Takut mandul? Kenali penyebab dan cara mengatasinya berikut ini!

Takut mandul? Kenali penyebab dan cara mengatasinya berikut ini!

Penyebab mandul atau infertilitas pada wanita terdiri dari berbagai faktor. Inilah penyebab wanita mandul dan pengobatannya!

Kemandulan pada wanita merupakan momok yang mengerikan bagi setiap orang. Bagaimana tidak, jika mengelami kemandulan, seseorang wanita bisa kesulitan untuk mendapatkan keturunan. Lalu, apa sih penyebab wanita mandul?

Dilansir dari Womens Health, kemandulan atau infertilitas berarti wanita tidak bisa hamil setelah 1 tahun aktif secara seksual (atau 6 bulan aktif secara seksual, jika seorang wanita berusia 35 tahun atau lebih). Wanita yang bisa hamil tetapi tidak bisa mempertahankan kehamilannya juga bisa mandul.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), sekitar 10 persen wanita (6,1 juta) di Amerika Serikat, yang berusia 15-44 mengalami kesulitan hamil atau mempertahankan kehamilan.

Artikel terkait: Sedang promil? Hindari 5 kebiasaan penyebab mandul ini

Apa penyebab kemandulan pada wanita?

kemandulan pada wanita

Sebagian besar kasus infertilitas wanita disebabkan oleh masalah ovulasi. Tanpa ovulasi, tidak ada sel telur yang akan dibuahi. Beberapa tanda bahwa seorang wanita tidak berovulasi biasanya termasuk periode menstruasi yang tidak teratur atau tidak haid sama sekali.

Masalah ovulasi sering disebabkan oleh sindrom ovarium polikistik (PCOS). PCOS adalah masalah ketidakseimbangan hormon yang dapat mengganggu ovulasi normal. Penyakit ini merupakan penyebab paling umum atas masalah kemandulan pada wanita.

Insufisiensi ovarium primer (POI) adalah penyebab lain dari masalah ovulasi. POI terjadi ketika ovarium wanita berhenti bekerja secara normal sebelum dia berusia 40 tahun. Meski demikian, POI tidak sama dengan menopause dini.

Penyebab wanita mandul yang kurang umum, termasuk:

  • Saluran tuba yang tersumbat karena penyakit radang panggul, endometriosis, atau operasi untuk kehamilan ektopik
  • Masalah fisik pada rahim
  • Fibroid rahim (miom), yang merupakan gumpalan jaringan dan otot non-kanker pada dinding rahim.

Artikel terkait: Tak kunjung hamil setelah lama menikah, waspadai tanda-tanda kemandulan berikut ini

Hal yang meningkatkan risiko kemandulan pada wanita

kemandulan pada wanita

Banyak hal yang dapat memengaruhi kemampuan wanita untuk hamil. Di antaranya ialah:

  • Usia yang sudah cukup tua
  • Merokok
  • Konsumsi alkohol berlebih
  • Diet yang buruk
  • Olahraga berlebih
  • Kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan
  • Infeksi Menular Seksual (IMS)
  • Menderita masalah kesehatan yang menyebabkan perubahan hormon, seperti sindrom ovarium polikistik dan insufisiensi ovarium primer.

Beberapa jenis obat untuk mengatasi masalah kemandulan pada wanita

kemandulan pada wanita

Jenis obat-obatan berikut ini biasanya disarankan oleh dokter untuk menangani gejala kemandulan pada wanita.

  • Clomiphene citrate (Clomid): Obat ini menyebabkan ovulasi dengan mempengaruhi kelenjar hipofisis. Ini sering digunakan pada wanita yang memiliki sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau masalah lain dengan ovulasi. Ini adalah obat yang diminum.
  • Human menopause gonadotropin atau hMG (Repronex, Pergonal): Obat ini sering digunakan untuk wanita yang tidak mengalami ovulasi karena masalah dengan kelenjar pituitari mereka. hMG bertindak langsung pada ovarium untuk merangsang ovulasi. Ini adalah obat yang disuntikkan.
  • follicle-stimulating hormone atau FSH (Gonal-F, Follistim): FSH bekerja seperti halnya hMG. Ini menyebabkan ovarium memulai proses ovulasi. Obat-obatan ini biasanya disuntikkan.
  • Analog hormon pelepas gonadotropin (Gn-RH): Obat-obatan ini sering digunakan untuk wanita yang tidak rutin menstruasi setiap bulan. Analog Gn-RH biasanya disuntikkan atau diberikan dengan semprotan hidung.
  • Metformin (Glucophage): Dokter menggunakan obat ini untuk wanita yang memiliki resistensi insulin atau PCOS. Obat ini membantu menurunkan kadar hormon pria pada wanita. Obat ini juga membantu ovarium untuk berovulasi. Cara pemakaian obat ini biasanya dengan diminum.
  • Bromocriptine (Parlodel): Obat ini digunakan untuk wanita dengan masalah ovulasi karena tingginya kadar prolaktin. Prolaktin adalah hormon yang menyebabkan produksi susu.

Banyak obat kesuburan meningkatkan peluang wanita untuk memiliki anak kembar, kembar tiga, atau kelipatan lainnya. Wanita yang hamil dengan banyak janin memiliki lebih banyak masalah selama kehamilan.

Janin multipel memiliki risiko tinggi lahir terlalu dini (prematur). Bayi prematur memiliki risiko lebih tinggi terhadap masalah kesehatan dan perkembangan. Jadi, sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat ini, pertimbangkan untung dan ruginya dengan konsultasi pada  bersama dokter Anda.

Semoga bermanfaat. 

 

Baca juga:

Ingin punya anak? Ini 12 makanan penambah kesuburan yang perlu Anda konsumsi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner