TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bukan Pakai Obat Herbal, Ini Cara Mengobati Mioma Uteri yang Perlu Bunda Tahu

Bacaan 5 menit
Bukan Pakai Obat Herbal, Ini Cara Mengobati Mioma Uteri yang Perlu Bunda Tahu

Banyak perempuan yang mengobati mioma dengan obat herbal. Namun, sebenarnya apa itu mioma uteri dan bagaimana langkah pengobatannya yang tepat?

Mioma uteri adalah salah satu kondisi kesehatan yang cukup umum dialami oleh para perempuan. Termasuk golongan tumor jinak, agaknya jadi banyak perempuan yang kemudian menangani mioma uteri dengan pengobatan herbal. Padahal, pengobatan miom dengan jenis obat tersebut belum terbukti secara ilmiah.

Lantas, apa itu penyakit mioma uteri dan bagaimana langkah pengobatannya yang tepat? Yuk, cari tahu jawabannya dari penjelasan berikut ini! 

Artikel terkait: Hamil dengan kista, berbahayakah bagi kesehatan janin?

Mioma Uteri: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Mioma uteri

Mioma uteri adalah salah satu tumor jinak ginekologi yang dibentuk oleh otot polos dari rahim (uterus) dan berbagai jaringan ikat yang paling sering terjadi pada perempuan. Angka kejadian mioma uteri sendiri cukup tinggi, yakni sekitar 70-80 persen pada perempuan yang sudah mencapai usia 50 tahun. Ada pun usia puncak terjadinya tumor ini adalah pada usia 40-an.

Penyakit ini dapat timbul tanpa ada keluhan atau gejala dan dapat terdiagnosis tanpa sengaja saat pemeriksaan rutin ginekologi atau ultrasonografi (USG).

Mioma uteri

Namun, dalam beberapa kasus, penyakit ini juga dapat menimbulkan gejala pada penderitanya. Gejala yang paling sering terjadi pada perempuan yang mempunyai mioma adalah pendarahan pervaginam atau keluarnya darah dari vagina dalam jumlah yang sangat banyak, lama, serta sering. Lama kelamaan, hal ini dapat menyebabkan anemia defisiensi besi yang terkadang membuat pasien membutuhkan transfusi darah.

Selain itu, gejala yang ditimbulkan dapat berupa rasa begah dan sakit, atau terasa adanya tekanan pada perut. Hal ini disebabkan karena pembesaran tumor di dalam perut.

Apabila mioma membesar dan menekan organ sekitar seperti kandung kemih dan usus besar, maka gejala yang timbul dapat berupa gangguan berkemih dan atau kesulitan buang air besar. Semua hal tersebut dapat mengganggu kualitas hidup perempuan, dan terkadang juga dapat menimbulkan masalah infertilitas atau kesulitan mendapatkan keturunan.

Faktor Penyebab

Bukan Pakai Obat Herbal, Ini Cara Mengobati Mioma Uteri yang Perlu Bunda Tahu

Penyebab utama mioma uteri adalah kadar hormon progesteron yang berlebihan pada tubuh perempuan. Selain penyebab utama, banyak faktor risiko yang juga dapat mempercepat tumbuhnya mioma. Beberapa faktor tersebut adalah:

  • Genetik
  • Indeks massa tubuh (BMI) yang melebihi normal
  • Usia menarche (menstruasi pertama) yang terlampau dini
  • Belum mempunyai anak di usia produktif
  • Usia lebih dari 40 tahun
  • Pemakaian terapi hormon saat menopause
  • Ras (terutama pada ras Afrika)
  • Konsumsi alkohol

Nah, beberapa faktor tersebut akhirnya menunjukkan, betapa gaya hidup, faktor lingkungan, dan budaya, juga sangat memengaruhi terjadinya penyakit ini. 

Sementara itu, mioma uteri dapat timbul hanya satu dan juga multipel/banyak, serta sangat bervariasi dengan ukuran dan letaknya. Mioma diklasifikasikan berdasarkan tempat mereka tumbuh, yaitu: 

  • Submukoum (tumbuh di dalam dekat dinding rahim)
  • Subserosum (menonjol keluar dari rahim), dan 
  • Intra mural (berada di tengah).

Artikel terkait: Dikira sakit kepala biasa, anak ini ternyata mengalami tumor otak

Pengobatan Mioma Uteri

Bukan Pakai Obat Herbal, Ini Cara Mengobati Mioma Uteri yang Perlu Bunda Tahu

Miom dengan ukuran yang terbilang kecil biasanya tidak membutuhkan penanganan khusus karena tidak berbahaya. Miom kecil pada rahim bisa saja hadir tanpa gejala. Namun, apabila ukuran miom ini semakin besar, biasanya gejala baru muncul. Artinya, Anda perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan penanganan terbaik. Komplikasi akibat mioma uteri ini jarang terjadi, tetapi sifatnya sangat serius. 

Mioma uteri membutuhkan perawatan ketika masalah ini mengakibatkan:

  • Anemia akibat perdarahan hebat.
  • Nyeri punggung bawah atau perasaan seperti tertekan di perut bawah.
  • Sulit memiliki anak.
  • Terjadi keguguran atau persalinan prematur.
  • Masalah dengan usus atau saluran kemih.
  • Infeksi apabila jaringan miom yang besar mati.

Bukan Pakai Obat Herbal, Ini Cara Mengobati Mioma Uteri yang Perlu Bunda Tahu

Pengobatan pada mioma uteri dapat berupa terapi pengobatan, operasi, atau kombinasi keduanya. Operasi yang dapat dilakukan adalah melakukan pengangkatan mioma saja yang disebut miomektomi. Biasanya hal ini dilakukan untuk perempuan yang masih menginginkan anak, sedangkan pengangkatan rahim atau histerektomi dilakukan untuk perempuan yang sudah tidak lagi menginginkan anak atau sudah menopause. 

Operasi dapat dilakukan dengan cara histeroskopi, laparoskopi ataupun laparotomi, tergantung dari letak dan ukuran dari mioma. Selain cara cara tersebut, mioma uteri juga dapat ditangani dengan cara embolisasi atau membuntu arteri atau pembuluh darah pada rahim. Hal ini dilakukan apabila operasi merupakan hal yang sangat berisiko pada pasien, dan diharapkan mioma dapat mengecil. 

Bukan Pakai Obat Herbal, Ini Cara Mengobati Mioma Uteri yang Perlu Bunda Tahu

Mioma uteri tidak dapat dicegah kemunculannya. Namun, ada hal-hal yang dapat mengurangi atau mengecilkan risikonya. Salah satunya dengan membiasakan menjalani gaya hidup sehat, mempertahankan berat badan normal, dan menjaga asupan nutrisi harian dengan konsumsi makanan sehat.

Beberapa perempuan banyak yang menangani mioma dengan jamu atau pengobatan herbal. Perlu diingatkan kembali bahwa sampai saat ini belum ada bukti ilmiah bahwa jamu atau pengobatan herbal tertentu dapat menangani mioma. Maka sebaiknya, konsultasikan kondisi mioma uteri yang dialami dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda.

Artikel terkait: Hamil dengan miom, berbahayakah bagi janin? Ini penjelasannya

Mioma Uteri pada Ibu Hamil

Mioma uteri, Mioma pada ibu hamil

Kondisi ini juga dapat ditemukan pada ibu hamil. Umumnya, sebelum terjadi kehamilan, perempuan sebenarnya sudah memiliki mioma tapi tidak terdeteksi atau tidak bergejala.

Jika pada kondisi normal miom tidak menunjukkan gejala, mioma uteri pada ibu hamil bisa menyebabkan gejala yang beragam. Gejala penyakit ini tergantung pada ukuran, jumlah, dan letak tumor miom. Umumnya, kondisi ini menyebabkan gejala berupa sakit perut, tekanan atau nyeri di rongga panggul, sering buang air kecil, sembelit, serta perdarahan hebat. 

Meski hanya menyerang sebagian kecil perempuan, mioma yang muncul saat hamil bisa menyebabkan terjadi komplikasi kehamilan. Komplikasi  yang bisa terjadi adalah nyeri perut hingga perdarahan pada vagina. Meski begitu, kondisi ini jarang memengaruhi kondisi janin, kecuali pada kasus berat. 

Tidak perlu terlalu khawatir mengenai miom saat hamil. dokter spesialis kebidanan dan kandungan akan memberikan pilihan pengobatan dan metode penanganan yang paling aman untuk kesehatan kehamilan Anda. Jadi, jangan pernah mengonsumsi obat untuk mengatasi keluhan mioma uteri yang Anda rasakan, tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, ya.

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

 

Artikel ini ditulis oleh:

dr. Kartika Hapsari, Sp.OG, FNVOG

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan

RS Pondok Indah – Puri Indah

***

Baca juga: 

id.theasianparent.com/membedakan-pms-dan-tanda-kehamilan

Sakit Kepala Tegang, InI Penyebab dan Cara Mengobatinya

Dapat Mengganggu Kesuburan Perempuan, Kenali Perbedaan Tumor, Miom, dan Kista

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Rumah Sakit Pondok Indah

Diedit oleh:

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Bukan Pakai Obat Herbal, Ini Cara Mengobati Mioma Uteri yang Perlu Bunda Tahu
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Author Image

Rumah Sakit Pondok Indah

RS Pondok Indah Group adalah grup rumah sakit swasta yang mengelola tiga rumah sakit di Indonesia, yakni RS Pondok Indah - Pondok Indah, RS Pondok Indah - Puri Indah, dan RS Pondok Indah - Bintaro Jaya yang didukung para dokter ahli dari berbagai disiplin ilmu serta dilengkapi dengan peralatan dan teknologi medis terkini untuk memberikan pelayanan kesehatan terdepan. Cari tahu lebih lanjut mengenai RS Pondok Indah Group: Website: www.rspondokindah.co.id Instagram: @rspondokindah Facebook: Rumah Sakit Pondok Indah Twitter: @rspondokindah Youtube: RS Pondok Indah atau https://www.youtube.com/c/RSPondokIndahGroup
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti