandung phtalates alumunium dan paraben, karena bisa memengaruhi hormon anak,” ungkap Dokter Spesialis Kulit, dr. Andre Yuindartanto, Sp.DVE.,M.Ked.,Klin mengutip laman Alomedika.

Artikel Terkait: 7 Ciri-Ciri Anak Remaja Jatuh Cinta pada Lawan Jenis, Catat Parents!

Bagaimana Cara Mencegah agar Anak Tidak Bau Badan?

Pencegahan bau badan pada anak dimulai dari kebiasaan sehari-hari.

Ajarkan anak untuk mandi secara rutin, menjaga kebersihan pakaian, dan menghindari pakaian yang terlalu ketat atau terbuat dari bahan sintetis yang tidak menyerap keringat.

Selain itu, pastikan juga sprei, handuk, dan peralatan mandi anak diganti secara berkala. 

Dorong anak untuk menjaga pola makan sehat dan seimbang, serta menghindari makanan yang dapat memicu bau badan.

Ajarkan anak untuk mengenali tanda-tanda tubuh yang perlu dibersihkan, seperti setelah bermain atau berolahraga.

Dengan membiasakan kebiasaan baik sejak dini, risiko bau badan pada anak dapat diminimalisasi.

Kapan Harus ke Dokter?

Perlu diingat bahwa bau badan merupakan bagian normal dari proses tumbuh kembang anak. Langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas dapat membantu mengatasi masalah bau badan tersebut. Namun, segera konsultasikan ke dokter jika anak mengalami hal berikut ini:

  • Sering berkeringat dan keringatnya kerap berbau tidak sedap
  • Bau badan masih tetap muncul meski sudah melalukan upaya pencegahan seperti mandi rutin dan menggunakan deodoran. Serta, bau badan berdampak pada rasa percaya diri anak.

Dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan untuk mengetahui apakah ada kondisi medis yang mendasari, seperti penyakit tertentu yang menyebabkan keringat dan bau badan abnormal.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Dokter juga dapat mendiskusikan pilihan pengobatan untuk kondisi genetik langka yang disebut hiperhidrosis, yaitu keadaan di mana seseorang mengalami keringat sangat banyak.​

Selain itu, konsultasikan juga ke dokter anak bila Anda melihat bau badan atau tanda-tanda pubertas lain muncul lebih awal dari usia 8 tahun.

Artikel Terkait: 5 Ciri-Ciri Anak yang Akan Tumbuh Tinggi dan Rumus Menghitungnya

Pertanyaan Populer Terkait Bau Badan pada Anak

Kenapa Anak Umur 9 Tahun Bau Ketek?

Anak usia 9 tahun yang mengalami bau ketek biasanya sudah memasuki masa pubertas dini.

Pada usia ini, hormon mulai aktif merangsang kelenjar keringat apokrin di area ketiak, sehingga keringat yang dihasilkan lebih kental dan mudah berbau.

Selain itu, anak yang aktif bergerak dan berkeringat lebih banyak juga lebih rentan mengalami bau ketek jika tidak segera dibersihkan.​

Namun, jika bau ketek muncul sangat kuat atau disertai gejala lain seperti ruam, gatal, atau perubahan kulit, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk memastikan tidak ada kondisi medis yang mendasarinya.​

Pakai Apa Agar Bau Badan Hilang?

Untuk menghilangkan bau badan pada anak, gunakan sabun antibakteri yang lembut dan aman untuk kulit anak.

Sabun jenis ini dapat membantu membunuh bakteri penyebab bau badan.

Selain itu, bisa juga menggunakan deodoran khusus anak yang tidak mengandung aluminium dan paraben, atau produk perawatan tubuh alami seperti air lemon, rebusan daun sirih, atau lidah buaya.​

Pastikan anak juga rajin mengganti pakaian bersih dan mencuci sprei serta handuk secara berkala.

Bau Badan Gejala Penyakit Apa?

Bau badan bisa menjadi gejala dari beberapa kondisi medis, seperti hiperhidrosis (berkeringat berlebih), diabetes, atau gangguan metabolisme.

***

Body Odor in Kids & Teens

www.healthychildren.org/English/ages-stages/teen/Pages/Body-Odor-in-Teens-video.aspx 

reset.alomedika.com/komunitas/topic/bau-badan-pada-anak

Baca Juga:

Botol Susu Murah Lebih Diminati, Tapi Apakah Benar Aman?

3 Penyebab Berat Badan Anak Susah Naik, Ini Cara Menambahnya Kata Dokter!

Seperti Apa Ciri Demam karena Kecapean pada Anak? Cek di Sini!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Penyebab Bau Badan pada Anak dan Cara Mengatasinya, Wajib Tahu!
Bagikan:
  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti