TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Senang Makan Es Batu dan Benda Selain Makanan? Hati-hati Alami Gangguan Ini

Bacaan 4 menit
Senang Makan Es Batu dan Benda Selain Makanan? Hati-hati Alami Gangguan Ini

Kerap dialami anak-anak dan ibu hamil, kenali berbagai gejala dan penyebabnya berikut ini Parents.

Bagi sebagian orang, mengunyah beberapa jenis benda seperti es batu bisa jadi kebiasaan. Namun, tahukah Parents bahwa ini termasuk salah satu jenis gangguan makan? Dalam dunia medis dikenal dengan gangguan makan Pica. 

Ada berbagai macam gangguan kebiasaan makan yang bisa dialami seseorang, salah satunya gangguan makan Pica ini. Kondisi ini terjadi ketika seseorang mengalami keinginan mengonsumsi beberapa benda yang bukan termasuk bahan makanan maupun sesuatu yang tak memiliki nilai gizi, seperti es batu.

Gangguan tersebut bisa terjadi pada siapa pun, baik orang dewasa ataupun anak-anak. Namun, kondisi ini memang lebih banyak dialami oleh anak-anak, ibu hamil, maupun seseorang dengan gangguan intelektual.

Seseorang yang mengalami kondisi ini bisa mengonsumsi apa pun benda di sekitarnya hingga menjadi kebiasaan. Mulai dari benda yang tak berbahaya seperti es batu hingga benda lain yang berbahaya seperti sabun.

Seseorang dikatakan mengalami gangguan ini bila kebiasaan sudah berlangsung selama kurang lebih 1 bulan lamanya. Namun, bagi anak-anak gangguan ini hanya bisa didiagnosis saat usia si kecil di atas dua tahun. Hal ini karena anak di bawah dua tahun memang kerap memasukkan banyak benda ke mulut saat fase oral.

Artikel Terkait : Anak mulai sulit makan? Hati-hati alami gangguan makan anoreksia!

Berbagai Gejala Gangguan Pica

gangguan-makan-pica

Parents kenali berbagai gejala dan dampak yang kerap dialami penderita gangguan Pica.

Hal yang perlu jadi perhatian dan dikhawatirkan adalah pada saat seseorang mulai terbiasa mengonsumsi benda yang berbahaya bagi kesehatan tubuhnya. Pasalnya, kebiasaan ini bisa memunculkan beberapa keluhan kesehatan seperti :

  • Mengalami masalah pada organ pencernaan, mulai dari nyeri perut, mual, hingga kembung
  • Tubuh menjadi sangat kurus
  • Status gizi kurang
  • Kelelahan akibat anemia
  • Masalah pada perilaku

Pada banyak kasus, penderita gangguan makan pica senang mengonsumsi beberapa benda berikut ini:

  • Es batu
  • Rambut
  • Kapur
  • Tanah liat
  • Serpihan cat
  • Sabun mandi
  • Debu
  • Abu rokok
  • Puntung rokok
  • Feses/tinja
  • Pasir
  • Lem

Artikel Terkait : Ini risiko bila ibu hamil alami gangguan makan alias eating disorder!

Penyebab Gangguan Makan Pica

gangguan-makan-pica

Artikel Terkait : 2 Macam gangguan pencernaan dan pentingnya perut sehat pada anak

Parents, sayangnya sampai saat ini memang belum diketahui penyebab pasti dari kondisi tersebut. Namun, ada beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi ini, di antaranya:

  • Mengalami malnutrisi khususnya kekurangan zat besi. Seseorang yang mengalami defisiensi zat tersebut bisa membuat tubuh berusaha mencari pengganti zat yang kurang, salah satunya mengonsumsi bahan-bahan di atas.
  • Kekurangan mikronutrien lain seperti kalsium dan zink
  • Mengalami masalah mental atau keterbatasan untuk menjalankan kehidupan sehari-hari, seperti autisme, cacat mental, dan sebagainya
  • Masalah kesehatan mental, seperti gangguan obsesif kompulsif (OCD)
  • Usia anak-anak
  • Perempuan di masa kehamilan
  • Faktor budaya seperti tradisi mengonsumsi tanah dan tanah liat
  • Mengalami pelecehan
  • Kerap terjadi pada golongan sosial ekonomi yang rendah
  • Mengalami stres berat

Artikel Terkait : Salah Makan Sebabkan Gangguan pada Anak

Diagnosis Gangguan Makan Pica

gangguan-makan-pica

Pada banyak kasus, penderita berkonsultasi dengan dokter karena dampak dari pola makan Pica. Karenanya, penderita gangguan ini hendaknya terbuka mengenai kondisinya pada dokter mengenai kebiasaan mengonsumsi benda-benda di sekitar.

Dokter biasanya akan menanyakan kebiasaan makan dan efek samping yang dirasakan. Pemeriksaan fisik pun akan dilakukan. Tak jarang, dokter juga akan melakukan tes darah untuk mengetahui kadar zat besi maupun zinc dalam tubuh.

Bila kondisi ini terjadi pada anak, orangtua tentu saja perlu mengawasi dan mendampingi buah hati selama proses penyembuhan. Dukungan dan peran orangtua akan memengang peran penting dalam proses penyembuhan si kecil melewati gangguan makan Pica ini.

Pada anak-anak dan ibu hamil, kondisi ini hanya bersifat sementara. Biasanya, akan bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan.

Meski begitu perlu ditinjau ulang keparahan dan jenis bahan yang kerap dikonsumsi. Bila dibiarkan, berbagai bahan makanan berbahaya bisa menyebabkan masalah kesehatan mulai dari infeksi dan lain sebagainya.

Dokter biasanya akan melakukan penanganan sesuai dengan kondisi dan keparahan pasien yang alami gangguan makan Pica. Sebaiknya jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Baca Juga : 

Awas, Anak Bisa Kena Gangguan Pola Makan! Cegah Sedini Mungkin

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Anak GTM, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi ala Dokter Meta Hanindita

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Senang Makan Es Batu dan Benda Selain Makanan? Hati-hati Alami Gangguan Ini
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti