Jika si Kecil beranjak memasuki usia 1 tahun 3 bulan, penting bagi Bunda mengetahui berapa patokan berat badan bayi yang normal sesuai dengan usianya di 15 bulan ini.
Berat badan merupakan salah satu faktor yang menentukan tumbuh kembang bayi sudah ideal atau belum.
Memahami berat badan ideal bayi juga dapat menjadi acuan untuk melihat ada atau tidaknya risiko masalah terkait status gizi seperti gizi buruk, stunting, kwashiorkor dan marasmus, hingga obesitas.
Lalu, sebenarnya berapa ya, berat badan yang ideal untuk usia bayi 15 bulan? Baca artikel ini sampai habis, ya!
Berapa Berat Badan Bayi 15 Bulan yang Normal?

Menurut data World Health Organization (WHO), rata-rata berat badan bayi 15 bulan yang normal adalah 9,6kg untuk anak perempuan dan 10,3kg untuk anak laki-laki.
Sementara untuk tinggi badan anak, akan berbeda pula. Tinggi rata-rata adalah 77,5cm untuk anak perempuan dan 79,2cm untuk anak laki-laki.
Perkembangan anak berbeda-beda dan itu bukan menjadi patokan pasti. Selama bayi mengalami kenaikan berat badan dan tumbuh secara sehat.
Hal ini seperti yang tercermin dalam kurva positif pada grafik pertumbuhan.
Oleh karena itu, pastikan Si Kecil telah mendapat konsultasi rutin dengan dokter spesialis anak untuk mencegah stunting di usia dini.
Artikel terkait: Berat serta Tinggi Badan Ideal Anak dan Bayi, Ini Rumus Menghitungnya!
Apa Makanan Penambah Berat Badan Bayi 15 Bulan?
Makanan penambah berat badan bayi 15 bulan di antaranya ada alpukat, pisang, telur, ikan, brokoli, hingga susu dan turunannya.
Perlu Bunda tahu, ada 2 penyebab umum yang mungkin menjadi alasan mengapa berat badan anak Bunda kurang. Pertama, pengaruh dari genetik atau keturunan. Kedua, asupan makanan yang tidak optimal sehingga penyerapan nutrisi pada tubuh anak kurang.
Untuk itu, Bunda bisa menyiasatinya dengan memberikan asupan makanan penambah berat badan sehingga yang sebelumnya berat badan Si Kecil kurang dari batas normal bisa terkejar. Berikut penjelasan lengkap seputar makanan penambah berat badan bayi:
1. Alpukat

Alpukat adalah salah satu makanan penambah berat badan terbaik untuk bayi dan balita.
Buah ini mengandung lemak tak jenuh tunggal yang sehat, yang membantu mengurangi kadar LDL sekaligus meningkatkan produksi HDL.
2. Pisang
Pisang kaya akan serat yang membantu pencernaan.
Bunda juga bisa mencampur sereal atau bubur dengan pisang tumbuk dan memberikannya kepada bayi Anda.
Dengan demikian, pisang rendah lemak jenuh dan kolesterol yang membuatnya menjadi makanan penambah berat badan yang sehat untuk bayi.
3. Oatmeal
Berikutnya ialah oatmeal yang merupakan makanan bayi penambah berat badan terbaik karena mengandung karbohidrat dan protein yang sehat.
Untuk menyiapkan oatmeal, sebaiknya campurkan air atau ASI dengan oat agar lembut untuk Si Kecil.
Bisa juga diberikan tanpa dicampur dengan susu penuh lemak tapi versi oatmeal ini mungkin tidak sesuai dengan selera anak.
Bunda bisa memberikan si Kecil pisang tumbuk untuk mendapatkan kalori yang sehat.
4. Selai Kacang
Selai kacang adalah salah satu makanan berkalori tinggi untuk bayi dan anak-anak.
Ini juga mengandung pro-vitamin, mineral dan protein yang diperlukan untuk pertumbuhan yang tepat pada anak-anak.
Selain itu, selai kacang memiliki lemak tak jenuh, antioksidan, dan serat yang menjadikannya makanan lengkap untuk program diet penambahan berat badan anak Anda.
5. Telur

Telur mengandung banyak protein dan lemak sehat yang diperlukan untuk menambah berat badan dalam waktu singkat.
Namun, Bunda harus memasak telur sampai matang untuk menghindari bahaya tersedak yang disebabkan oleh kulit telur.
Anda bisa mengaduknya atau menggulungnya menjadi telur dadar dan menyajikannya setelah direbus atau dipanggang.
6. Ikan
Ikan adalah bagian penting dari rencana diet bayi dengan berat badan yang sehat karena mengandung protein dalam jumlah yang baik, asam lemak omega-3 dan nutrisi penting lainnya yang diperlukan untuk pertumbuhan optimal anak Bunda, lho.
Karenanya ini bisa menjadi salah satu makanan penambah berat badan terbaik untuk balita.
Namun, hindari memberi makan ikan terlalu banyak kepada si kecil karena dapat menyebabkan keracunan merkuri pada anak Anda.
7. Brokoli
Secangkir brokoli rebus bisa menjadi salah satu makanan penambah berat badan terbaik untuk bayi.
Itu sarat dengan protein, serat, mineral, zat besi dan nutrisi lain dalam jumlah tinggi yang diperlukan untuk tubuh yang sehat.
8. Susu dan Turunannya

Susu sapi utuh mengandung lebih banyak lemak alami daripada pilihan rendah lemak atau skim, yang dapat membantu anak-anak obesitas dalam menurunkan berat badan.
Yogurt, mentega, dan keju bisa menjadi pilihan lainnya karena menyediakan kalori lemak dan bergizi untuk penambahan berat badan yang sehat pada bayi.
Ini juga meningkatkan pencernaan, meningkatkan kekebalan, dan membantu masalah lambung.
Artikel terkait: 6 Penyebab Berat Badan Bayi Susah Naik, Jangan Sampai Terabaikan!
Kapan Harus Hubungi Dokter?

Penting bagi Parents untuk memahami bahwa pertumbuhan bayi Anda akan berfluktuasi dari waktu ke waktu tergantung pada makanan yang mereka makan, tidur, dan sebagainya.
Tak lupa juga penting untuk selalu memantau pertumbuhan anak secara rutin dengan membawanya ke Puskesmas atau Posyandu terdekat.
Jika berat badan anak tidak mengalami kenaikan selama 2 kali pemeriksaan rutin berturut-turut, atau jika berat badan Si Kecil naik atau turun secara signifikan, maka inilah saatnya untuk segera bawa ke dokter anak terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Nah, demikian ulasan mengenai berat badan yang normal untuk bayi 15 bulan serta beberapa contoh makanan yang bisa menjadi penambah berat badan Si Kecil.
Semoga bermanfaat!
***
Baca juga:
Ini Berat dan Tinggi Badan Bayi 2 Bulan yang Sehat dan Ideal
Berdampak Krusial, Ini Pentingnya Deteksi Dini Stunting Menurut Dokter
Ketahui Berat Badan Ideal Anak 2 Tahun dan Cara Menambahnya
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.