TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bayi Lakukan Gerakan Tutup Mulut? Jangan Khawatir, Ini Tips Mengatasinya!

Bacaan 5 menit
Bayi Lakukan Gerakan Tutup Mulut? Jangan Khawatir, Ini Tips Mengatasinya!

Bagaimanakah cara mengatasi GTM pada bayi tanpa membuatnya semakin rewel? Simak tipsnya di bawah ini.

Salah satu fase tumbuh kembang yang paling membuat Parents khawatir adalah ketika bayi dikenalkan MPASI tapi ia malah melakukan gerakan tutup mulut (GTM). Pastinya bakal khawatir dan bingung banget jika hal ini terjadi, ya. Namun, jangan khawatir, ada banyak cara mengatasi GTM pada bayi yang bisa dilakukan, kok.

Sebelum mencari tahu cara mengatasi GTM pada bayi, Parents perlu tahu apa saja yang menyebabkan bayi melakukan gerakan tutup mulut berikut ini.

Artikel terkait: Anak GTM, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi ala Dokter Meta Hanindita

Apa Itu GTM pada Bayi?

Gerakan Tutup Mulut pada bayi adalah ketika disodorkan makanan bayi menutup rapat mulutnya sampai menyemburkan atau melepehkan makanan yang sudah masuk ke mulutnya.

Hal ini wajar terjadi pada bayi dan menurut laman IDAI, hal ini sering kali terjadi sejak fase penyapihan atau waktu dimulainya pemberian makanan pendamping ASI (MPASI).

Saat ini terjadi, wajar jika orang tua khawatir apalagi jika berat badannya tidak naik, padahal nutrisi yang berimbang sangat penting di usianya sekarang.

Ketika GTM terjadi pada bayi, laman WebMD menyarankan untuk tidak memaksa bayi untuk makanan, melainkan berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara-cara mengatasinya.

Artikel terkait: Tips Ampuh Nikita Willy untuk Mencegah Si Kecil GTM Saat MPASI

Apa Penyebab GTM pada Bayi?

Mengatasi GTM pada bayi

Menurut penelitian multisenter IDAI, ada banyak hal yang menyebabkan GTM pada bayi, tapi yang tersering adalah inappropiate feeding practice, yakni perilaku makan yang tak benar atau pemberian makanan yang tidak sesuai usia.

Lebih jelasnya, berikut beberapa penyebab GTM pada bayi.

1. Sakit di Bagian Mulut

Beberapa kondisi mulut seperti sariawan, sakit gigi, sakit tenggorokan, gusi luka atu tumbuh gigi bisa membuat anak malas makan sehingga dia melakukan gerakan tutup mulut.

Cara mengatasinya dengan menangani masalah kesehatan tersebut hingga sembuh, supaya bayi mau makan lagi.

2. Trauma pada Makanan

Kebiasaan orang tua memaksa anak makan, atau menggunakan cara yang kasar saat memberi makan bisa membuat anak trauma.

Hal ini juga menyebabkan proses makan dianggap sebagai sesuatu yang buruk, sehingga bayi menolak untuk makan. 

3. Anoreksia Fisiologis

Anoreksia fisiologis adalah penyebab GTM yang meresahkan karena anak terlihat tidak mau makan dan semakin kurus.

Namun, anak tidak terlihat mengalami gejala yang aneh-aneh seperti lemas dan tidak bersemangat. Hanya saja, dia tidak mau makan tanpa alasan.

Anoreksia fisiologis ini kerap membuat pusing orang tua karena mereka merasa bahwa anaknya sedang sakit, padahal tidak.

4. Bosan dengan Cita Rasa Makanan

Kalau anak melakukan GTM disebabkan oleh bosan dengan rasa makanan, ini paling gampang untuk diatasi.

Biasanya, bosan dengan makanan bukan berarti bosan dengan makanan yang itu itu saja, tetapi karena bosan dengan cita rasanya.

Misalnya, Bunda membuat sop ayam, sop jagung, sop daging, dan berbagai variasi sop sop lainnya tetapi takaran bumbunya sama saja. Inilah yang bisa membuat bayi bosan dengan rasa makanan yang Bunda buat.

Artikel terkait: Bayi lakukan gerakan tutup mulut? Simak cara mengatasinya

Bagaimana Cara Mengatasi GTM pada Bayi?

Mengatasi GTM pada bayi

Bila bayi tidak mau makan, coba dudukkan bayi di baby chair. Lalu, letakkan makanan berupa bubur atau potongan buah di depannya.

Biarkan dia bermain dengan makanan tersebut, lambat laun dia akan mencoba memasukkan makanannya ke mulut dengan sendirinya.

Apabila bayi hanya melihat saja ke makanannya, dorong dia untuk menyentuh makanannya, berikan demonstrasi. Bila dia tetap menolak, teruslah mencoba hingga berhasil.

Proses ini tidak hanya penting untuk membuatnya mau makan, tapi juga membantu tumbuh kembang sensoris anak.

Jangan mencemaskan kursi kotor atau wajah dan badan bayi belepotan. Jadikan waktu makan ajang bersenang-senang sehingga anak menyukai makanan apa pun yang Anda sajikan.

mengatasi gtm pada bayi

Ketika bayi memiliki makanan di tangan tapi dia tidak kunjung menyantapnya, Parents baiknya menunjukkan cara membawa makanan tersebut ke mulut untuk dimakan.

Ulangi cara ini beberapa kali. Setelah si Kecil sudah makan dari tangan mereka, tawarkan mereka beberapa makanan padat dari sendok.

Parents juga bisa memberi mereka wortel mentah utuh atau tangkai seledri sebelum mereka makan. Intinya, wortel atau seledri tersebut bukan untuk makanan utama bayi, tetapi ini dilakukan semata-mata agar si Kecil mau memasukkan beberapa makanan ke mulutnya.

Ketika bayi memasukkan wortel atau batang seledri tersebut ke dalam mulutnya, maka bayi akan menggigit, mengunyah, dan menggerakkan lidah mereka. Kegiatan ini akan membantu mengurangi rasa sakit dan refleks muntah bayi. Sehingga, diharapkan bayi mau makan setelah itu.

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Jika cara di atas tidak kunjung berhasil. Bunda bisa mencoba untuk menggosok gigi bayi. Menggosok gigi bayi dapat membantu untuk menurunkan kepekaan mulut dan meningkatkan koordinasi mulut bayi, karena lidah bayi dapat bergerak ke berbagai arah saat giginya digosok.

Cobalah menggosok gigi bayi satu hingga tiga kali sehari menggunakan sikat gigi khusus untuk bayi.

Artikel terkait: 10 Rekomendasi Pembersih Lidah Bayi agar Mulut Si Kecil Higienis

***

Konsisten dan bersabar dalam menghadapi anak yang susah makan sangatlah dibutuhkan. Ulangi langkah-langkah di atas dengan rutin sampai bayi mau mengunyah makanannya sendiri.

Menjadikan waktu makan sebagai proses bermain dan belajar akan memudahkan orang tua dalam membujuk anak untuk makan di kemudian hari. Namun, jangan paksa anak menghabiskan makanannya jika dia tidak mau.

Kenali juga ciri-ciri bayi sudah kenyang, supaya asupannya tidak berlebihan.

Semoga bermanfaat, Parents!

Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada Batita
www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/gerakan-tutup-mulut-gtm-pada-batita

Slideshow: Common Baby Feeding Problems
www.webmd.com/parenting/baby/ss/slideshow-feeding-problems

What to Do When Baby Won’t Eat Solids: 7 Simple Steps
yourkidstable.com/baby-wont-eat-solids/

Baca Juga:

Berat serta Tinggi Badan Ideal Anak dan Bayi, Ini Rumus Menghitungnya!

10 Jenis Makanan yang Berbahaya Bagi Bayi dibawah 1 Tahun

15 Tips Mengatasi Bayi Susah Makan dan Beragam Alasan Bayi Mogok Makan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Bayi Lakukan Gerakan Tutup Mulut? Jangan Khawatir, Ini Tips Mengatasinya!
Bagikan:
  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

  • 480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

    480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

  • 1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

    1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

  • 480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

    480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

  • 1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

    1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti