TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Niat, Tata Cara, dan Doa Buka Puasa Ganti Ramadan, Wajib Tahu!

Bacaan 6 menit
Niat, Tata Cara, dan Doa Buka Puasa Ganti Ramadan, Wajib Tahu!

Bagi yang ingin melaksanakan puasa qada atau pengganti puasa Ramadan, yuk, simak niat dan doa buka puasa selengkapnya di sini!

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Doa buka puasa ganti sangat krusial untuk dicari tahu. Jangan sampai Anda menunggu hingga Ramadan berikutnya dulu untuk mengganti utang puasa, ya. 

Kalau memang lupa tata caranya, berikut ini kami rangkum niat hingga doa buka puasa ganti yang bisa Anda lafalkan. Baca sampai habis, ya!

Artikel Terkait: Tata Cara Puasa Syawal, Bolehkah Dilaksanakan Sekaligus Bersama Utang Puasa Ramadan?

Daftar isi

  • Apa Itu Puasa Qada?
  • Bagaimana Hukumnya Jika Kita Tidak Melaksanakan Puasa Ganti?
  • Bagaimana Tata Cara Puasa Qada?
  • Apa Niat Puasa Ganti?
  • Apa Doa Buka Puasa Ganti?

Apa Itu Puasa Qada?

Doa buka puasa ganti

Puasa qada adalah puasa pengganti jika seseorang berhalangan atau tidak bisa berpuasa selama bulan Ramadan.

Adapun seseorang yang berhalangan puasa tersebut disebabkan karena suatu alasan di mana kondisi mereka tengah dilarang atau tidak diwajibkan berpuasa oleh agama. Kondisi yang dimaksud adalah:

  • Perempuan yang sedang haid atau nifas
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Musafir atau orang yang bepergian jauh
  • Orang yang sedang sakit keras sehingga tidak memungkinkan berpuasa
  • Usia lanjut
  • Orang yang pekerjaannya sangat berat.

Berdasarkan surat Al-Baqarah ayat 184, apabila seseorang tidak menjalani puasa wajib selama bulan Ramadan, maka mereka perlu menggantinya dengan berpuasa qada atau pengganti sebelum Ramadan berikutnya tiba.

Hal tersebut juga tertulis dalam buku Fiqih Islam Wa Adilatuhu karya Prof. Dr. Wahbah Az Zuhaili.

Di sana, seperti mengutip dari laman Detik, disebutkan bahwa waktu melaksanakan puasa qada adalah setelah bulan Ramadan hingga datang bulan Ramadan berikutnya. 

Artikel Terkait: 6 Pertanyaan Seputar Bayar Utang Puasa Ramadhan, Bolehkah Digabung dengan Puasa Lain?

Bagaimana Hukumnya Jika Kita Tidak Melaksanakan Puasa Ganti?

Niat, Tata Cara, dan Doa Buka Puasa Ganti Ramadan, Wajib Tahu!

Melansir dari laman Niatpuasa.com, apabila pelaksanaan qada ditunda karena sengaja atau tidak diketahui alasan atau halangan (uzur) yang sah menurut agama, maka hal tersebut menjadi haram dan berdosa hukumnya bagi seseorang tersebut.

Akan tetapi, jika penundaan disebabkan karena seseorang uzur, maka ia tidaklah berdosa.

Meski begitu, apabila seseorang menunda pelaksanaan qada sampai bulan Ramadan berikutnya datang karena suatu kondisi atau halangan, ia wajib membayar kafarat (fidyah). 

Hal ini tertulis dalam firman Allah seperti yang tertulis dalam surat Al-Baqarah ayat 184 yang memiliki arti:

“Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidiah. Yaitu memberi makan seorang miskin.”

Mengutip laman Suara, ukuran satu fidiah adalah setengah sho’, kurma atau gandum atau beras, yaitu sebesar 1,5 kg beras. 

Artikel terkait: Tata Cara dan Niat Ganti Puasa Ramadhan yang Ditinggalkan

Bagaimana Tata Cara Puasa Qada?

Niat, Tata Cara, dan Doa Buka Puasa Ganti Ramadan, Wajib Tahu!

Puasa qada atau pengganti harus dilaksanakan sesuai dengan jumlah hari seseorang batal puasa saat bulan Ramadan.

Misalnya, Bunda batal puasa 7 hari karena menstruasi, maka pelaksanaan puasa gantinya pun harus dilakukan selama 7 hari.

Aturan ini juga tertulis dalam surah Al-Baqarah ayat 148.

Tata cara pelaksanaan puasa pengganti ini juga sebenarnya sama dengan puasa Ramadan atau puasa sunah pada umumnya.

Hal yang membedakan hanyalah bacaan niat puasanya. Berikut tata cara melaksanaan puasa qada:

  • Membaca niat puasa qada Ramadan pada malam menjelang puasa
  • Apabila sempat, usai salat Isya Anda bisa membaca Al-Quran atau berdzikir agar pahala bertambah
  • Sahur dan laksanakan salat sunah tahajud apabila sempat
  • Puasa dilaksanakan setelah Subuh atau terbit fajar hingga magrib atau terbenamnya matahari
  • Membaca doa berbuka puasa

Apabila seseorang tidak mengganti puasanya hingga masuk bulan Ramadhan tahun berikutnya, padahal ia dalam keadaan mampu dan sempat, maka ia berdosa.

Orang yang meninggal dunia dan belum sempat mengganti hutang puasanya di bulan Ramadan padahal ia mampu, maka ahli warisnya wajib membayar tunggakan itu.

Apa Niat Puasa Ganti?

Doa buka puasa ganti

Berikut bacaan niat puasa ganti atau qada Ramadan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءٍ فَرْضَ رَمَضَانً ِللهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shouma ghodin ‘an qadaa’in fardho romadhoona lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat puasa esok hari karena mengganti fardu Ramadan karena Allah Ta’ala”

Ada juga bacaan niat versi kedua yang pernah dilafalkan Rasulullah SAW, yaitu:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Latin: Dzahabadh dhoma-u wabtalatil uruqu wa tsabatal ajru insyaa-allah.

Artinya: Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap insya Allah.

Artikel Terkait: Jangan dilewatkan, ini 5 amalan sunah ketika berbuka puasa

Sama seperti niat puasa umumnya, bacaan niat puasa qada perlu dilakukan secara sungguh-sungguh.

Hal ini karena bacaan dan niat seseorang sebelum melakukan puasalah yang akan menentukan sah atau tidaknya amalan tersebut. 

Selain itu, niat puasa qada juga sebenarnya boleh digabungkan dengan niat puasa lainnya.

Hal ini tertulis pada sebuah qaul ulama dalam kitab halaman 2 juz 271 yang artinya:

“Hukumnya boleh dan mendapat pahala keduanya, yaitu menggabungkan niat beberapa puasa sunah seperti puasa Arofah dan puasa Senin atau Kamis adalah boleh dan dinyatakan mendapat pahala keduanya. Sebagaimana dikemukan oleh Imam Al-Kurdi.”

Apa Doa Buka Puasa Ganti?

Niat, Tata Cara, dan Doa Buka Puasa Ganti Ramadan, Wajib Tahu!

Doa berbuka puasa ganti sebenarnya sama dengan doa berbuka puasa syawal. Anda bisa membaca doa berikut ketika hendak berbuka:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allaahumma lakasumtu wabika aamantu, wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin

Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman. Kepada-Mu aku berserah, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa). Dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.”

Melansir buku Doa dan Zikir Makbul karya Abu Hurairah Abdul Salam, ada dua bacaan doa buka puasa ganti bulan Ramadan yang bisa diamalkan.

1. Versi Pertama

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Latin: Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru in sya Allah.

Artinya: “Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insyaAllah.”

2. Doa Buka Puasa Versi Kedua

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَي رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ‘ala rizqika afthortu bi rahmatika ya arhamar rahimin.

Artinya: “Ya Allah, hanya kepada-Mu hamba berpuasa, hanya kepada-Mu hamba percaya, dan hanya dengan rezeki dari-Mu hamba berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang Maha Penyayang.”

Artikel Terkait: Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

Lebih lanjut, tidak ada jam yang pasti untuk melafalkan doa ganti puasa karena adanya perbedaan waktu di seluruh belahan dunia.

Rasulullah SAW telah memberi pedoman tentang waktu yang tepat untuk berbuka puasa yang dapat disesuaikan pada masing-masing wilayah.

Namun, masih terdapat perbedaan pendapat menurut Maryam Kinanti N dalam buku Dahsyatnya 7 Puasa Wajib, Sunnah, dan Thibbun Nabawi.

Ada yang menyatakan doa berbuka puasa dibaca setelah seseorang berbuka atau pertama kali membatalkan puasa dengan air, kurma, atau semacamnya.

Ada juga sebagian ulama mengatakan bahwa doa buka puasa diucapkan sebelum berbuka puasa dan sebagian yang lain tidak menetapkan waktu membacanya. Hal ini berlaku bagi puasa qadha Ramadan maupun puasa lainnya.

Nah, itulah tata cara, niat, dan doa buka puasa ganti yang bisa Anda terapkan.

Segeralah melakukan puasa ganti atau qada Ramadan apabila Parents belum melaksanakannya, terutama ketika tidak memiliki uzur yang sah menurut agama.

Semoga bermanfaat!

***

Baca Juga: 

Muntah Akibat Morning Sickness, Apakah Puasanya Batal?

Kisah Puasa Pertama Salman, Sebuah Dongeng untuk Ajarkan Makna Puasa kepada Anak

Beragam penyakit yang rentan terjadi saat puasa, waspada ya Parents!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Ramadan MomTAP
  • /
  • Niat, Tata Cara, dan Doa Buka Puasa Ganti Ramadan, Wajib Tahu!
Bagikan:
  • Bacaan Ayat Kursi Lengkap, Arti, dan Keutamaan Mengamalkannya

    Bacaan Ayat Kursi Lengkap, Arti, dan Keutamaan Mengamalkannya

  • 10 Hadist tentang Silaturahmi Lengkap dengan Keutamannya

    10 Hadist tentang Silaturahmi Lengkap dengan Keutamannya

  • 12 Bacaan Sholawat Nabi yang Dianjurkan, Lengkap dengan Artinya

    12 Bacaan Sholawat Nabi yang Dianjurkan, Lengkap dengan Artinya

  • Bacaan Ayat Kursi Lengkap, Arti, dan Keutamaan Mengamalkannya

    Bacaan Ayat Kursi Lengkap, Arti, dan Keutamaan Mengamalkannya

  • 10 Hadist tentang Silaturahmi Lengkap dengan Keutamannya

    10 Hadist tentang Silaturahmi Lengkap dengan Keutamannya

  • 12 Bacaan Sholawat Nabi yang Dianjurkan, Lengkap dengan Artinya

    12 Bacaan Sholawat Nabi yang Dianjurkan, Lengkap dengan Artinya

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti