TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Sering Merasa Nyeri di Perut saat Hamil, Kapan Harus Merasa Khawatir?

Bacaan 4 menit
Sering Merasa Nyeri di Perut saat Hamil, Kapan Harus Merasa Khawatir?

Apakah Bunda sering mengalami rasa nyeri di perut saat hamil?

Nyeri perut saat hamil bisa menjadi sesuatu hal yang normal, karena tubuh menyesuaikan diri dengan pertumbuhan bayi selama kehamilan.

Meski begitu jangan dianggap remeh ya. Dalam beberapa kasus, nyeri perut saat hamil juga bisa menjadi salah satu tanda kondisi serius.

Berikut tanda nyeri perut yang normal dan kapan harus segera ke dokter ya, Parents.

Artikel terkait: 5 Penyebab Nyeri Perut Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Penyebab Umum Nyeri Perut saat Hamil

nyeri perut saat hamil

1. Nyeri Round Ligament

Round ligament menghubungkan bagian depan rahim ke bagian selangkangan. Di mana area kaki menempel pada panggul.

Ketika hamil, round ligament akan ikut merenggang dan menebal. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit pada satu sisi atau kedua sisi bagian perut.

Umumnya rasa sakit ini akan terjadi ketika Anda mengubah posisi duduk, biasanya terjadi pada trimester kedua kehamilan.

2. Gas dan Sembelit

Penumpukan gas selama kehamilan dapat disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron.

Semakin banyak hormon ini dilepaskan oleh tubuh maka saluran pencernaan akan bekerja lebih lambat.

Hal ini dapat menyebabkan penumpukan di dalam usus besar sehingga menyebabkan gas dan sembelit.

Minum air yang banyak, makan makanan kaya serat, dan berolahraga dapat menjadi beberapa cara mengurangi penumpukan gas selama kehamilan.

Artikel terkait: Sembelit saat Hamil, Penyebab dan Cara Mengatasinya

3. Kontraksi Palsu

Kontraksi Braxton Hicks atau yang akrab disebut kontraksi palsu bisa menjadi salah satu penyebab nyeri perut saat hamil.

Banyak wanita yang melaporkan bahwa kontraksi Braxton Hicks terasa seperti pengetatan otot perut sehingga membuat perut teras kencang atau keras.

Meskipun mirip dengan kontraksi yang sesungguhnya, tetapi kontraksi Braxton Hicks terjadi secara tidak teratur dan gampang hilang.

Kontraksi Braxton Hicks umumnya akan hilang setelah ibu hamil berubah posisi, minum air, dan beraktivitas normal.

Hal ini berbeda dari kontraksi sesungguhnya akan terasa lebih menyakitkan, lebih teratur, dan lebih lama.

4. Penyebab Lain

Saat hamil, tubuh akan lebih sensitif dari biasanya. Oleh karena itu, rahim yang sedang tumbuh, virus lambung, batu ginjal, fibroid, dan kepekaan terhadap makanan dapat menjadi beberapa penyebab lain rasa nyeri di perut saat hamil.

Tak perlu terlalu khawatir karena beberapa penyebab ini umumnya normal terjadi dan tidak berbahaya.

Artikel terkait: Doa Menghilangkan Rasa Sakit Perut saat Hamil, Ini Bacaan Arab dan Artinya

Kapan Harus Waspadai Rasa Nyeri Perut saat Hamil?

Sering Merasa Nyeri di Perut saat Hamil, Kapan Harus Merasa Khawatir?

Segera hubungi dokter bila nyeri perut saat hamil diikuti dengan flek, demam, panas dingin, keputihan, pusing, ketidaknyamanan daat buang air kecil, mual, dan muntah.

Sebab meskipun normal terjadi tetapi tak dapat dipungkiri bila nyeri perut saat hamil juga bisa menjadi salah satu tanda kondisi serius, seperti:

1. Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik terjadi pada 1 dari 50 kehamilan. Kehamilan ini terjadi ketika sel telur ditanamkan di tempat lain selain rahim.

Umumnya, sel telur ini ditanamkan ke tuba fallopi.

Selain rasa nyeri di perut, kehamilan etopik juga ditandai dengan pendarahan hebat antara minggu ke 6 dan 10 usia kandungan. 

Kondisi ini bisa sangat berbahaya dan membutuhkan perawatan medis karena bisa menyebabkan kematian.

Artikel terkait: Hamil di Luar Kandungan: Gejala dan Penyebab yang Wajib Bumil Pahami

2. Solusio Plasenta

nyeri perut saat hamil

Solusio plasenta adalah kondisi yang mengancam jiwa. Di mana plasenta terpisah dari rahim sebelum bayi lahir.

Salah satu gejala umum solusio plasenta adalah nyeri terus-menerus yang menyebabkan perut terasa keras untuk waktu yang lama.

Selain itu, flek dan ketuban pecah dini juga bisa menjadi beberapa gejala solusio plasenta.

Artikel terkait: Waspadai Plasenta Lepas saat Hamil yang Bisa Memicu Persalinan Prematur

3. Keguguran

Setidaknya 15-20% kehamilan berakhir dengan keguguran. Keguguran paling sering terjadi pada 13 minggu pertama kehamilan.

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?

Tanda-tanda keguguran meliputi nyeri punggung ringan sampai berat, kontraksi yang terjadi setiap 5-20 menit sekali, flek berwarna cokelat atau merah terang, dan penurunan tiba-tiba pada tanda-tanda kehamilan lainnya.

4. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

nyeri perut saat hamil

Walaupun mudah diobati, tetapi infeksi saluran kemih (ISK) dapat menyebabkan komplikasi kehamilan yang mematikan.

Infeksi saluran kemih biasanya ditanda dengan sakit atau nyeri di perut bagian bawah ketika buang air kecil.

Bila gejala tersebut diikuti dengan  demam, mual, berkeringat, dan mengigil maka kemungkinan infeksi telah menyebar ke ginjal.

Artikel terkait: Bahaya Infeksi Saluran Kemih pada Ibu Hamil dan Janin, Bunda Wajib Tahu!

5. Preeklampsia

Hati-hati saat mengalami sakit perut bagian atas (di bawah tulang rusuk sisi kanan), karena hal ini bisa menandakan terjadinya preeklamsia. 

Mual, muntah, dan tekanan yang meningkat pada perut juga bisa menjadi tanda preeklamsia. Preeklamsia adalah kondisi tekanan darah meningkat yang terjadi selama kehamilan.

Umumnya, preeklamsia terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu. 

** *
Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Stomach Pain During Pregnancy: Causes and Treatment
https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-complications/abdominal-pain-during-pregnancy/

Sering Merasa Nyeri di Perut saat Hamil, Kapan Harus Merasa Khawatir?

Baca juga:

Kenali 6 Jenis Keputihan Saat Hamil, Mana yang Berbahaya?

14 Penyebab Sakit Perut Saat Hamil, yang Umum hingga Serius

Muncul Flek Saat Hamil, Bisa Jadi Bunda Mengalami Hal Ini!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Sering Merasa Nyeri di Perut saat Hamil, Kapan Harus Merasa Khawatir?
Bagikan:
  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti