TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bolehkah Ibu Hamil Makan Cimol? Baca Dulu Aturannya, Bunda!

Bacaan 3 menit
Bolehkah Ibu Hamil Makan Cimol? Baca Dulu Aturannya, Bunda!

Bunda, simak beragam ulasan pentingnya mengenai camilan satu ini!

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Sebagai ibu hamil, penting untuk tidak hanya makan dengan benar, tetapi pastikan makanan yang Anda konsumsi aman dan sehat. Salah satu makanan yang sering dikonsumsi sebagai camilan ialah cimol yang menjadi akronim dari aci digemol. Namun, sebetulnya bolehkah ibu hamil makan cimol?

Seperti namanya, cimol terbuat dari bahan aci yang dipotong kecil-kecil berbentuk persegi atau bulatan.

Setelah digoreng dan dikeringkan, cimol biasa disajikan dengan berbagai bumbu asin, pedas, saos, dan berbagai rasa gurih lainnya.

Camilan ini berasal dari daerah Jawa Barat dan sudah kian populer di berbagai belahan Nusantara.

Nah dalam artikel ini, theAsianparent akan mengulas mengenai topik satu ini. Bunda yang jadi penggemar cimol wajib baca hingga akhir, ya.

Artikel Terkait: Bolehkah Ibu Hamil Makan Nasi Padang? Boleh Kok Bun, Tapi Ada Syaratnya

Daftar isi

  • id.theasianparent.com/bolehkah-ibu-hamil-makan-cimol-baca-dulu-aturannya-bunda/#Bolehkah_Ibu_Hamil_Makan_Cimol" title="Bolehkah Ibu Hamil Makan Cimol? ">Bolehkah Ibu Hamil Makan Cimol?
  • Hal yang Sebaiknya Diperhatikan

Bolehkah Ibu Hamil Makan Cimol?

Jawabannya tentu saja boleh, Bunda. Namun, Bunda sebaiknya tidak sampai berlebihan dalam mengonsumsinya, ya.

Ada baiknya mengonsumsi cimol secukupnya dan tidak terlalu sering.

Terlebih, bila sampai menggunakan bumbu-bumbu yang begitu kuat penyedap rasanya.

Di sisi lain, sebetulnya ibu hamil disarankan untuk mengurangi konsumsi tepung dan penyedap makanan.

Hal ini karena tepung terigu berpotensi menurunkan penyerapan zinc yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan ibu hamil.

Adapun Seng memainkan peran penting dalam perkembangan janin, fungsi sistem kekebalan tubuh, dan pertumbuhan sel.

Jadi, sebetulnya mengonsumsi terlalu banyak tepung maupun makanan lain yang mengurangi penyerapannya dapat merugikan.

Artikel Terkait: Bolehkah ibu hamil makan sushi? Begini penjelasannya Bunda!

Hal yang Sebaiknya Diperhatikan

Pastikan Aman dari Bahan Berbahaya

Meski terbuat dari aci, tetap ada kemungkinan cimol mengandung bahan berbahaya, seperti boraks hingga formalin.

Pewarna tamabahan juga kerap digunakan oleh penjual yang nakal. Oleh karena itu, pastikan Bunda memilih penjual yang terpercaya, ya.

Di sisi lain, proses memasak juga harus higienis agar tidak terkontaminasi.

Oleh karena itu, ibu hamil harus memastikan bahwa cimol yang dikonsumsinya tidak mengandung bahan berbahaya dan dimasak dengan cara higienis.

Berisiko Kenaikan Berat Badan

Di samping risiko penyerapan seng yang bisa berkurang, tepung dapat mengandung kalori dan lemak tidak sehat.

Belum lagi prosesnya yang harus digoreng. Hal ini dapat meningkatkan berat badan dan dampak kesehatan negatif lainnya pada ibu hamil.

Terutama pada Bunda yang sudah memiliki berat badan berlebih, tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya terlalu sering.

Artikel Terkait: Sedang Hamil Ngidam Fast Food, Bolehkah Ibu Hamil Makan Burger?

Ibu Hamil harus Memerhatikan Asupan Penyedap dan Pewarna

Proses penyajian cimol dengan penyedap buatan juga patut diperhatikan.

Bunda harus memerhatikan asupan pewarna, perasa, dan pengawet makanan karena dapat berdampak negatif pada kesehatan.

Terutama bila Bunda memiliki riwayat hipertensi, mengonsumsinya bisa memperparah keadaan.

Pastikan Mengonsumsi Makanan Gizi Seimbang

Hal yang paling penting, Bunda hendaknya selalu memerhatikan asupan gizi seimbang dalam keseharian.

Pastikan mengonsumsi berbagai kebutuhan zat gizi dari beragam makanan.

Penting bagi ibu hamil untuk tetap berpegang pada pola makan yang seimbang dan sehat untuk hasil kesehatan terbaik bagi ibu dan bayinya.

Demikian mengenai ulasannya, Bunda. Semoga bermanfaat, ya.

****

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
17 Sumber Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Hamil
17 Sumber Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Hamil
Ingin Berpuasa Saat Hamil?  Ini Asupan Bernutrisi yang Penting untuk Dipenuhi (Lengkap dengan Menu Sahur dan Berbuka!)
Ingin Berpuasa Saat Hamil? Ini Asupan Bernutrisi yang Penting untuk Dipenuhi (Lengkap dengan Menu Sahur dan Berbuka!)

Baca Juga:

Bolehkah Ibu Hamil Makan Kerupuk? Ini Faktanya Bun

Bolehkah Ibu Hamil Makan Ketoprak? Perhatikan Hal Ini Bun!

Bolehkah Ibu Hamil Makan Lontong Sayur? Cek dulu, Bunda

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

theAsianParent Indonesia

Diedit oleh:

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Kehamilan
  • /
  • Bolehkah Ibu Hamil Makan Cimol? Baca Dulu Aturannya, Bunda!
Bagikan:
  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

    5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

    5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti