TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Cara Mengatasi Risiko Bahaya Ruam Popok dari Dokter Spesialis Anak

Bacaan 4 menit
Cara Mengatasi Risiko Bahaya Ruam Popok dari Dokter Spesialis Anak

Apa saja bahayanya?

Ruam popok yang juga dikenal sebagai dermatitis popok adalah kondisi kulit yang umum terjadi pada bayi yang mengenakan popok. Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai alasan dan bisa menjadi tidak nyaman bagi bayi. Beberapa bahaya ruam popok yang perlu Parents cermati di antaranya adalah infeksi, peradangan pada kulit si kecil, sampai dengan risiko iritasi.

Berikut adalah fakta-fakta bahaya ruam popok yang sebaiknya Parents antisipasi untuk menjaga kesehatan kulit si kecil.

Artikel terkait: Ruam popok bayi, langsung ke dokter atau bisa ditangani di rumah?

Fakta Bahaya Ruam Popok Bayi yang Sebaiknya Parents Pahami

Ruam popok terjadi ketika Vernix Caseosa, lapisan berwarna putih yang melindungi kulit bayi dari infeksi mengalami kerusakan. Apa saja penyebab ruam popok pada bayi ini? Berikut fakta-fakta selengkapnya.

Kasus Tertinggi Ruam Popok Terjadi pada Bayi Usia 6-12 Bulan

Berdasarkan data epidemiologi, secara global, prevalensi iritasi kulit akibat ruam popok atau diaper rash mencapai 16-65%, lho. Adapun kasus tertinggi biasanya terjadi pada bayi usia 6-12 bulan.

Diaper Jadi Salah Satu Penyebab Ruam Popok

Dokter Ferdy Limawal, SpA, Dokter Spesialis Anak menerangkan penyebab sering kali bayi mengalami ruam popok.

“Kulit bayi itu lapisannya masih sangat tipis, jadi wajar kalau rentan iritasi. Salah satu gangguan kulit yang sering terjadi pada bayi adalah ruam popok. Penyebabnya biasanya karena terlalu lama terpapar feses/urine. Selain itu bisa jadi karena popok atau diaper yang digunakan bayi bahannya kurang lembut atau bahkan mengandung zat kimia berbahaya seperti pemutih dan pewangi.”

Ruam Popok Dapat Sebabkan Infeksi

Dijelaskan lebih lanjut oleh Dokter Ferdy, meski ruam popok merupakan kasus yang umum terjadi dan tidak mengancam jiwa, tapi tetap harus segera diatasi dan diketahui penyebabnya, karena dapat menimbulkan infeksi.   

“Infeksinya itu bisa menimbulkan luka di sekitar lipatan paha dan bokong. Akibatnya bayi akan terus rewel karena merasa tidak nyaman. Nah, kalau terus-terusan rewel, tumbuh kembang si kecil bisa terganggu.,” lanjut Dokter Ferdy.

Kulit Bayi Lebih Tipis dan Rentan Iritasi

Fakta lain menyebutkan bahwa kulit bayi baru lahir sepertiga kali lebih tipis dari kulit orang dewasa, sehingga sangat sensitif dan rentan teriritasi. Itu sebabnya, penting memilih produk yang tepat, aman dan terpercaya untuk si kecil. Terlebih produk yang berhubungan langsung dengan kulit bayi, seperti tisu basah dan popok sekali pakai atau diaper.

Artikel Terkait: Pahami Penyebab Ruam Popok dan Cara Mengatasinya, Ini Penjelasan Dokter

Tips Memilih Diaper untuk Cegah Ruam Popok dari Dokter

Untuk menyikapi masalah ruam popok, Parents perlu tahu apa saja yang sebaiknya diperhatikan ketika memilih diaper. Berikut beberapa tips yang dapat Parents lakukan, sesuai anjuran dokter.

Pilih Diaper yang Bebas dari Bahan Kimia Berbahaya

Dokter Ferdy menyarankan untuk memilih popok atau diaper bayi yang bebas dari bahan kimia berbahaya.

“Intinya, pastikan semua produk yang bersentuhan dengan kulit bayi itu aman alias bebas dari bahan kimia berbahaya, terutama bebas dari chlorine atau pemutih, yang dalam jangka waktu panjang bisa memicu timbulnya kanker. Akan lebih baik lagi jika produk yang dipilih terbuat dari bahan organik,” tegas Dokter Ferdy lagi.

Pilih Tisu Basah yang Bebas Pewangi

Jika sering menggunakan tisu basah untuk membersihkan kulit bayi, baik saat mengganti popok atau membersihkan tangan dan mulutnya sesudah makan, dokter Ferdy juga menegaskan untuk memerhatikan pemilihan tisu basah yang digunakan.

Ia menyarankan memilih tisu basah yang terbuat dari bahan yang aman dan bebas pewangi.

Memilih Produk Bayi dari Bahan Organik

Untuk memastikan kesehatan kulit bayi, Parents juga bisa memilih diaper bayi dan tisu basah berbahan organik yang bebas dari bahan kimia berbahaya.

Kabar baiknya, dalam waktu dekat akan masuk ke Indonesia diaper dan tisu basah premium organik asal Australia dengan merek Offspring. Semua produknya termasuk diaper dan tisu basah diklaim benar-benar terbuat dari bahan organik, sehingga dijamin sangat aman untuk bayi. Di samping terbuat dari bahan organik, diaper dan tisu basah Offspring juga dipastikan tidak mengandung pemutih maupun pewangi. 

Artikel Terkait: Rahasia Andien Aisyah Cegah Masalah Ruam Popok Anak, Bunda Bisa Tiru!

Demikian sederet fakta-fakta bahaya ruam popok untuk si kecil beserta tips dan cara untuk mengantisipasinya. Semoga bermanfaat ya, Parents!

 

Baca juga: 

id.theasianparent.com/penyebab-ruam-popok

id.theasianparent.com/krim-ruam-popok

id.theasianparent.com/bayi-ruam-parah-karena-popok-murah

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Cara Mengatasi Risiko Bahaya Ruam Popok dari Dokter Spesialis Anak
Bagikan:
  • 100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

    100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

  • 150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

    150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

  • 250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

    250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

  • 100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

    100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

  • 150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

    150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

  • 250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

    250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti