Apa itu Diet Mayo Clinic? Samakah Diet Mayo dengan Diet Mayo Clinic?

Apa itu Diet Mayo Clinic? Samakah Diet Mayo dengan Diet Mayo Clinic?

Bila Anda bertanya apa itu Diet Mayo Clinic, banyak pendapat salah kaprah tentang diet yang satu ini. Pantang garam 14 hari bukanlah jawabannya. Simak di sini untuk mengetahui lebih lanjut.

Memiliki tubuh ideal dan sehat merupakan idaman setiap orang. Banyak cara yang dilakukan untuk mendapatkan tubuh yang diinginkan, salah satunya yang cukup terkenal adalah program Diet Mayo Clinic. Mungin Anda bertanya-tanya, apa itu diet Mayo Clinic? Samakah metode tersebut dengan Diet Mayo?

Apa itu diet mayo

Artikel terkait: Busui ingin diet yang aman? Ikuti tips dari pakar gizi berikut ini!

Diet Mayo Vs Diet Mayo Clinic

Secara umum, diet Mayo Clinic merupakan salah satu program diet yang dikembangkan oleh Mayo Clinic dan diperkenalkan dalam buku The Mayo Clinic Diet. Tentu saja hal ini berbeda dengan diet mayo yang sedang marak di kalangan umum.

Secara umum, program diet Mayo Clinic tidak membuat Anda berhenti mengkonsumsi protein tinggi atau nutrisi utama bagi tubuh Anda. Misalnya, lemak, karbohidrat, dan susu, melainkan mengatur pola makan dan aktivitas keseharian Anda.

Pada saat ini, pengertian Diet Mayo Clinic yang beredar di masyarakat seringkali salah. Ketika Anda bertanya apa itu Diet Mayo, mungkin orang lain akan menjawab dengan rentetan menu tanpa garam selama 14 hari.

Bila Anda menemukan program “diet Mayo” semacam ini, pahamilah bahwa program tersebut bukanlah program Diet Mayo Clinic yang sebenarnya. Karena Diet mayo dan juga diet mayo clinic adalah dua hal yang berbeda.

Apa itu diet mayo

Lalu apa itu Diet Mayo Clinic sesungguhnya?

Jika dilihat dari pengertian secara keseluruhan, diet Mayo Clinic pada dasarnya terdiri dari 2 fase. Kedua fase tersebut adalah fase Loose It! dan Life It!

Pada fase Loose It! program ini dinyatakan dapat membantu menurunkan berat badan sebanyak 2,7 kilogram hingga 4,5 kilogram dalam 14 hari dengan cara yang aman dan sehat.

Sedangkan pada fase selanjutnya, yaitu fase Live It! Anda tetap dapat menurunkan berat badan sekitar 1/2 kg per minggu hingga berat ideal tercapai. Berikut merupakan penjelasan dari kedua fase tersebut:

Fase Loose It!

Banyak yang berpendapat bahwa fase ini adalah fase tersulit dari seluruh program diet. Pada fase ini Anda tidak perlu menghitung asupan kalori. Anda boleh ngemil sepuas-puasnya asalkan cemilannya adalah buah dan sayuran. Misalnya apel, pisang, brokoli, buncis, dan sebagainya.

Selain itu, fase ini menitikberatkan pada 15 kebiasaan baik dan buruk. Kebiasaan baik yang harus dilakukan selama 14 hari tersebut antara lain:

  1. Tidak melewatkan sarapan
  2. Makan banyak sayuran dan buah
  3. Hanya mengkonsumsi jenis lemak sehat
  4. Mengkonsumsi whole grain seperti roti gandum atau oatmeal dan sebagainya
  5. Lakukan olahraga selama setidaknya 30 menit setiap hari

Selain itu, beberapa kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan saat menjalankan diet ini adalah:

  1. Kurangi konsumsi gula dan garam
  2. Hindari camilan tidak sehat
  3. Nonton televisi atau bermain ponsel sambil makan atau ngemil

Untuk mengetahui ke-15 kebiasaan secara lengkap, kita harus mengikuti program berbayar Diet Mayo Clinic tersebut.

Program ini sangat berbeda dengan “Diet Mayo” palsu yang menekankan menu tanpa garam selama 14 hari bukan?

Lalu apa itu Diet Mayo Clinic fase Live It?

Artikel terkait: Penelitian: Diet Mediterania Mengurangi Risiko dan Gejala Anak ADHD

Apa itu diet mayo

Fase Live It!

Setelah membiasakan diri dengan kebiasaan baik di 14 hari pertama, Diet Mayo Clinic mulai meminta Anda menghitung porsi makanan yang Anda makan sehari-hari.

Acuannya adalah sebuah piramida makanan. Bagaimana cara membaca piramida tersebut?

 

Buah-buahan dan sayuran :

Merupakan dasar piramida, sehingga perlu dimana dalam porsi terbesar dan dapat Anda konsumsi sebanyak-banyaknya. Jumlah minimal yang Anda konsumsi adalah 3 porsi buah dan 4 porsi sayuran sehngga total 7 porsi per hari.

Karbohidrat :

Anda dapat mengkonsumsi 4 hingga 8 porsi per hari.

Protein / produk susu :

Anda dapat mengkonsumsi 3 hingga 7 porsi per hari.

Lemak :

Anda dapat mengkonsumsi 3 hingga 5 porsi per hari

Gula :

Maksimal 75 kalori per hari

Aktivitas fisik:

Aktivitas fisik yang Anda lakukan adalah 30 menit per hari.

Parents, semoga ulasan kami di atas dapat menjelaskan apa itu Diet Mayo Clinic sesungguhnya. Selamat mencoba.

Baca juga artikel menarik lainnya:

20 Tips Menurunkan Berat Badan Tanpa Olah Raga

Mana Lebih Baik: Makan Buah Sebelum atau Sesudah Makan?

 

 

 

 

 

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner