TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

5 Bahaya Diet Tanpa Nasi, Benarkah Bisa Bikin Koma Seperti Juwita Bahar?

Bacaan 4 menit
5 Bahaya Diet Tanpa Nasi, Benarkah Bisa Bikin Koma Seperti Juwita Bahar?

Benarkah diet tanpa nasi berbahaya dan bisa menimbulkan koma seperti pengalaman Juwita Bahar? Yuk, simak pembahasan selengkapnya di sini!

Baru-baru ini, topik bahaya diet tanpa nasi kerap diperbincangkan oleh warganet. Pasalnya, aktris Juwita Bahar sempat menceritakan pengalamannya yang pernah koma akibat diet ketat. 

Kejadian ini dialaminya pada 2006 silam. Saat itu, sang ayah ingin Juwita tampil maksimal di layar kaca sehingga ia melakukan diet ketat. Perempuan tersebut dilarang memakan nasi selama dua tahun, tetapi bebas mengonsumsi makanan lainnya.

Namun, cara tersebut dinilai tidak sehat. Juwita meyakini bahwa cara diet tersebut akhirnya membuat ia harus  terbaring koma di rumah sakit selama 15 hari.

“Waktu itu aku nggak makan nasi, tapi boleh makan yang lain selama 2 tahun. Jadi, sakit. Padahal, waktu itu aku masih kecil. Masih anak-anak umur 10 tahun. Aku nggak gendut atau gimana, cuma mungkin Papa mau kasih yang terbaik aja ke orang-orang. Pas aku sakit, Papa juga langsung panik dan kalang kabut,” ungkap Juwita seperti yang dikutip dari laman Insertlive. 

Belum diketahui secara pasti apakah diet ketat merupakan penyebab utama Juwita Bahar koma. Pasalnya, koma yang dialami olehnya pada saat itu bisa juga disebabkan oleh virus meningitis yang dialaminya. 

Nah, dari pengalaman Juwita tersebut, benarkah diet tanpa nasi berbahaya dan dapat menimbulkan koma?

Artikel terkait: Apa itu Diet Mayo Clinic? Samakah Diet Mayo dengan Diet Mayo Clinic?

Bahaya dan Aturan Diet Tanpa Nasi yang Perlu Diketahui

bahaya diet tanpa nasi

Secara umum, diet tanpa nasi sebenarnya termasuk dalam salah satu jenis diet. Ini merupakan diet tinggi karbohidrat kompleks, rendah lemak, serta rendah natrium.

Awalnya, jenis diet ini dikembangkan oleh seorang dokter dari Universitas Duke bernama Walter Kepmner, MD. Pada 2006,, jenis diet ini pun menjadi populer ketika ahli nutrisi Kitty Gurkin Rosati mempublikasi ulang melalui bukunya yang berjudul “The Rice Diet Solution”.

Perlu diketahui juga, diet tanpa nasi juga sebenarnya aman. Asalkan, kebutuhan karbohidrat kita tetap dipenuhi dari sumber lain. Hal ini juga disampaikan oleh ahli gizi FKUI Saptawati Bardonoso. 

“Diet tanpa nasi harusnya aman, tentunya bila peran nasi bisa digantikan oleh sumber karbohidrat lain,” ungkapnya seperti yang dikutip dari laman CNN Indonesia.

Selengkapnya, melansir berbagai sumber, berikut merupakan bahaya yang dapat ditimbulkan jika melakukan diet tanpa nasi dan jenis karbohirdrat lain, yakni:

#1. Cepat Merasa Lelah

5 Bahaya Diet Tanpa Nasi, Benarkah Bisa Bikin Koma Seperti Juwita Bahar?

Karbohidrat merupakan salah satu sumber tenaga bagi tubuh. Saat kebutuhan karbohidrat tidak terpenuhi, tubuh akan lebih cepat lelah dan lesu. 

#2. Berat Badan Hilang Berujung Kerusakan Organ

5 Bahaya Diet Tanpa Nasi, Benarkah Bisa Bikin Koma Seperti Juwita Bahar?

Pasokan energi dalam tubuh sangatlah penting. Saat kebutuhan karbohidrat tidak terpenuhi, ini akan mengurangi berat badan seseorang. Namun, kehilangan berat badan ini dinilai tidak baik, terlebih jika terjadinya secara drastis. Dalam jangka waktu lama, kondisi ini pun akan berujung kerusakan organ.

#3. Kadar Gula Darah Rendah

5 Bahaya Diet Tanpa Nasi, Benarkah Bisa Bikin Koma Seperti Juwita Bahar?

Saat masuk ke tubuh, karbohidrat diolah menjadi gula yang berfungsi sebagai sumber tenaga. Karbohidrat yang tidak terpenuhi pun pada akhirnya akan menyebabkan kadar gula darah dalam tubuh menurun.

Artikel terkait: 17 Tanda kondisi kadar gula darah rendah, Parents merasakannya?

#4. Ketosis

5 Bahaya Diet Tanpa Nasi, Benarkah Bisa Bikin Koma Seperti Juwita Bahar?

Merupakan kondisi yang meliputi sakit kepala, sulit berkonsentrasi, mengalami bau mulut, dan timbulnya rasa mual. Ini terjadi saat tubuh kehabisan asupan karbohidrat dan pada akhirnya memecah lemak sebagai energi. 

#5. Koma

bahaya diet tanpa nasi

Dalam kasus terparah, diet ketat tanpa disertai asupan karbohidrat bisa saja menimbulkan kondisi koma. Sama halnya yang dialami oleh kasus Juwita Bahar. 

“Biasanya, koma yang terjadi akibat diet ketat dikaitkan dengan kadar gula darah yang turun drastis sehingga sangat rendah dan mengakibatkan koma tersebut,” ungkap Saptawati. 

Asupan Karbohidrat Tetap Diperlukan oleh Tubuh

5 Bahaya Diet Tanpa Nasi, Benarkah Bisa Bikin Koma Seperti Juwita Bahar?

Masih banyak yang menganggap bahwa karbohidrat adalah jenis nutrisi jahat yang perlu dihindari ketika diet. Namun, faktanya tidak demikian. Karbohidrat justru diperlukan oleh tubuh kita agar bisa berfungsi secara efisien. Tak hanya itu, otak kita juga butuh glukosa sebagai bahan bakar sehingga jenis nutrisi ini sangat penting dikonsumsi tubuh. 

Meski begitu, asupan karbohidrat juga tidak dianjurkan berlebihan. Agar diet tetap sehat, Anda bisa mengonsumsi jenis karbohidrat yang tepat dan dalam jumlah tepat pula. Beberapa jenis karbohidrat yang bisa dikonsumsi sebagai pengganti nasi saat diet di antaranya adalah:

  • Quinoa
  • Roti Gandum
  • Beras Merah
  • Kacang Hitam
  • Ubi Jalar
  • Oatmeal
  • Kentang

bahaya diet tanpa nasi

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Selain itu, mengurangi karbohidrat secara drastis  juga dapat menyebabkan masalah kesehatan tertentu seperti kelelahan atau pun masalah otak. Oleh karena itu, ketika Anda mencoba mengurangi jenis karbohidrat kompleks saat diet, pastikan juga Anda mengonsumsi lebih banyak sayuran, buah-buahan, dan jenis nutrisi lainnya. 

Artikel lainnya: Bumil tidak suka makan nasi, bahayakah bagi janin? Ini penjelasannya

Itulah penjelasan mengenai bahaya diet tanpa nasi dan jenis karbohidrat lain yang pernah dialami Juwita Bahar. Perlu diketahui, kondisi tubuh seseorang berbeda-beda. Maka, tidak ada salahnya Parents berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter atau ahli gizi sebelum melakukan jenis diet apa pun, ya!

***

Baca juga:

Ini Waktu Terbaik Bayi Makan Nasi, Cek!

3 Diet Paling Ngetren, Apa Kelebihan dan Kekurangannya?

Tips Diet Sehat untuk Menurunkan Berat Badan, Parents Jangan Keliru!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • 5 Bahaya Diet Tanpa Nasi, Benarkah Bisa Bikin Koma Seperti Juwita Bahar?
Bagikan:
  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti