TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kenali Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) Agar Anak-anak Terhindar Darinya

Bacaan 3 menit
Kenali Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) Agar Anak-anak Terhindar Darinya

Parents, sudah kita ketahui bahwa Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit daerah tropis yang bisa mematikan dan ternyata belum ada obatnya. Kenali gejalanya agar anak-anak terhindar darinya.

Parents, sudah kita ketahui bahwa Demam Berdarah Dengue (DBD)  adalah penyakit daerah tropis yang bisa mematikan dan ternyata belum ada obatnya.

Indonesia merupakan negara kedua setelah Brazil yang mempunyai kasus demam berdarah dengue tertinggi di dunia.  Ini bukan berita baru, mungkin kita sudah terlalu sering kita mendengar berita anak-anak maupun orang dewasa terkena demam berdarah.

Tetapi apakah kita sudah benar-benar tahu tentang apa itu DBD?  Yuk kita refresh ingatan kita tentang Demam Berdarah Dengue, agar kita lebih waspada.

Gejala Demam Berdarah (DBD)

Gejala demam berdarah biasanya di awali dengan demam tinggi yang bisa mencapai 41 derajat celcius, badan menggigil, sakit kepala, nyeri sendi, otot dan tulang, serta rasa sakit di belakang bola mata.

Parents, sebaiknya cermati pola demam yang di alami anak-anak karena penting untuk menganalisa apakah demam tersebut diakibatkan oleh demam berdarah atau penyakit lain.

Lakukan pertolongan pertama saat anak demam yaitu memastikan mereka beristirahat, memberikan banyak cairan dan obat pereda demam sesuai dosis.

Penyebab DBD

Demam berdarah dengue disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegepty dan Aedes albopictus. Logikanya nyamuk itu bisa menggigit kapan saja baik pagi siang atau malam, tapi banyak penelitian menerangkan bahwa nyamuk itu lebih sering menggigit saat pagi, siang, dan sore hari.

Tidak ada satu pun penelitian yang menyebutkan bahwa demam berdarah bisa menular langsung melalui manusia (penderita).

Menurut beberapa penelitian nyamuk ini tidak bisa terbang jauh, hanya sekitar radius 100 meter. Tetapi dengan populasi penduduk yang bertambah dan mobilitas penduduk yang terus meningkat menyebabkan virus ini menyebar semakin luas.

Bagaimana mengobati penderita DBD?

Sampai saat ini belum ada vaksin dan obat khusus untuk mengobati penderita demam berdarah. Saat anak kita mengalami gejala DBD pastikan mereka banyak istirahat, minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi, memberikan obat penurun panas, dan jika sampai 3 hari tidak ada tanda-tanda membaik segera pergilah ke dokter.

Di rumah sakit biasanya akan dilakukan tes laboratorium yang akan mengambil sampel darah untuk diperiksa apakah penderita benar-benar terkena demam berdarah. Di rumah sakit, penderita akan memperoleh perawatan dengan memberikan cairan infus serta pantauan pada tekanan darah.

Baca juga bagaimana angkak dapat membantu stamina penderita demam berdarah di sini.

Pencegahan terhadap DBD  

Parents, ini adalah poin penting bagi kita, bahwa mencegah adalah lebih baik. Sampai saat ini belum ada vaksin penangkal demam berdarah, sehingga cara paling aman adalah menghindari gigitan nyamuk Aedes aegypti baik mereka sedang membawa virus DBD atau tidak.

Berikut adalah cara menghindari gigitan nyamuk :
1. Menyemprot rumah dengan pembasmi nyamuk
2. Membersihkan bak mandi, toren, dispender dan tempat penyimpanan air secara berkala.
3. Memasang kawat nyamuk di seluruh lubang ventilasi rumah
4. Memasang kelambu di ranjang tempat tidur
5. Menggunakan lotion anti nyamuk

6. Bila salah satu anggota keluarga terkena DBD, laporkan ke RT/RW setempat agar segera diadakan penyemprotan nyamuk (fogging) di lingkungan rumah Anda.

Parents, Semoga bermanfaat.

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Baca juga artikel penting lainnya seputar penyakit yang disebabkan oleh nyamuk:

Waspadai Virus Zika

Mengenal Lebih Jauh tentang Chikungunya

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Henti Kresdiana

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Kenali Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) Agar Anak-anak Terhindar Darinya
Bagikan:
  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti