TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Dikira sakit kepala biasa, anak ini ternyata mengalami tumor otak

Bacaan 3 menit
Dikira sakit kepala biasa, anak ini ternyata mengalami tumor otak

Pagi itu Ellie bangun tidur sambil meronta kesakitan karena sakit kepala, dokter pun mendiagnosis ada tumor di kepalanya...

Tumor otak pada anak seringkali diawali dengan gejala sakit kepala biasa pada umumnya. Seperti halnya yang terjadi pada Ellie kecil berusia 12 tahun, yang mengalami tumor setelah berkali-kali mengalami sakit di kepalanya.

Ellie tumbuh sebagai seorang gadis yang begitu familiar dengan fasilitas teknologi disekitarnya, khususnya komputer. Memiliki keingintahuan dan sedikit kecanduan akan teknologi membuatnya banyak menghabiskan waktu di depan layar kaca.

Orangtuanya percaya bahwa kebiasaan itulah yang melatarbelakangi anaknya mengidap tumor di otak sebesar 4 cm.

Kisah tumor otak pada anak

tumor otak pada anak

Terbangun karena sakit kepala 

Kondisi Ellie terlihat baik-baik saja hingga memasuki musim panas, 2012. Ia seringkali merasakan gejala sakit kepala yang ringan.

Ellie yang tak terlalu mengeluhkan sakitnya itu membuat ibunya tak terlalu khawatir. Sang ibu hanya menganggap  itu sebagai sakit kepala biasa yang diakibatkan oleh screen time sehingga merasa tak perlu memberikan obat atau perawatan medis.

Seiring berjalannya waktu, Ellie mulai sering terbangun dari tidurnya karena sakit kepala. Namun, kedua orangtuanya masih belum menganggap itu sebagai ‘alarm’ dari sakit seriusnya.

Orangtuanya membawa Ellie ke dokter anak yang kemudian diresepkan antibiotik dengan diagnosis awal sinusitis.

Pada 1 Oktober, Ellie kembali terbangun dengan rasa sakit di kepalanya yang tak tertahankan. Berbeda dari sebelumnya, kini Ellie pun mengalami muntah.

Saat itu sang ibu memberikan ibuprofen agar Ellie bisa kembali tidur nyenyak. Beberapa hari setelahnya, gadis kecil itu pun masih mengalami muntah ketika terbangun hingga ia tidak bisa sekolah. Saat itu orangtuanya masih mengira Ellie mengalami migrain biasa.

Diagnosis dan perawatan Ellie

Semakin khawatir akan kondisi anaknya, Ellie kembali dibawa ke rumah sakit hingga akhirnya dokter merekomendasikan untuk melakukan MRI. Melalui serangkaian pemeriksaan yang telah dilakukan, pada 5 Oktober Ellie pun didiagnosis mengidap tumor di otaknya.

Untungnya, dokter belum menganggap kondisi Ellie terlambat, tumor sebesar 4 cm tersebut diangkat pada 8 Oktober. Operasi untuk mengeluarkan tumor di otaknya memerlukan waktu 8 jam.

Operasi pun berjalan lancar, Ellie dirawat selama 1 minggu di rumah sakit tersebut. Setelah 3 hari beristirahat di rumah, ia pun bisa kembali menjalani hari-harinya di sekolah seperti sedia kala.

Perawatan dan pemantauan secara berkala masih terus dilakukan. Ia pun kembali sehat seperti anak lain sesusianya walaupun meninggalkan bekas luka di belakang kepalanya.

Gejala tumor otak pada anak

Dikira sakit kepala biasa, anak ini ternyata mengalami tumor otak

Kasus Ellie tentu sebaiknya menjadi perhatian bersama bagi kita sebagai orangtua ya, Parents. Cepat tanggap terhadap berbagai gejala tumor otak pada anak menjadi kunci penting untuk menyelamatkannya.

Memang gejala awalnya seringkali ditandai seperti sakit kepala biasa, namun waspadai bila sakit tersebut sering terjadi, khususnya disertai mual dan muntah. Gejalanya memang bergantung pada ukuran, jenis, laju pertumbuhan, hingga lokasi dari tumor itu sendiri.

Selain gejala yang sudah disebutkan, ada beberapa tanda lain yang sebaiknya diwaspadai, seperti :

  • Merasa adanya peningkatan tekanan di kepala.
  • Muncul masalah penglihatan ganda dan kabur.

Tanda dan gejala lain bisa saja terjadi bergantung dari kondisi tumor, seperti :

  • Mengalami kejang padahal tidak memiliki riwayat kejang
  • Fontanel atau titik lunak di tengkorak terlihat lebih penuh pada bayi
  • Mengalami kesulitan menelan
  • Cara bicara tidak jelas
  • Gerakan mata abnormal
  • Kesulitan mendengar
  • Kesulitan menyusui atau sulit makan
  • Masalah dengan keseimbangan
  • Kehilangan sensasi di anggota gerak seperti lengan dan kaki.
  • Sulit berjalan
  • Salah satu sisi wajah terlihat terkulai
  • Kesulitan dalam mengingat
  • Perilaku anak berubah, bisa jadi lebih pemarah atau sering menanagis

Bila si kecil mengalami berbagai tanda di atas, sebaiknya segera periksakan ya, Parents!

 

Sumber : phoenixchildrens.org , Mayo Clinic

Dikira sakit kepala biasa, anak ini ternyata mengalami tumor otak

Baca Juga : 

15 Gejala kanker pada anak yang sering dianggap sepele

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Dikira sakit kepala biasa, anak ini ternyata mengalami tumor otak
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti