TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Fungsi dan Beda Tepung Terigu Protein Tinggi dengan Tepung Protein Rendah

Bacaan 4 menit
Fungsi dan Beda Tepung Terigu Protein Tinggi dengan Tepung Protein Rendah

Ada beberapa jenis tepung terigu yang berbeda dengan fungsi yang berbeda. Untuk apa tepung protein tinggi dan bagaimana cara membedakannya?

Tahukah Parents bahwa ada beberapa jenis tepung terigu yang berbeda? Untuk jenis makanan yang berbeda, diperlukan bahan tepung terigu yang berbeda, misalnya tepung protein tinggi, sedang, rendah, atau perpaduan dari jenis yang berbeda. Beda jenis tepung, beda pula fungsinya.

Tepung terigu sendiri terbuat dari biji gandum yang telah diproses, yaitu dicuci, dikupas, dihaluskan melalui proses penggilingan dan melewati proses pemutihan. Dilansir dari Gramedia, nama terigu berasal dari bahasa Portugis ‘trigo’ yang berarti gandum.

Di Indonesia kita dapat dengan mudah menemukan makanan yang berbahan dasar tepung terigu. Tepung terigu juga dapat menjadi sumber karbohidrat.

Artikel Terkait: Rekomendasi 7 tepung beras pilihan untuk kue lezat andalan keluarga

Tepung Protein Tinggi Digunakan untuk Apa Saja?

Fungsi dan Beda Tepung Terigu Protein Tinggi dengan Tepung Protein Rendah

Sumber: Freepik

Mengutip dari Kompas semakin tinggi kadar protein dalam tepung, maka semakin tinggi pula kandungan glutennya.
Gluten adalah salah satu jenis senyawa asam amino yang membentuk rongga tak beraturan semacam serat kasar dan merupakan bagian dari protein yang terkandung dalam pati. Semakin tinggi kandungan gluten dalam tepung terigu, maka ia dapat mengikat udara lebih banyak.

Dibandingkan jenis tepung lainnya, tepung terigu berprotein tinggi memiliki kandungan gluten dan protein yang paling tinggi. Selain itu, seperti dikutip dari SehatQ, jenis tepung yang kerap disebut bread flour ini kaya akan kandungan vitamin B3 dan tinggi kandungan asam folat.

tepung protein tinggi

Vitamin B3 dimanfaatkan tubuh untuk memproses energi dan memiliki peranan penting dalam memproduksi hormon yang berkaitan dengan seks dan stress. Sementara asam folat adalah vitamin yang mendukung fungsi otak dan memproduksi DNA dan RNA.

Menurut Fatmah Bahalwan, founder Natural Cooking Club (NCC), jenis tepung terigu ini mengandung gluten yang tinggi sehingga adonan yang dihasilkannya dapat mengembang dengan baik. Tepung ini dapat membuat makanan memiliki tekstur yang elastis, kenyal, kokoh.

“Tepung terigu yang proteinnya tinggi ini lebih cocok digunakan pada pembuatan roti atau mi, karena dia sangat kokoh, terutama kalau dipakai untuk roti tawar. Itu (roti) bisa menjulang tinggi tapi nggak mudah roboh,” jelasnya.

Pada umumnya tepung protein tinggi digunakan untuk membuat roti, mi, pasta, kulit martabak, kulit lumpia, atau kulit pangsit.

Artikel Terkait: 10 Jenis Tepung untuk Memasak dan Beragam Jenis Kegunaannya!

Cara Membedakan Tepung Protein Tinggi dan Rendah

tepung protein tinggi

Sumber: Freepik

Karena teksturnya elastis dan sulit putus, maka tepung protein tinggi tidak cocok digunakan untuk membuat kue kering atau kue lainnya yang lembut dan ringan.

Berbeda dengan tepung protein rendah yang akan menghasilkan tekstur makanan yang renyah atau crispy, seperti kerupuk atau gorengan.

Selain itu perbedaan lainnya adalah kandungan proteinnya. Tepung terigu berprotein tinggi mengandung 12-14% protein sedangkan tepung terigu protein rendah hanya sekitar 8 hingga 11% saja.

Fungsi dan Beda Tepung Terigu Protein Tinggi dengan Tepung Protein Rendah

Melansir dari Youtube Sajian Sedap, ada cara tertentu untuk membedakan tepung berprotein tinggi dan rendah dari tampilan fisiknya. Sekilas jika dilihat butiran dan warnanya sama, namun untuk membedakannya Parents dapat menggenggam tepung terigu tersebut.

Tepung terigu protein tinggi tidak akan menggumpal jika digenggam atau ada sedikit pecahannya. Sedangkan tepung terigu protein rendah jika digenggam dan ditekan-tekan teksturnya akan lebih menggumpal.

Fungsi dan Beda Tepung Terigu Protein Tinggi dengan Tepung Protein Rendah

Sumber: Freepik

Artikel Terkait: Hati-hati Bunda! 7 Makanan yang dianggap sehat ini ternyata bisa menyebabkan sakit

Nah, jika Parents memindahkan tepung dari bungkus plastiknya ke dalam wadah terpisah, jangan lupa untuk memberikan label tanda agar tidak tertukar.

Parents bisa menyimpan terlebih dahulu tepung di dalam freezer selama kurang lebih 48 jam untuk membunuh telur serangga yang mungkin ada di dalam tepung.

Setelah itu, gunakan wadah plastik atau kaca yang kedap udara untuk menyimpan tepung dan hindari mencampur tepung yang lama dengan yang baru. Simpanlah tepung di tempat yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Pastikan jenis tepung yang Parents beli sesuai dengan makanan yang hendak dibuat. Ciri-ciri tepung yang baik adalah warnanya yang putih bersih dan tidak kelihatan kusam.

Cerita mitra kami
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Ini Ciri-Ciri Anak Kekurangan Zat Besi, Si Kecil Anda Termasuk?
Ini Ciri-Ciri Anak Kekurangan Zat Besi, Si Kecil Anda Termasuk?
Ini Cara Memastikan Asupan Gula untuk Anak Tidak Berlebihan
Ini Cara Memastikan Asupan Gula untuk Anak Tidak Berlebihan

Perhatikan aroma tepung terigu protein tinggi bebas kotoran dan tidak berbau apak, karena jika iya maka bisa jadi tepung tersebut sudah terkontaminasi jamur atau mikroorganisme lainnya.

Baca Juga:

Manfaat Tepung Gasol untuk Bayi dan Cara Mengolahnya Jadi MPASI

Bolehkah Memberikan Oats untuk Anak yang Baru MPASI?

Mudah Dibuat dan Anti Gagal, Ini 5 Resep Bakwan Jagung yang Enak

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Makanan & Minuman
  • /
  • Fungsi dan Beda Tepung Terigu Protein Tinggi dengan Tepung Protein Rendah
Bagikan:
  • Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

    Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

  • 10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

    10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

  • 20 Makanan Tinggi Kalori untuk Tingkatkan Berat Badan Bayi

    20 Makanan Tinggi Kalori untuk Tingkatkan Berat Badan Bayi

  • Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

    Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

  • 10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

    10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

  • 20 Makanan Tinggi Kalori untuk Tingkatkan Berat Badan Bayi

    20 Makanan Tinggi Kalori untuk Tingkatkan Berat Badan Bayi

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti