TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Fogging Nyamuk Berbahaya untuk Pernapasan? Cek Faktanya Yuk!

Bacaan 4 menit
Fogging Nyamuk Berbahaya untuk Pernapasan? Cek Faktanya Yuk!

Fogging nyamuk bertujuan untuk mencegah penualaran virus dengue penyebab demam berdarah. Lantas, bagaimana efeknya jika gas fogging terhirup?

Banyak orang bertanya-tanya, apa efeknya jika gas fogging terhirup? Benarkah fogging nyamuk berbahaya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak ulasannya tentang fogging berikut ini, ya, Parents!

Fogging atau pengasapan biasa dilakukan di daerah pemukiman padat penduduk, terutama pada saat musim demam berdarah. Fogging ini berfungsi untuk membunuh nyamuk Aedes aegypti dewasa yang bisa menularkan virus dengue pada manusia. Saat penyemprotan, gas tersebut mungkin akan ikut terhirup oleh manusia. 

Fogging Nyamuk Berbahaya?

fogging nyamuk berbahaya

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), obat untuk fogging nyamuk DBD sudah diracik sedemikian rupa sehingga tidak membahayakan manusia atau hewan peliharaan. Kandungan insektisida dalam gas tersebut sangat minim sehingga hanya mampu membunuh serangga sekecil nyamuk.

Di Indonesia, Insektisida yang biasa digunakan dalam fogging nyamuk adalah jenis pirethroid, misalnya deltamethrin, permethrin, alpha-cypermethrin, cyfluthrin, dan lambdacyhalothrin. Bahan aktif yang terdapat dalam insektisida ini dapat menembus lapisan kulit tubuh nyamuk, bisa juga membunuh serangga.

fogging nyamuk berbahaya

Gigitan nyamuk dapat menyebabkan demam berdarah

Pirethroid  juga banyak digunakan pada pembasmi nyamuk semprot rumahan yang dijual di supermarket. Hanya saja pada proses fogging, insektisida melalui proses tertentu dan menggunakan alat khusus, sehingga akan keluar dalam bentuk droplet yang sangat kecil.

Dalam jumlah kecil, asap yang terhirup tidak menimbulkan efek samping pada manusia. Akan tetapi, jika terhirup dalam jumlah besar, gas fogging bisa mengganggu kesehatan manusia.

Artikel terkait: Demam berdarah renggut nyawa 8 anak di Blitar, peringatan untuk Parents!

Efek Samping Fogging jika Terhirup dalam Jumlah Besar

fogging nyamuk berbahaya

Berikut ini adalah beberapa efek samping yang mungkin muncul jika Parents terpapar asap fogging dalam jumlah besar:

  • Mata perih dan berair
  • Batuk-batuk
  • Sulit bernapas
  • Sakit kepala
  • Iritasi kulit
  • Lemas

Selain itu, dampak negatif fogging nyamuk juga bisa dialami jika cairan racun mengenai kulit atau tidak sengaja tertelan. Tak hanya beberapa gejala di atas, paparan insektisida dalam jumlah besar juga dapat menyebabkan keracunan insektisida yang ditandai dengan munculnya beberapa gejala, antara lain:

  • Gangguan penglihatan
  • Keringat berlebih
  • Produksi air liur berlebih
  • Muntah
  • Sesak napas
  • Sakit perut
  • Detak jantung dan tekanan darah menurun

Jika mata iritasi karena gas fogging, cuci mata dengan air bersih yang mengalir selama kira-kira 15 menit. Begitu juga jika kulit Parents bereaksi terhadap gas fogging. Segera bilas dengan air bersih yang mengalir dan ganti pakaian.

Lakukan Ini Jika Hendak Fogging Nyamuk di Rumah!

fogging nyamuk berbahaya

Apabila fogging dilakukan di dalam atau area sekitar rumah Parents, lakukan langkah-langkah berikut untuk mencegah efek samping yang mungkin terjadi:

  • Keluarlah dari rumah jika rumah hendak di fogging, tinggalkan beberapa jam setelah fogging dilakukan, agar Parents dan si kecil tidak menghirup gas fogging.
  • Kosongkan bak mandi atau wadah penampungan air sebelum penyemprotan dilakukan.
  • Tutupi barang-barang di rumah dengan koran dan simpan alat makan, baju, atau handuk, di tempat yang rapat.
  • Jangan biarkan ada makanan atau bahan makanan yang diletakkan di tempat terbuka.
  • Gunakan masker selama fogging dilakukan dan beberapa saat setelahnya.
  • Bersihkan permukaan furniture atau perabot rumah tangga yang terkena asap.

Artikel terkait: Angkak, obat demam berdarah yang ampuh tingkatkan trombosit

Apakah Fogging Efektif Memberantas Nyamuk?

Fogging Nyamuk Berbahaya untuk Pernapasan? Cek Faktanya Yuk!

Hingga saat ini, fogging nyamuk masih direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI maupun Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sebagai langkah mencegah wabah demam berdarah. Fogging dapat membunuh nyamuk dewasa pembawa penyakit demam berdarah (DBD).

Meski demikian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan fogging, seperti:

  1. Gunakan dosis insektisida yang tepat. Penggunaan dosis yang tepat tidak akan membahayakan kesehatan manusia.
  2. Perhatikan arah angin saat fogging. Penyemprotan harus dilakukan dengan melihat arah angin, agar gas fogging nyamuk tidak mengganggu pandangan atau kenyamanan dalam beraktivitas.
  3. Fogging nyamuk sebaiknya dilakukan pada pagi (jam 7-10) atau sore (jam 15-17). Pada siang hari, nyamuk sedang tidak beraktivitas dan gas fogging mudah menguap karena teriknya udara.

Apa yang Parents Bisa Lakukan untuk Mencegah DBD?

fogging nyamuk berbahaya

Petugas sedang melakukan fogging

Salah satu cara yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah 3M Plus, yaitu:

  1. Menguras dan membersihkan tempat penampungan air, seperti bak mandi, drum, ember, dan sebagainya.
  2. Menutup rapat-rapat tempat penampungan air untuk menghindari nyamuk bersarang di dalamnya.
  3. Memanfaatkan limbah dan barang bekas (daur ulang) agar tidak menjadi tempat nyamuk DBD berkembang biak.
  4. Menggunakan obat antinyamuk
  5. Membersihkan lingkungan rumah
  6. Memberikan larvasida ke dalam penampungan air yang sulit dibersihkan atau dikuras. 

Selain itu menurut penelitian, pencegahan DBD dapat dilakukan dengan beberapa teknik kimia, biologi dan fisik. Secara kimia yaitu pengasapan dan abatisasi. Pencegahan biologi dengan memelihara jenis ikan nila merah, ikan guppy dan ikan cupang.

****

Jadi, fogging nyamuk berbahaya jika digunakan dalam dosis yang tidak tepat. Sebaliknya, tergolong aman apabila digunakan sesuai petunjuk. Jangan lupa, tetap perhatikan berbagai langkah untuk meminimalisir efek sampingnya, ya, Parents.

Artikel telah ditinjau oleh:
dr. Gita Permatasari
Dokter Umum dan Konsultan Laktasi

 

Baca juga:

Kenali Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) Agar Anak-anak Terhindar Darinya

7 Obat demam berdarah dari bahan alami ini bisa Bunda buat di rumah

Cerita mitra kami
Stimulasi Kemampuan Motorik Anak dengan 5 Aktivitas Sederhana, Bisa Coba di Rumah!
Stimulasi Kemampuan Motorik Anak dengan 5 Aktivitas Sederhana, Bisa Coba di Rumah!
5 Kombinasi Makanan yang Harus Dihindari, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
5 Kombinasi Makanan yang Harus Dihindari, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
10 Bumbu MPASI Bayi Penyedap Rasa dari Rempah-Rempah
10 Bumbu MPASI Bayi Penyedap Rasa dari Rempah-Rempah
Sering Timbul di Leher, Ini Cara Mengobati Infeksi Jamur pada Kulit Bayi
Sering Timbul di Leher, Ini Cara Mengobati Infeksi Jamur pada Kulit Bayi

Terkena demam berdarah saat hamil, ibu dan bayinya ini hampir kehilangan nyawa

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

Diedit oleh:

dr.Gita Permatasari

  • Halaman Depan
  • /
  • Cek Fakta
  • /
  • Fogging Nyamuk Berbahaya untuk Pernapasan? Cek Faktanya Yuk!
Bagikan:
  • 5 Fakta Menarik Pink Moon, Bulan Purnama Terbesar Hingga Bulan Paskah

    5 Fakta Menarik Pink Moon, Bulan Purnama Terbesar Hingga Bulan Paskah

  • 10 Mitos dan Fakta Seputar Sindrom Down, Jangan Sampai Salah!

    10 Mitos dan Fakta Seputar Sindrom Down, Jangan Sampai Salah!

  • Sejarah Kartu Pos di Dunia, Diciptakan Demi Alasan Efisiensi

    Sejarah Kartu Pos di Dunia, Diciptakan Demi Alasan Efisiensi

  • 5 Fakta Menarik Pink Moon, Bulan Purnama Terbesar Hingga Bulan Paskah

    5 Fakta Menarik Pink Moon, Bulan Purnama Terbesar Hingga Bulan Paskah

  • 10 Mitos dan Fakta Seputar Sindrom Down, Jangan Sampai Salah!

    10 Mitos dan Fakta Seputar Sindrom Down, Jangan Sampai Salah!

  • Sejarah Kartu Pos di Dunia, Diciptakan Demi Alasan Efisiensi

    Sejarah Kartu Pos di Dunia, Diciptakan Demi Alasan Efisiensi

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti