TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Niat Puasa Ganti Ramadan dan Tata Cara Lengkapnya

Bacaan 5 menit
Niat Puasa Ganti Ramadan dan Tata Cara Lengkapnya

Berikut ini niat puasa ganti yang perlu Parents ketahui. Niat ganti puasa wajib dilakukan bagi yang meninggalkan puasa di bulan Ramadan.

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Niat puasa ganti atau qadha puasa diucapkan sebagai tanda berniat mengganti puasa Ramadan yang pernah ditinggalkan. Bagi Parents yang berniat mengganti atau mengqadha puasa di bulan Syawal, berikut ini bacaan niatnya.

Artikel terkait: 9 Penyebab batalnya puasa Ramadan, catat ya Parents!

Daftar isi

  • Apa Itu Puasa Ganti atau Qadha Puasa?
  • Apa Bacaan Niat Qadha Puasa?
  • Waktu Mengqhada Puasa
  • Hukum Menggabungkan Niat Puasa Ganti dan Puasa Syawal
  • Pertanyaan Populer

Apa Itu Puasa Ganti atau Qadha Puasa?

Qadha puasa berarti mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan karena alasan yang diperbolehkan. Misalnya, tidak puasa karena perjalanan jauh, ibu hamil, menyusui ataupun sehabis melahirkan.

Lalu, orang yang sakit, dan sebab darurat lainnya yang memperbolehkan tak berpuasa menurut agama.

Akan tetapi, orang-orang yang memiliki utang puasa Ramadan dianjurkan untuk mengqadha segera utang puasanya.

Setelah utang puasa Ramadan terbayar, maka ia boleh melanjutkannya dengan puasa sunah Syawal.

Niat Puasa Ganti Ramadan dan Tata Cara Lengkapnya

Mereka yang meninggalkan puasa di bulan Ramadan harus mengganti puasa wajib tersebut di luar bulan Ramadan.

Tak luput, wajib membaca niat puasa qadhanya di malam hari, setidaknya menurut Mazhab Syafi’i.

Disyaratkan membaca niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadan, puasa qadha, atau puasa nazar.

Syarat ini berdasar pada hadis Rasulullah SAW, yakni siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.

Apa Bacaan Niat Qadha Puasa?

Bacaan niat ganti puasa atau qadha adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT.”

Kapan Sebaiknya Mengqadha Puasa?

Niat Puasa Ganti Ramadan dan Tata Cara Lengkapnya

Puasa sunah Syawal sangat dianjurkan mengingat kebesaran keutamaan yang terkandung di dalamnya. Orang yang berpuasa sunah selama enam hari di bulan Syawal setelah puasa Ramadan, seolah mendapatkan pahala puasa setahun penuh.

Adapun mereka yang tidak berpuasa Ramadan tanpa uzur diharamkan untuk mengamalkan puasa sunah Syawal. Mereka wajib mengqadha segera utang puasanya atau melakukan niat ganti puasa. Sedangkan mereka yang tidak berpuasa Ramadan karena uzur tertentu, makruh mengamalkan puasa sunah Syawal.

Artikel terkait: Ramadan tiba tapi hutang puasa belum dibayar, bagaimana hukumnya?

Apakah Niat Puasa Ganti dan Puasa Syawal Bisa Sekaligus?

Apakah menggabungkan puasa qadha dan puasa syawal tetap sah? Bagaimana dengan pahalanya, apakah kalau diniatkan dengan dua puasa sekaligus dapat dua pahala?

Dari Abu Ayyub Al-Anshary radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Man shoma romadhona, tsumma atba’ahu sittan min syawwalin, kaana ka shiyaamiddahr

Artinya: 
“Siapa yang melakukan puasa Ramadan lantas ia ikutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu seperti berpuasa setahun penuh.” (HR. Muslim, no. 1164).

Lantas, apakah sah menggabungkan niat puasa qadha’ Ramadan dan puasa enam hari di bulan Syawal?

Dalam hal ini dibedakan antara sahnya ibadah dan konsekuensi pahala. Bila dilihat dari sisi sahnya ibadah, siapa yang berpuasa dengan dua niatan, maka puasanya sah. Ia mendapatkan pahala pokok puasa.

Kemudian, dari sisi pahala, ia tidak mendapatkan pahala puasa Syawal (setahun penuh berpuasa) karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyaratkan berpuasa Ramadan dulu lalu berpuasa Syawal.

Apakah Harus Dilakukan Berurutan?

Aturan mengenai wajib maupun tidaknya puasa dilakukan berurutan memiliki pendapat yang berbeda. Pertama, sebagian ulama mengungkapkan bahwa puasa yang ditinggalkan dalam waktu berurutan hendaknya diganti secara berurutan juga.

Lalu, pendapat kedua menyebutkan bahwa mengganti puasa tidak diwajibkan berurutan. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW, yakni:

“Qadha’ (puasa) Ramadan itu, jika ia berkehendak, maka ia boleh melakukannya terpisah. Dan jika ia berkehendak, maka ia boleh melakukannya berurutan. ” (HR. Daruquthni, dari Ibnu ‘Umar).

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Pendapat Madzhab Syafii tentang Menggabungkan Niat Ganti Puasa atau Niat Puasa Qadha dan Syawal

Niat Puasa Ganti Ramadan dan Tata Cara Lengkapnya

  1. Menggabungkan dua niat, yakni niat qadha dan niat puasa enam hari Syawal, maka pahala qadha dan pahala sunah enam hari Syawal tetap dapat. Demikian ada kesamaan antara pendapat Ar-Ramli dan Al-Haitami.
  2. Hanya berniat qadha, sedangkan puasa Syawal diniatkan untuk ditunda setelah qadha, maka pahala yang diperoleh hanya qadha saja, sedangkan pahala puasa enam hari di bulan Syawal tidak didapatkan. Dalam hal ini, Al-Haitami dan Ar-Ramli bersepakat.
  3. Hanya berniat qadha, tapi tidak berniat puasa Syawal setelah qadha, maka pahala yang diperoleh adalah pahala qadha dan mendapatkan pahala puasa sunnah enam hari Syawal sebagai jaminan (dhamnan). Sebab maksudnya adalah menyibukkan diri dengan puasa pada bulan Syawal. Al-Haitami menyatakan untuk bentuk ini, ia hanya mendapatkan pahala qadha’ sebagaimana yang diniatkan.

Kesimpulannya, siapa yang menginginkan pahala sempurna seperti puasa setahun penuh, hendaklah ia mendahulukan menunaikan qadha puasa dari puasa Syawal.

Adapun mengggabungkan niat puasa Syawal dan niat qadha atau mendahulukan puasa Syawal dari qadha, puasanya sah, tapi pahala sempurna (puasa setahun penuh) tidaklah diperoleh. Jika ingin mendapatkan pahala puasa setahun penuh, lakukanlah qadha puasa lalu diikuti puasa enam hari di bulan Syawal.

Pertanyaan Populer Terkait Niat Puasa Ganti

Kapan waktu yang tepat untuk mengganti puasa?

Mengganti puasa Ramadan yang terlewat karena halangan tertentu bisa dilakukan kapan pun pada hari lain setelah bulan Ramadan selesai dan sebelum bulan Ramadan berikutnya tiba, yakni mulai dari bulan Syawal hingga bulan Sya’ban. Idealnya, setelah bulan Ramadan tersebut berakhir, Parents harus segera menggantinya selama tidak berhalangan dan bukan di hari-hari yang dilarang untuk berpuasa. 

Apakah boleh membayar utang puasa Ramadan dengan puasa senin kamis?

Puasa Qadha Ramadan atau utang puasa saat Ramadan bisa dilakukan kapan saja, termasuk saat bertepatan dengan hari puasa Senin Kamis. Asalkan, niat yang dilafalkan tetap niat untuk mengqadha puasa, dan bukan puasa sunnah. Mengingat, utang puasa Ramadan hukumnya wajib.

Apakah boleh mengganti puasa tanpa sahur?

Berpuasa apa pun tanpa sahur sebenarnya diperbolehkan, baik karena disengaja atau tidak. Sahur sendiri bukanlah syarat sah berpuasa. Yang paling penting dalam berpuasa adalah niat, yang termasuk syarat sahnya. 

Apakah boleh mengganti puasa tanpa niat?

Niat adalah syarat sah dalam berpuasa. Jadi, apabila mengganti puasa tanpa niat di malam hari hingga terbitnya fajar, dianggap tidak sah. 

Demikian informasi tentang niat puasa ganti untuk Parents. Semoga bermanfaat.

****

Baca juga:

8 Macam Puasa Sunah, Bisa Diamalkan Setelah Bulan Ramadan

Bolehkah Puasa Syawal dan Qadha Puasa Wajib Dilakukan Bersamaan? Ini Hukumnya

5 Manfaat Gerakan Shalat Bagi Kesehatan Fisik dan Mental, Parents Sudah Tahu?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

febri

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Niat Puasa Ganti Ramadan dan Tata Cara Lengkapnya
Bagikan:
  • 10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

    10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

  • Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

    Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

  • 10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

    10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

  • Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

    Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti