Pertumbuhan bayi bukan saja diukur dengan berat badan, tapi juga tinggi badan dan lingkar kepala. Maka dari itu, Bunda harus bisa mengukur ketiga aspek tersebut agar pertumbuhan bayi sesuai dengan usianya. Terkait pertumbuhan tinggi badan bayi, Bunda dapat memberikan makanan penambah tinggi badan bayi ketika usianya telah enam bulan.
Bayi yang masih di bawah usia enam bulan tidak disarankan untuk diberikan makanan apa pun selain ASI. Apabila bayi mengalami pertumbuhan yang lambat di bawah usia enam bulan, Bunda boleh memberikan tambahan susu formula. Namun, hal ini hanya boleh dilakukan dalam kondisi tertentu seperti produksi ASI sedikit untuk bayi dan rekomendasi dari dokter.
Sedangkan untuk bayi yang berusia lebih dari enam bulan dapat mulai makan makanan padat. Ari Brown, MD, FAAP, seorang dokter anak di Austin, Texas, merekomendasikan makanan kaya kalori seperti telur dan yogurt murni sebagai makanan penambah tinggi badan bayi.
Simak selengkapnya, daftar makanan penambah tinggi badan bayi yang bisa diberikan saat dia memulai MPASI.
Daftar Nutrisi Penambah Tinggi Badan Bayi Menurut Dokter
Makanan penambah tinggi badan bayi yang perlu Parents ketahui.
Melansir dari laman Firstcry Parenting, nutrisi yang penting untuk menunjang tinggi badan bayi yaitu protein, mineral, vitamin dan mineral, karbohidrat, asam lemak omega 3 dan omega 6.
1. Protein
Protein sangat penting untuk membangun, mengembangkan dan memelihara otot dan jaringan dalam tubuh. Juga bisa berfungsi untuk meninggikan badan.
Kekurangan protein dapat menyebabkan pertumbuhan terhambat atau abnormal, serta massa otot rendah. Karenanya, orangtua harus memastikan bahwa pola makan anak seimbang dengan kandungan protein yang cukup di dalamnya.
2. Mineral
Mineral tertentu dalam makanan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan tinggi anak. Makanan yang kaya akan zat besi, magnesium, fosfor, yodium, mangan, dan fluoride diketahui meningkatkan pertumbuhan pada anak-anak dan remaja.
Kalsium juga penting, karena tidak hanya mendukung pertumbuhan tapi juga membuat tulang menjadi kuat. Oleh karena itu, jangan lewatkan memberikan makanan yang mengandung mineral untuk anak.
3. Vitamin

Dalam kesehatan tulang, vitamin D berperan penting untuk membantu penyerapan kalsium dalam tubuh.
Kekurangan vitamin D tidak hanya menyebabkan tulang lemah dan pertumbuhan terhambat, tapi juga memiliki efek negatif pada tinggi badan. Selain vitamin D, vitamin lainnya yang dibutuhkan untuk menunjang tinggi badan bayi yaitu vitamin A, B1, B2, C, riboflavin, asam askorbat, dan F.
4. Karbohidrat
Karbohidrat memberi energi pada tubuh, terutama pada anak. Namun, orang tua perlu lebih selektif memilih karbohidrat sehat untuk anak-anak, misalnya yaitu gandum dan sereal.
Hindari memberikan tepung olahan seperti pizza, burger, roti putih karena jenis karbohidrat ini kurang sehat untuk usianya yang masih bayi.
5. Omega 3 dan Omega 6
Selain itu, untuk menambah tinggi anak dibutuhkan asam lemak omega 3 dan omega 6. Dorong anak untuk memilih makanan yang mengandung nutrisi.
Sumber omega terbaik untuk bayi adalah ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan makerel yang menyediakan DHA dan EPA. Anda juga dapat menemukan omega-3 dalam telur, susu, dan beberapa minyak nabati.
Untuk dosis dan apakah aman memberikan suplemen, konsultasikan dengan tenaga kesehatan profesional.
Ini Makanan Penambah Tinggi Badan Bayi

Setelah mengetahui kandungan nutrisi apa saja yang dapat membantu pertumbuhan tinggi badan bayi, inilah jenis makanan yang bisa membantu meningkatkan tinggi badan bayi.
1. Produk Susu
Baik itu minuman susu maupun produk turunan susu seperti keju dan yoghurt semuanya kaya akan mineral penting seperti kalsium dan vitamin seperti A, B, D, dan E.
Susu juga merupakan sumber protein yang baik yang membantu pertumbuhan sel dalam tubuh.
2. Telur
Tinggi protein, kalsium, vitamin B12 dan riboflavin membuat telur sangat penting dikonsumsi anak untuk menambah tinggi badannya.
Putih telur atau albumin mengandung protein 100%, sehingga jika orang tua ingin mengurangi lemak, Anda bisa memberi mereka hanya putih telur dan bukan kuning telur.
3. Ayam

Sama seperti telur, ayam juga mengandung protein yang tinggi. Ayam adalah salah satu bahan makanan yang mengandung protein tinggi daripada makanan berbasis hewani lainnya.
Ayam membantu dalam membangun jaringan dan otot anak yang pada akhirnya membantu pertumbuhan mereka. Jadi Bun,da jangan ragu untuk berikan ayam pada anak ya, selama ia tidak alergi.
4. Kedelai
Kedelai adalah makanan bergizi yang sering diremehkan, tapi nyatanya dapat membantu meningkatkan kesehatan dan tinggi badan anak.
Kedelai kaya akan protein, folat, vitamin, karbohidrat, serat, dan merupakan alternatif yang baik bagi mereka yang mencari pilihan protein vegetarian.
5. Pisang

Pisang merupakan buah yang kaya akan kalium, mangan, dan kalsium. Buah ini adalah buah sederhana yang benar-benar dapat membantu meningkatkan kesehatan anak.
6. Kacang dan Biji-bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian juga merupakan makanan yang bagus untuk diberikan kepada anak-anak di masa pertumbuhannya.
Makanan ini kaya akan mineral dan vitamin esensial serta lemak sehat dan asam amino yang sangat penting untuk pertumbuhan.
7. Sayuran Hijau
Anak-anak mungkin tidak terlalu suka ketika harus makan sayur, tapi sayur sangat penting untuk mereka. Sayur hijau seperti brokoli, bayam, kacang polong, dan kubis juga kaya akan semua mineral penting, vitamin, dan serat.
Semua elemen itu sangat penting untuk keseluruhan tumbuh kembang. Jadi, biasakan anak untuk suka makan sayur.
8. Buah-Buahan
Buah sangat kaya akan vitamin, mineral, dan serat sehingga makanan anak tidak lengkap tanpa mereka. Jadi, pastikan orang tua memberi anak semua jenis buah, terutama yang kaya vitamin C dan A seperti pepaya, jeruk, semangka, mangga, apel, dan aprikot.
9. Ikan
Pilihan non vegetarian lainnya yaitu ikan. Sebab, ikan kaya akan protein dan vitamin D yang diperlukan untuk perkembangan tulang dan otot.
Pertanyaan Populer Seputar Makanan Penambah Tinggi Badan Bayi
Makanan apa yang membuat bayi cepat tinggi?
Makanan yang membantu membuat bayi cepat tinggi adalah makanan yang tinggi kandungan protein, kalsium, vitamin C dan D, karbohidrat, dan omega-3 dan 6, seperti ayam, telur, susu, ikan, dan buah-buahan.
Bagaimana cara membuat bayi cepat bertambah tinggi?
Cara membuat bayi cepat tinggi adalah dengan memberikan perawatan optimal, termasuk dengan memberi makan bergizi dan baik, berolahraga secara teratur, dan cukup istirahat—adalah cara terbaik bagi anak-anak untuk membantu tubuh mereka mencapai potensi alaminya. Tidak ada pil, susu formula, atau suplemen nutrisi yang dapat meningkatkan tinggi badan seseorang. Umumnya, faktor genetik merupakan faktor yang menentukan tinggi badan kita.
Vitamin apa biar anak cepat tinggi?
Vitamin yang membantu anak cepat tinggi adalah vitamin D dan vitamin C. Sebuah penelitian kecil menemukan bahwa pemberian suplemen vitamin D kepada anak-anak dengan kadar vitamin D rendah menghasilkan peningkatan pertumbuhan selama periode 6 bulan. Sementara, vitamin C bisa mendorong pertumbuhan sel dan perbaikan jaringan, serta produksi kolegan. Studi menunjukkan bahwa kolagen dapat meningkatkan kepadatan tulang dan meningkatkan kesehatan tulang, yang dapat membantu anak tumbuh lebih tinggi atau mempertahankan tinggi badannya.
Apa penyebab anak lambat tumbuh tinggi?
Penyebab anak lambat tumbuh tinggi bisa karena berbagai faktor, termasuk faktor gentik, masalah hormonal seperti defisiensi hormon pertumbuhan atau hormon tiroid, penyakit kronis (ginjal, jantung, atau pencernaan), malnutrisi, stres psikososial yang signifikan, atau sindrom genetik tertentu.
***
Sesuaikan asupan makanan penambah tinggi badan ini dengan kebutuhan si Kecil ya, Bun. Variasikan makanannya setiap hari.
Hindari memberi bayi asupan selain ASI atau susu formula sebelum usianya menginjak 6 bulan. Karena di usia ini, sistem pencernaannya belum mengolah makanan selain susu.
Semoga informasi ini bermanfaat.
Baca Juga:
20 Makanan Tinggi Kalori untuk Tingkatkan Berat Badan Bayi
19 Makanan Kaya Zat Besi untuk Bayi Selain Daging, Parents Perlu Tahu!
9 Tahapan Makan Bayi Sesuai Usia dan Tumbuh Kembangnya
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.