Kulit kering saat hamil, berbahayakah? Ini penjelasannya!

Kulit kering saat hamil, berbahayakah? Ini penjelasannya!

Kulit kering saat hamil merupakan keluhan banyak wanita hamil. Namun, benarkah kulit kering ini berbahaya bagi Bumil?

Kulit Anda akan mengalami banyak perubahan selama kehamilan, salah satu masalah yang sering dikeluhkan Bumil ialah kulit kering saat hamil.

Beberapa masalah lain seperti stretch mark, jerawat, bahkan kulit kering dan gatal saat hamil. 

Berikut ini akan dibahas secara lengkap mengenai kulit kering saat hamil.

Penyebab kulit kering saat hamil

kulit kering saat hamil

Dilansir dari Healthline, kulit kering umum terjadi selama kehamilan. Perubahan hormon menyebabkan kulit Anda kehilangan elastisitas dan kelembaban, sehingga menyebabkan kulit seperti bersisik, gatal, dan tidak nyaman.

Kebanyakan wanita mengalami kulit kering dan gatal di daerah perut. Tetapi beberapa wanita hamil juga akan merasakan gatal di area lain seperti paha, payudara dan tangan.

Cara mengatasi kulit kering

Jika Anda mengalami kulit kering, berikut adalah beberapa solusi alami untuk membantu kulit Anda terhidrasi:

  • Gunakan minyak alami

Minyak zaitun dan minyak kelapa memberikan kelembaban yang intens pada kulit dan penuh dengan antioksidan. Anda hanya perlu beberapa tetes untuk melembabkan kulit Anda. Shea butter dan cocoa butter juga merupakan alternatif alami yang bagus untuk menjaga kelembaban kulit.

  • Buat sabun sendiri

Jauhi sabun yang mengandung alkohol, pewangi, atau pewarna yang keras, yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Sebagai gantinya, cobalah mencampurkan 1 sendok cuka sari apel dengan 2 sendok air untuk dijadikan pembersih alami, menetralkan pH kulit, dan meringankan kulit kering.

Artikel terkait: Normalkah bibir pecah-pecah saat hamil? Ini penjelasannya!

kulit kering saat hamil

  • Gunakan yogurt

Yogurt kaya akan asam laktat dan protein. Nutrisi ini dapat membantu detoksifikasi dan melembabkan kulit Anda. Mereka juga membantu menghilangkan sel-sel kulit mati, mengencangkan pori-pori, dan membuat Anda terlihat lebih muda, dengan mengurangi penampilan garis-garis halus di kulit.

Untuk melembabkan kulit dengan yogurt, pijat kulit Anda sambil aplikasikan sedikit yogurt dengan ujung jari dan biarkan selama dua atau tiga menit. Bersihkan dengan air hangat dan keringkan dengan handuk.

  • Batasi waktu mandi Anda

American Pregnancy Association sangat menyarankan agar Bumil hanya mandi tidak lebih dari 10 menit. Terlebih bangi mereka yang terbiasa mandi dengan air hangat. Air hangat dapat menghilangkan minyak alami kulit Anda. 

Haruskah khawatir tentang kulit kering ketika hamil?

Karena perubahan kadar estrogen, rasa gatal (terutama pada telapak tangan) adalah normal. Tetapi, segeralah konsultasi dengan dokter jika Anda mengalami gatal-gatal parah di tangan dan kaki disertai dengan gejala berikut:

  • Urin gelap
  • Kelelahan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Depresi.

Kulit kering saat hamil, berbahayakah? Ini penjelasannya!

Kulit kering disertai 4 gelaja di atas, mungkin merupakan gejala kolestasis kehamilan intrahepatik (ICP). ICP adalah gangguan hati terkait kehamilan yang mempengaruhi aliran empedu. Ini bisa berbahaya bagi bayi Anda dan menyebabkan kelahiran mati atau kelahiran prematur.

Hormon kehamilan mengubah fungsi kantong empedu, menyebabkan aliran empedu melambat atau berhenti. Aliran empedu melambat atau berhent dapat menyebabkan penumpukan asam empedu dalam darah.

Setiap perubahan kulit yang terlihat, yang disertai dengan gatal harus dievaluasi oleh dokter. Jika Anda melihat lesi, seperti benjolan merah di perut atau di sekitar pusar, Anda harus memberi tahu dokter Anda. Mereka mungkin dapat menyarankan pengobatan terbaik.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca juga:

Rasa Gatal di Kulit Saat Hamil; Sebab dan Cara Mengatasinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner