TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

2 Macam gangguan pencernaan dan pentingnya perut sehat pada anak

Bacaan 4 menit
2 Macam gangguan pencernaan dan pentingnya perut sehat pada anak

Beberapa kondisi di bawah ini adalah penyebab umum dari gangguan perut pada anak balita.

Saat anak mengeluh sakit perut, apa yang biasanya Parents lakukan? Menentukan titik permasalahan gangguan pencernaan pada anak adalah hal yang cukup rumit, bahkan ketika anak Anda bisa memberitahukan di mana bagian yang sakit.

Gangguan pencernaan pada anak

gangguan pencernaan pada anak 3

Untuk dapat mengetahui permasalahan gangguan pencernaan anak, kuncinya tidak hanya berfokus pada di mana rasa sakitnya tetapi juga gejala apa saja yang anak rasakan.

Misalnyal, ketika anak Anda mengeluh sakit perut ketika saatnya pergi sekolah atau tempat penitipan anak, bisa jadi itu karena stres. Atau saat anak tidak makan malam, lalu ia sakit perut karena kebanyakan makan cemilan manis.

Namun jika ia demam, muntah, atau mengalami diare selain nyeri perut, Anda dapat mulai khawatir akan gangguan pencernaan yang lebih serius.

Beberapa kondisi di bawah ini adalah penyebab paling umum dari sakit perut yang dialami anak-anak balita.

1. Konstipasi

gangguan pencernaan pada anak 1

Konstipasi atau sembelit adalah masalah perut yang paling umum pada anak-anak balita. Jika anak Anda buang air besar lebih jarang, terutama jika sudah 3 hari atau lebih, maka kemungkinan ia mengalami sembelit.

Dilansir dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), penyebab utama konstipasi biasanya adalah adanya riwayat trauma pada saat buang air besar sebelumnya. Ini bisa disebabkan karena tinja yang keras atau karena toilet fobia.

Akibat terlalu lama ditahan akhirnya tinja semakin keras karena air diserap oleh dinding usus. Hal inilah yang kemudian membuat anak kesulitan untuk buang air besar.

Gejala umum konstipasi ialah adalah ialah yang keras dan anak tidak nyaman atau bahkan merasa sakit saat buang air besar.

Untuk menghindari hal ini, bantu anak untuk dapat buang air besar dengan nyaman. Selain itu, pastikan anak Anda mendapatkan cukup cairan sepanjang hari dan beri makanan dan minuman yang cukup kandungan seratnya.

Waspadai kontsipasi yang timbul sejak lahir dan disertai dengan gejala lainnya seperti, perut yang kembung dan pertumbuhan bayi yang tidak baik. Ini dicurigai sebagai suatu kelainan yang disebut penyakit Hirsprung.

Gejala yang khas untuk penyakit Hirsprung ini adalah adanya kesulitan berhajat sejak lahir, dan bila anusnya di colok maka tinja akan menyemprot keluar. Bila menghadapi gejala seperti ini segera membawa bayinya ke dokter anak untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut.

Artikel terkait : Anak susah BAB? Simak cara mengatasi konstipasi pada anak

2. Kembung

gangguan pencernaan pada anak 2

Kembung atau banyaknya gas pada saluran pencernaan adalah penyebab umum lainnya dari sakit perut. Hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah menghindari makanan atau minuman yang dapat memicu terbentuknya gas pada perut anak.

Buatlah catatan makanan atau minuman apa saja yang membuat perut anak Anda kembung setelah mengonsumsinya. Salah satu kemungkinan yang paling sering adalah anak terlalu banyak minum jus. Beberapa anak mengalami kesulitan mencerna fruktosa dan sukrosa dalam jus. Akibatnya, bisa menimbulkan gas perut, bahkan diare.

Selain itu, penting juga untuk mengetahui tingkat toleransi anak akan susu tambahan yang dikonsumsinya. Pilihlah susu yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan anak.

Bila masalah perut kembung pada anak tidak kunjung membaik setelah Anda melakukan beberapa penanganan di atas. Sebaiknya segera lakukan konsultasi pada dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Pentingnya perut sehat bagi perkembangan anak

Kesehatan sistem pencernaan anak sangat penting untuk hidup yang sehat secara menyeluruh. Anak-anak yang memiliki masalah perut, khususnya gangguan saluran cerna fungsional, akan berdampak tidak hanya pada kesehatan saluran pencernaan mereka saja, namun juga berpengaruh pada tumbuh kembang dan suasana hatinya.

Lantas, apa yang bisa kita lakukan jika terjadi gangguan pencernaan pada anak?

Pertama-tama, cari tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh anak Anda. Dan buatlah perencanaan agar anak mempunyai perut sehat.

Untuk itu mendukung perut sehat si kecil, dapat dilakukan dengan makan makanan cukup serat seperti buah, sayuran, atau asupan tambahan berupa susu pertumbuhan yang tinggi serat.Karena perut yang sehat dapat memberikan 7 kehebatan untuk si kecil.

Referensi: Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Alo Dokter

Baca juga

id.theasianparent.com/perut-kembung-pada-bayi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Astari Poetri

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • 2 Macam gangguan pencernaan dan pentingnya perut sehat pada anak
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti