Kenali 8 tanda janin masuk panggul yang jarang diketahui ibu hamil

Kenali 8 tanda janin masuk panggul yang jarang diketahui ibu hamil

Bunda wajib mengetahui tanda-tanda janin masuk panggul berikut ini.

Janin masuk panggul menjadi salah satu tanda proses kelahiran semakin dekat. Sebelum memasuki panggul, biasanya janin akan berputar sehingga bagian belakang kepalanya mengarah ke depan perut dan kepalanya menghadap ke bawah.

Pada umumnya, janin masuk panggul ketika menjelang akhir trimester ketiga kehamilan. Sekitar 34-36 minggu kehamilan.

Namun bagi beberapa wanita lainnya, kondisi ini baru terjadi tepat saat persalinan dimulai atau beberapa jam sebelumnya.

 Tanda-tanda janin masuk panggul

Ada beberapa tanda-tanda janin masuk panggul yang dapat Bunda perhatikan, yaitu:

Janin masuk panggul

1. Perubahan perut bagian bawah

Saat janin telah masuk panggul, maka Bunda akan melihat adanya perubahan perut bagian bawah. Perubahan yang dimaksud adalah benjolan perut yang lebih rendah dibandingkan sebelumnya.

Dengan posisi ini, janin meninggalkan lebih banyak ruang di perut bagian tengah.

2. Nyeri panggul

Selama kehamilan, Bunda mungkin akan merasakan rasa nyeri panggul karena perubahan bentuk perut yang semakin membesar. Rasa nyeri ini akan semakin meningkat saat janin turun panggul. 

Hal ini disebabkan karena posisi kepala bayi yang mendorong ligamen di panggul Bunda.

3. Napas lebih mudah

Ketika janin telah masuk ke panggul, maka tekanan pada diafragma akan sedikit berkurang. Dengan begitu, Bunda akan bisa bernapas lebih mudah.

4. Wasir

Janin masuk panggul

Bunda mungkin akan lebih mengalami wasir ketika janin telah masuk ke panggul. Sebab, kepala janin bisa menekan saraf di panggul dan dubur Bunda. Hal inilah yang dapat menyebabkan wasir.

5. Keputihan

Saat janin masuk panggul, ia akan menekan leher rahim. Hal ini dapat menghilangkan sumbat lendir atau mucus plug yang berada di bagian atas rahim di akhir kehamilan.

Muscus plug adalah cairan tebal berwarna merah jambu yang seperti jeli. Selama kehamilan, muscus plug menutupi daerah rahim untuk mencegah masuknya bakteri. Oleh karena itu, keputihan akan terasa lebih banyak.

6. Sering buang air kecil

Selain menekan leher rahim, kepala janin juga akan menekan kandung kemih saat ia sudah berada di panggul. Hal ini yang dapat membuat Bunda lebih sering buang air kecil. 

Artikel terkait: Sering buang air kecil saat hamil? Ini bisa jadi penyebabnya
7. Nyeri punggung

Posisi janin yang telah masuk panggul dapat memberikan tekanan tambahan pada otot-otot di punggung bawah. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri punggung yang lebih intens dari biasanya.

8. Merasa lapar

Jangan heran ketika Bunda akan lebih cepat merasa lapar di trimester tiga kehamilan. Sebab, janin yang telah masuk panggul dapat meringankan rasa mulas dan meningkatkan rasa lapar. 

Hal yang dapat dilakukan untuk merangsang janin masuk panggul

Janin masuk panggul

Bila waktu kelahiran telah dekat tetapi janin belum juga masuk panggul. Ada beberapa hal yang dapat Bunda lakukan, seperti berikut: 

a. Lakukan gerakan jongkok-berdiri secara rutin setiap pagi dan sore dengan berpegangan di tempat tidur atau benda yang kuat untuk menahan beban badan. Lakukan gerakan ini sebanyak 5-8 hitungan.

b. Lakukan olahraga jalan kaki untuk mendukung gerakan bayi masuk rongga panggul. Sediakan waktu selama 20-30 menit setiap hari untuk berjalan kaki.

c. Ikuti kelas senam hamil, yoga, atau pilates. Instruktur senam akan membimbing Bunda melakukan gerakan untuk membantu mendorng janin agar masuk ke rongga panggul. 

Misalnya dengan gerakan duduk bersila dan kedua telapak kaki menyatu atau duduk di atas bola pilates dengan menggoyang-goyangkan pinggul. 

d. Lakukan posisi nungging untuk memutar posisi kepala janin hingga masuk panggul. Atur posisi nungging dengan dada menempel pada matras atau kasur, miringkan wajah, dan lebarkan kaki.

Lakukan posisi ini sebanyak 2 kali sehari selama 10-15 menit.

e. Ajak janin berbicara di dalam kandungan untuk mempererat ikatan batin. Hal ini diyakini dapat membuat janin untuk segera ke panggul dan dilahirkan.

Artikel terkait: 5 Hal yang Cuma Dimengerti Bumil Trimester Akhir

Semoga informasinya bermanfaat ya, Bunda! 

Referensi: Medical News Today, Departemen Kesehatan
Baca juga: 

Benarkah ukuran panggul menentukan jalannya persalinan? Ini penjelasan dokter

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner