Air minum yang aman bukan hanya terlihat jernih dan tidak berbau, tetapi juga harus bebas dari kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan. Namun, bagaimana cara memastikan air minum sehari-hari aman untuk dikonsumsi?
Tenang, ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan di rumah guna memastikan air minum tetap aman sebelum dikonsumsi. Mari simak ulasannya hingga akhir.
1. Kenali Sumber Airnya
Keamanan dan kualitas air minum sangat dipengaruhi oleh sumber air tersebut. Oleh karena itu, coba cari tahu terlebih dahulu dari mana sumber air yang dikonsumsi sehari-hari.
Sebaiknya, konsumsi air yang berasal dari sumber air jernih yang letaknya jauh dari pemukiman. Pasalnya, sumber air yang letaknya dekat dengan pemukiman lebih berisiko terkena cemaran akibat aktivitas manusia.
Pada air kemasan, sumber air biasanya dapat dilihat pada kemasan atau situs resmi dari merek tersebut.
2. Periksa Ciri-Ciri Fisik Air Sebelum Diminum
Cek juga kondisi fisik air, mulai dari warna, bau, dan rasa air. Air yang aman dikonsumsi umumnya terlihat jernih tanpa disertai bau dan rasa tertentu.
Jadi, hindari ketika air berbau menyengat, seperti besi atau kaporit, berwarna kekuningan atau kecokelatan, terdapat endapan di dasar wadah, dan rasanya berubah atau pahit.
3. Bebas dari Berbagai Cemaran Sesuai Standar Kualitas Air Minum di Indonesia
Di Indonesia, batas aman cemaran pada air minum diatur melalui Peraturan Menteri Kesehatan No. 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.
Disebutkan bahwa air yang layak minum harus sesuai dengan parameter mikrobiologi, fisik, dan kimiawi. Di mana, masing-masing parameter tersebut telah ditetapkan kadar maksimalnya.
Hal ini penting untuk dipatuhi oleh setiap produsen mengingat kadar yang tidak sesuai dengan standar dapat memengaruhi kesehatan tubuh.
Sebagaimana Putri, S. A. A. et al. (2025) menjelaskan dalam penelitiannya, konsentrasi mangan yang tinggi dalam air minum memiliki korelasi kuat dengan berbagai gangguan neurologis.
Para konsumen pun dianjurkan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terkait hal ini agar lebih selektif dalam memilih air yang dikonsumsi sehari-hari.
Hal serupa juga disampaikan oleh Hydration Expert, dr. Tria Rosemiarti, Dipl.in Nutrition, dalam suatu kesempatan, “Air minum yang memiliki kualitas baik bukan hanya tidak berwarna atau tidak berbau, namun juga harus 100% aman dari cemaran fisik, patogen, maupun zat kimia berbahaya.”
Tria juga mengatakan bahwa tidak semua air yang terlihat jernih itu bersih dan aman. Hal ini dikarenakan kontaminasi kerap kali tidak dapat dilihat maupun dirasakan.
“Oleh sebab itu, pemilihan merek air minum yang konsisten menjaga kualitas serta proses produksinya menjadi hal yang begitu penting,” tutupnya.
4. Gunakan Wadah dan Penyimpanan yang Aman
Selain dari faktor air itu sendiri, wadah atau tempat penyimpanan air juga dapat memengaruhi keamanan air minum.
Gunakanlah wadah bersih untuk menyimpan air yang dikonsumsi sehari-hari. Lalu, pastikan wadah tersebut tertutup rapat dan food grade.
Bersihkan juga wadah secara berkala untuk mencegah penumpukan jamur dan bakteri.
5. Cek Label dan Legalitas
Jika menggunakan air kemasan, sebaiknya pastikan air tersebut telah memiliki izin BPOM dan berlogo SNI untuk memastikan air telah melalui proses pengawasan yang ketat sesuai standar keamanan.
Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa keamanan air, baik dari segi kesehatan maupun legalitasnya, sudah terjamin.
Tak ketinggalan, perhatikan pula kemasan air dan segelnya apakah dalam keadaan baik. Hindari mengonsumsi air apabila terdapat kerusakan pada kemasannya.
Itulah beberapa cara memastikan air minum aman untuk dikonsumsi yang bisa diterapkan di rumah. Cara-cara di atas dapat membantu konsumen terhindar dari berbagai risiko cemaran dalam air minum yang membahayakan kesehatan.
Jadi, sudahkah aman air minum di rumah? Yuk, cek sekarang!
***
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.