TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Ibu Menyusui Minum Alkohol, Ini Dampaknya bagi Ibu dan Bayi

Bacaan 6 menit
Ibu Menyusui Minum Alkohol, Ini Dampaknya bagi Ibu dan Bayi

Alih-alih bisa meningkatkan produksi ASI, busui wajib tahu dampak minum alkohol saat menyusui!

Bagi sebagian orang, menenggak anggur atau bir bisa menghadirkan perasaan rileks. Hanya saja, ini menjadi dilema tersendiri bagi mereka yang berstatus sebagai ibu menyusui. Pertanyaan yang kerap kali diajukan adalah apakah saat ibu menyusui minum alkohol bisa memberi manfaat atau justru membahayakan si kecil?

Jika mengonsumsi alkohol selama kehamilan terbukti dapat menyebabkan kerusakan pada janin, efek mengonsumsi alkohol saat menyusui relatif belum banyak tersingkap. Sejumlah studi memang mengamati efek alkohol pada laktasi dan bayi, tetapi hasil jangka panjangnya masih belum diketahui.

Lantas, mengapa alkohol tidak direkomendasikan untuk ibu menyusui? Apa sajakah dampak buruk konsumsi alkohol saat menyusui menurut para ahli?

Pertanyaan lain yang kerap diajukan, apakah kadar alkohol dari aliran darah sama dengan kadar alkohol dalam ASI? Bagaimana pula jika ibu memompa dan membuang ASI-nya setelah mengonsumsi minuman beralkohol, apakah tindakan tersebut bisa menghilangkan kadar alkohol dalam ASI?

Di sisi lain, ada sebuah ‘mitos’ yang banyak dipercaya bahwa konsumsi minuman beralkohol, khususnya bir, saat menyusui dapat meningkatkan produksi ASI. Benarkah demikian?

Nah, untuk menjawab rentetan pertanyaan tersebut, baca ulasan berikut sampai tuntas, ya, Parents!

Artikel terkait: 5 Dampak Fatal Minum Alkohol saat Hamil, Sangat Merugikan Bunda!

Alasan Kenapa Ibu Menyusui Dilarang Minum Alkohol 

Ibu Menyusui Minum Alkohol, Ini Dampaknya bagi Ibu dan Bayi

Sejumlah studi ilmiah menyebut jika efek alkohol sangat kompleks. Hal ini bergantung pada seberapa banyak alkohol yang diminum, kapan aktivitas menyusui dilakukan, serta seberapa cepat tubuh memproses alkohol.

Menurut studi, penggunaan alkohol dalam jumlah tidak berlebihan (seperti 1 gelas anggur atau bir per hari) diketahui tidak menyebabkan masalah jangka pendek atau jangka panjang pada bayi menyusu. Sebaliknya, konsumsi alkohol berat setiap hari (lebih dari 2 gelas sehari) tampaknya mengurangi lama waktu ibu menyusui bayinya.

Adapun Academy of Breastfeeding Medicine menyatakan bahwa mengonsumsi alkohol selama menyusui memiliki beberapa efek negatif mulai dari yang ringan hingga yang parah. Sebab, alkohol benar-benar larut dalam air dan lemak, ia memasuki aliran darah dan ASI dengan sangat mudah.

Bayi yang menyusu sebenarnya mengonsumsi lebih sedikit susu dalam periode tiga hingga empat jam setelah ibu mengonsumsi alkohol dalam jumlah kecil hingga sedang. Ketika ibu meminum alkohol kemudian menyusui si kecil, persepsi mereka adalah bayi menyusu secara normal dan dalam waktu yang normal. Sehingga, ibu tidak menyadari bahwa bayinya tidak mendapatkan ASI sebanyak yang ia kira.

Beberapa bukti ilmiah juga menunjukkan bahwa pertumbuhan bayi dan fungsi motorik mungkin terpengaruh secara negatif oleh konsumsi alkohol oleh ibu selama masa menyusui.

Artikel terkait: Bolehkah Ibu Hamil Minum Soju? Cek Fakta Berikut Ini, Bun!

Dampak Ibu Menyusui Minum Alkohol

Ibu Menyusui Minum Alkohol, Ini Dampaknya bagi Ibu dan Bayi

Sebuah penelitian menemukan bahwa alkohol secara signifikan mengurangi kadar oksitosin sekaligus meningkatkan kadar prolaktin. Faktanya, semakin rendah tingkat oksitosin, semakin lama penundaan pengeluaran ASI. Semakin tinggi tingkat prolaktin, semakin lama penundaannya. Kombinasi efek alkohol pada kedua hormon tersebut menyebabkan penundaan yang signifikan dalam pengeluaran ASI.

Selain menghambat refleks pengeluaran ASI sehingga mengurangi asupan susu bayi, konsumsi minuman beralkohol juga memengaruhi durasi menyusui. Sebuah survei selama 1 tahun terhadap 587 ibu baru di Australia menemukan bahwa mereka yang minum lebih dari 2 minuman standar (10 gram atau 12,5 mL alkohol absolut) setiap hari, dua kali lebih mungkin untuk menghentikan menyusui pada 6 bulan setelah persalinan dibandingkan ibu yang mengonsumsi minuman beralkohol bawah ini jumlah tersebut.

Itu artinya, alih-alih meningkatkan produksi ASI, bukti saat ini menunjukkan bahwa bayi justru mendapatkan asupan susu lebih sedikit saat ibu menyusui minum alkohol.

Tidak sampai di situ saja, konsumsi alkohol di atas tingkat sedang (lebih dari 14 gram alkohol per hari) ternyata juga dapat mengganggu penilaian dan kemampuan ibu dalam merawat dan mengasuh anaknya. Merawat bayi saat mabuk jelas tidak aman. Jika ibu menyusui minum berlebihan, ia harus mengatur agar ada orang dewasa lain yang bisa ditugaskan merawat bayi selama kondisinya belum pulih.

Kadar alkohol dalam ASI pada dasarnya sama dengan kadar alkohol dalam aliran darah ibu. Mengeluarkan atau memompa ASI setelah minum alkohol dan kemudian membuangnya nyatanya tidak mengurangi jumlah alkohol yang ada dalam ASI lebih cepat. Saat kadar alkohol dalam darah ibu turun dari waktu ke waktu, kadar alkohol dalam ASI-nya juga baru akan menurun.

Dari beberapa alasan di atas, menghindari minuman beralkohol menjadi pilihan paling aman bagi ibu menyusui. 

Artikel terkait: 4 Fakta Menyusui yang seringkali tidak diketahui ibu

Dampak Minum Alkohol pada Bayi

Ibu Menyusui Minum Alkohol, Ini Dampaknya bagi Ibu dan Bayi

Menyusui setelah konsumsi 1 atau 2 minuman beralkohol (termasuk bir) dapat menurunkan asupan susu bayi sebesar 20 hingga 23 persen. Ini juga menyebabkan bayi merasa gelisah dan memiliki pola tidur yang buruk.

Bayi yang terpapar alkohol dalam jumlah signifikan (0,3 g/kg berat badan orang tua) melalui ASI, menghabiskan lebih sedikit waktu secara signifikan baik untuk tidur aktif maupun tidur total. Tidur REM juga terganggu.

Lantaran bayi kurang mampu memproses alkohol karena sistem mereka yang belum matang, beberapa peneliti percaya bahwa dosis yang diterima bayi melalui ibu menyusui mungkin lebih kuat jika dibandingkan pada orang dewasa. Bayi baru lahir bahkan hanya mampu memetabolisme alkohol sebesar 25 persen sampai 50 persen.

Tinjauan ilmiah lainnya menemukan bahwa perkembangan motorik bayi yang terpapar alkohol dalam ASI secara teratur mengalami penurunan atau keterlambatan. Semakin banyak alkohol yang dikonsumsi bayi melalui ASI, maka semakin rendah indeks perkembangan motorik si kecil.

Kekhawatiran tentang efek negatif pada perkembangan otak bayi didasarkan pada sebuah penelitian pada hewan uji. Peneliti mencatat bahwa alkohol dapat menjadi racun bagi otak yang sedang berkembang, terutama selama periode perkembangan otak yang cepat seperti yang terjadi pada tahun pertama kehidupan anak. Gangguan memori dan respons penghambatan juga dapat terjadi sebagai akibat dari konsumsi alkohol pada bayi.

Nah, berdasarkan beberapa studi ilmiah, secara umum dampak negatif minuman beralkohol terhadap bayi, yaitu:

  • Gangguan tidur, termasuk periode tidur yang lebih pendek dan lebih sering terjaga
  • Meningkatnya tangisan bayi
  • Asupan ASI bayi berkurang
  • Keterlambatan pertumbuhan
  • Fungsi kekebalan tubuh terganggu
  • Keterlambatan perkembangan motorik
  • Potensi gangguan perkembangan kognitif
  • Penurunan kemampuan penalaran abstrak pada usia sekolah (6-7 tahun)
  • Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, alkohol dapat memicu penambahan berat badan yang tidak normal pada bayi

Parents, alih-alih meningkatkan produksi ASI, berbagai bukti ilmiah justru menunjukkan bahwa bayi justru mendapatkan asupan ASI lebih sedikit saat ibu menyusui minum alkohol. Akibat minum alkohol saat menyusui memberikan berbagai efek negatif baik bagi ibu maupun bayi, maka Bunda disarankan untuk menghindari konsumsi minuman jenis ini.

Is it safe for mothers to breastfeed their infant if they have consumed alcohol?
www.cdc.gov/breastfeeding/breastfeeding-special-circumstances/vaccinations-medications-drugs/alcohol.html#:~:text=have%20consumed%20alcohol%3F-,Not%20drinking%20alcohol%20is%20the%20safest%20option%20for%20breastfeeding%20mothers,a%20single%20drink%20before%20nursing

Drinking Alcohol and Breastfeeding
www.llli.org/breastfeeding-info/alcohol/#:~:text=Yes.,reduces%20the%20baby’s%20milk%20intake

Alcohol
www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK501469/?fbclid=IwAR3T8mratFMKjIVbq100pUo0bAGDpzicDCsYzr7qwaCzfXRdfztSHvPK51w

Baca juga:

Cerita mitra kami
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI

5 Tips Hadapi Suami yang Kecanduan Alkohol dan Suka Mabuk

Ingin punya anak? Hindari minuman keras sekarang juga, ini alasannya!

Definisi RUU Minuman Beralkohol, Parents Wajib Tahu

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

Diulas oleh:

dr.Gita Permatasari

  • Halaman Depan
  • /
  • Menyusui
  • /
  • Ibu Menyusui Minum Alkohol, Ini Dampaknya bagi Ibu dan Bayi
Bagikan:
  • 11 KB yang Cocok untuk Ibu Menyusui, Kapan Harus Dilakukan? Cek!

    11 KB yang Cocok untuk Ibu Menyusui, Kapan Harus Dilakukan? Cek!

  • 15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

    15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

  • 11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

    11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

  • 11 KB yang Cocok untuk Ibu Menyusui, Kapan Harus Dilakukan? Cek!

    11 KB yang Cocok untuk Ibu Menyusui, Kapan Harus Dilakukan? Cek!

  • 15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

    15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

  • 11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

    11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti