5 Hal yang Cuma Dimengerti Ibu Hamil di Trimester Akhir

5 Hal yang Cuma Dimengerti Ibu Hamil di Trimester Akhir

Makin besar kandungan, makin banyak suka dukanya. 5 hal berikut ini, cuma ibu hamil trimester akhir yang paling tahu rasanya!

Meskipun menyenangkan, kehamilan juga hadir satu paket dengan berbagai keluhannya. Apalagi jika Anda memasuki trimester akhir.

Tim theAsianparent bertanya pada sejumlah ibu-ibu hamil  dan inilah suka duka yang hanya dimengerti para bumil trimester akhir. Apakah Anda juga merasakannya?

1.Susah tidur

“Saat baru hamil, susah tidur karena mual. Sekarang, susah tidur karena sesak dan gerah!”

Begitu pendapat para bunda tentang susah tidur saat kehamilan sudah memasuki bulan-bulan akhir.

Apalagi jika si kecil dalam kandungan justru memilih untuk mengajak main bundanya alias menendang-nendang di malam hari. Bunda makin susah tidur deh 🙁

2. Ganti posisi tidur

Ketika mata sudah bisa terpejam, ada hal yang dirasakan ibu hamil yaitu susahnya mengganti posisi tidur.

Balik kanan, pegal. Balik kiri, perut terasa sesak. Tengkurap? Tidak mungkin!

Kalau sudah begini kehadiran bantal guling khusus ibu hamil biasanya membantu.

3. Gampang kenyang

Bumil trimester akhir sering merasa lapar. Namun baru saja makan dua suapan, ia sudah merasa penuh padahal mulut masih ingin mengunyah.

Ini diakibatkan rahim semakin membesar dan mendorong organ pencernaan. Membuat bunda jadi mudah kenyang saat makan. Solusinya, makanlah dengan porsi kecil namun sering agar perut tidak terlalu penuh dan bunda tidak merasa mual.

5 Hal yang Cuma Dimengerti Ibu Hamil di Trimester Akhir

Ibu hamil bilang, ia lebih memilih menginap di toilet. Kenapa ya? Lihat di halaman selanjutnya!

4. Merasa ‘besar’

Dalam kondisi hamil tua, banyak bunda yang semakin tidak percaya diri terhadap bentuk badannya. Mereka merasa tubuh amat besar karena butuh baju dan celana khusus.

Belum lagi kalau duduk di tempat umum, bisa ‘makan tempat’ yang harusnya bisa ditempati oleh dua orang.

Tentu saja, orang-orang memaklumi keadaan ini. Namun pengaruh hormon dan kepercayaan diri sang bundalah yang membuatnya merasa begitu tidak menarik.

Tenang saja bun, sebentar lagi si kecil akan lahir dan bunda bisa memakai kembali celana jeans lama Anda!

5. Fans kamar kecil

5 Hal yang Cuma Dimengerti Ibu Hamil di Trimester Akhir

ilustrasi: Line Severinsen

Karena rahim yang semakin membesar menekan kandung kemih, ibu hamil trimester terakhir sangat sering buang air kecil.

“Saya buang air setiap 30 menit, rasanya ingin menginap aja di toilet!” begitu keluhan salah satu bunda.

Supaya tidak dehidrasi karena terus menerus mengeluarkan urin, jangan lupa imbangi dengan minum air putih yang banyak.

Artikel terkait: 10 Daftar makanan terbaik untuk Bumil di trimester ketiga

kesalahan suami

Hal-hal yang sebaiknya didiskusikan bersama suami, menjelang masa bersalin

Terdapat banyak hal penting menyangkut kehidupan bayi yang harus Parents diskusikan sebagai salah satu persiapan persalinan. Apa sajakah itu?

  • Diskusi bersama suami tentang cuti melahirkan

Yang biasanya dibicarakan bisa seputar berapa lama cuti yang akan diambil Anda berdua, atau apakah Bunda memutuskan berhenti bekerja setelah sang anak lahir.

Bagi Ibu yang ingin kembali bekerja setelah lahir, tentu harus memikirkan apa yang harus dipersiapkan menjelang cuti melahirkan selesai. Siapa yang akan menjaga bayi atau apakah si kecil akan dititipkan di daycare.

  • Diskusikan jadwal menjenguk bayi (untuk teman atau kerabat yang ingin berkunjung)

Teman dan kerabat pastinya antusias untuk melihat bayi baru lahir. Oleh sebab itu, kunjungan dari mereka pun tak terelakkan. Namun, sebagai orangtua Anda bisa memutuskan kapan bisa menerima kunjungan dan kapan tidak.

Membatasi jam berkunjung atau hari waktu Anda menerima tamu, bukan berarti tidak menghargai mereka yang ingin menjenguk bayi.

  • Bagi tugas suami-istri, terutama tugas jaga malam karena si kecil akan sering bangun, termasuk pada tengah malam.

Kehadiran bayi, akan membuat Anda kehilangan banyak waktu tidur. Namun, Bunda dan Ayah bisa berbagi tugas agar tidak kelelahan.

Diskusikan hal ini sebelum bayi lahir sebagai persiapan persalinan, agar Anda berdua berbagi tugas, bergantian mengurus bayi yang bangun minta susu atau minta diganti popoknya.

Sumber: theAsianParent Singapura

Jika Anda punya saran, pertanyaan atau komentar tentang topik ini, silakan bagikan di kolom komentar di bawah atau kunjungi theAsianparent Community untuk tips parenting yang lebih mendalam. Ikuti kami di Facebook dan Google+ untuk tetap up-to-date dalam kabar terbaru dari theAsianparent.com Indonesia!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Febby

app info
get app banner