TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

Bacaan 3 menit
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

Cara memastikan air minum yang aman dikonsumsi dan sehat adalah dengan mengecek standar keamanan pangan hingga sumber air. Simak di sini!

Air minum yang aman bukan hanya terlihat jernih dan tidak berbau, tetapi juga harus bebas dari kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan. Namun, bagaimana cara memastikan air minum sehari-hari aman untuk dikonsumsi?

Tenang, ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan di rumah guna memastikan air minum tetap aman sebelum dikonsumsi. Mari simak ulasannya hingga akhir.

Daftar isi

  • 1. Kenali Sumber Airnya
  • 2. Periksa Ciri-Ciri Fisik Air Sebelum Diminum
  • 3. Bebas dari Berbagai Cemaran Sesuai Standar Kualitas Air Minum di Indonesia
  • 4. Gunakan Wadah dan Penyimpanan yang Aman
  • 5. Cek Label dan Legalitas

1. Kenali Sumber Airnya

Keamanan dan kualitas air minum sangat dipengaruhi oleh sumber air tersebut. Oleh karena itu, coba cari tahu terlebih dahulu dari mana sumber air yang dikonsumsi sehari-hari.

Sebaiknya, konsumsi air yang berasal dari sumber air jernih yang letaknya jauh dari pemukiman. Pasalnya, sumber air yang letaknya dekat dengan pemukiman lebih berisiko terkena cemaran akibat aktivitas manusia.

Pada air kemasan, sumber air biasanya dapat dilihat pada kemasan atau situs resmi dari merek tersebut.

2. Periksa Ciri-Ciri Fisik Air Sebelum Diminum

Cek juga kondisi fisik air, mulai dari warna, bau, dan rasa air. Air yang aman dikonsumsi umumnya terlihat jernih tanpa disertai bau dan rasa tertentu.

Jadi, hindari ketika air berbau menyengat, seperti besi atau kaporit, berwarna kekuningan atau kecokelatan, terdapat endapan di dasar wadah, dan rasanya berubah atau pahit.

3. Bebas dari Berbagai Cemaran Sesuai Standar Kualitas Air Minum di Indonesia

Di Indonesia, batas aman cemaran pada air minum diatur melalui Peraturan Menteri Kesehatan No. 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.

Disebutkan bahwa air yang layak minum harus sesuai dengan parameter mikrobiologi, fisik, dan kimiawi. Di mana, masing-masing parameter tersebut telah ditetapkan kadar maksimalnya.

Hal ini penting untuk dipatuhi oleh setiap produsen mengingat kadar yang tidak sesuai dengan standar dapat memengaruhi kesehatan tubuh.

Sebagaimana Putri, S. A. A. et al. (2025) menjelaskan dalam penelitiannya, konsentrasi mangan yang tinggi dalam air minum memiliki korelasi kuat dengan berbagai gangguan neurologis.

Para konsumen pun dianjurkan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terkait hal ini agar lebih selektif dalam memilih air yang dikonsumsi sehari-hari.

Hal serupa juga disampaikan oleh Hydration Expert, dr. Tria Rosemiarti, Dipl.in Nutrition, dalam suatu kesempatan, “Air minum yang memiliki kualitas baik bukan hanya tidak berwarna atau tidak berbau, namun juga harus 100% aman dari cemaran fisik, patogen, maupun zat kimia berbahaya.”

Tria juga mengatakan bahwa tidak semua air yang terlihat jernih itu bersih dan aman. Hal ini dikarenakan kontaminasi kerap kali tidak dapat dilihat maupun dirasakan.

“Oleh sebab itu, pemilihan merek air minum yang konsisten menjaga kualitas serta proses produksinya menjadi hal yang begitu penting,” tutupnya.

4. Gunakan Wadah dan Penyimpanan yang Aman

Selain dari faktor air itu sendiri, wadah atau tempat penyimpanan air juga dapat memengaruhi keamanan air minum.

Gunakanlah wadah bersih untuk menyimpan air yang dikonsumsi sehari-hari. Lalu, pastikan wadah tersebut tertutup rapat dan food grade.

Bersihkan juga wadah secara berkala untuk mencegah penumpukan jamur dan bakteri.

5. Cek Label dan Legalitas

Jika menggunakan air kemasan, sebaiknya pastikan air tersebut telah memiliki izin BPOM dan berlogo SNI untuk memastikan air telah melalui proses pengawasan yang ketat sesuai standar keamanan.

Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa keamanan air, baik dari segi kesehatan maupun legalitasnya, sudah terjamin.

Tak ketinggalan, perhatikan pula kemasan air dan segelnya apakah dalam keadaan baik. Hindari mengonsumsi air apabila terdapat kerusakan pada kemasannya.

Itulah beberapa cara memastikan air minum aman untuk dikonsumsi yang bisa diterapkan di rumah. Cara-cara di atas dapat membantu konsumen terhindar dari berbagai risiko cemaran dalam air minum yang membahayakan kesehatan.

Jadi, sudahkah aman air minum di rumah? Yuk, cek sekarang!

***

https://stunting.go.id/kemenkes-permenkes-no-492-tahun-2010-tentang-persyaratan-kualitas-air-minum/

https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/IJGHR/article/view/6293/4474

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti