TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Tak Punya Empati, Tempat Pengungsian Korban Erupsi Semeru Jadi Tempat Syuting

Bacaan 4 menit
Tak Punya Empati, Tempat Pengungsian Korban Erupsi Semeru Jadi Tempat Syuting

Heboh syuting sinetron di pengungsian Semeru ternyata mendapat kecaman dari banyak pihak.

Lokasi pengungsian korban erupsi Gunung Semeru yang ada di Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Lumajang sedang menjadi buah bibir netizen karena dijadikan sebagai tempat syuting sinetron. Sinetron tersebut berjudul Terpaksa Menikahi Tuan Muda (TMTM).

Hal ini tentu saja menuai kritikan dari banyak orang karena dinilai tak memiliki empati. Bagaimanapun juga, tempat pengungsian adalah tempat yang menampung orang-orang yang sedang terkena bencana gunung meletus.

Tak Punya Empati, Tempat Pengungsian Korban Erupsi Semeru Jadi Tempat Syuting

Kritik dari netizen berawal ketika akun Instagram bernama @cakyo_saversemeru membagikan berbagai foto dan video adegan syuting yang ada di lokasi pengungsian tersebut. Akun ini memberikan caption “Bencana Bukan Drama” pada unggahannya.

“Bencana bukan drama. Ketika kami relawan lokal, yang tidak punya nama untuk membantu saudara sendiri penuh dengan Drama,” tulis akun tersebut.

Baca juga: Ditemukan Meninggal Berpelukan, Ini Kisah Rukmini dan Ibunya Korban Erupsi Semeru

“Sekarang Lokasi Pengungsian Justru dijadikan Lokasi Syuting Sebuah Drama,” lanjut akun tersebut. Akun tersebut juga mengunggah poster yang mengatakan bahwa Lumajang masih berduka akibat letusan Gunung Semeru kemarin.

“Lumajang masih dalam suasana berkabung. Mayat saudara-saudara kita yang terkubur material Semeru masih dalam harapan bisa ditemukan,” tulis akun tersebut sebagaimana dilansir oleh Kompas.com.

“Tim Anda datang kepengungsian hanya untuk shoting film, ditambah lagi aktor dan aktrisnya beradegan pelukan di depan anak-anak. Sungguh sangat menyakiti hati kami,” imbuh akun tersebut yang diamini oleh para pengguna Instagram lainnya.

Syuting Dibuat di Posko Penanggal

Tak Punya Empati, Tempat Pengungsian Korban Erupsi Semeru Jadi Tempat Syuting

Rayyan Agung, salah satu relawan mandiri bercerita bahwa syuting itu dibuat di Posko Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Lumajang pada hari Selasa (21/12/2021) yang lalu. Rayyan sangat menyayangkan adanya kegiatan syuting di lokasi pengungsian mengingat ada banyak korban bencana yang masih belum ditemukan.

“Banyak warga yang kehilangan tempat tinggal serta saudara, ibu, ayah dan keluarga lainnya,” jelas Rayyan.

Rayyan mengungkapkan bahwa kegiatan dan tayangan sinetron tersebut belum tentu memberikan banyak manfaat untuk korban yang terkena semburan awan panas dari Gunung Semeru. Para pengungsi dibuat keheranan mengapa tempat pengungsian menjadi lokasi syuting sinetron.

Baca juga: 5 Ibu Hamil Melahirkan di Posko Pengungsian Gunung Semeru, Begini Kondisinya

Rayyan mengatakan bahwa dirinya sengaja memfoto dan merekam kegiatan syuting tersebut agar pemangku kebijakan mengetahuinya dan melakukan tindakan. Ini adalah tindakan yang sangat tidak etis dan tidak layak untuk dilakukan. Rayyan juga melihat surat yang beredar terkait izin proses syuting tersebut. Namun, dia tidak tahu apakah proses syuting mendapatkan izin atau tidak.

Dilansir dari kompas.com, izin masih dalam proses pengajuan. Dia sangat berharap agar bencana ini tidak dijadikan sebagai tempat untuk mengambil keuntungan.

PH dan Pemain Sinetron Sampaikan Permintaan Maaf

Viralnya kabar ini dan banyaknya kritik dari netizen membuat rumah produksi sinetron TMTM, Veronica Pictures, sampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram miliknya. Pihak PH mengaku tidak memanfaatkan bencana dan kesedihan hanya demi konten.

“Jika kami ada menyinggung para korban dengan kedatangan kami, kami sungguh sungguh minta maaf dari lubuk hati kami yang terdalam,” tulis Verona Pictures sebagaimana dikutip dari Instagram @veronapictures, Kamis (23/12/2021).

Baca juga: Kisah Pilu Korban Semeru Minta Mukena, Ingin Salatkan Anaknya yang Meninggal

Pihak PH berdalih bahwa kedatangan mereka ke pengungsian adalah salah satu usaha untuk meringankan beban korban bencana.

“Bukan hanya dengan bantuan materil, tapi juga dengan membawa sedikit hiburan untuk para pengungsi…,” tulis Verona Pictures. “Kami segenap pemain dan crew begitu bahagia bisa melihat tawa dan senyuman di wajah para pengungsi ketika melihat kedatangan kami…,” lanjutnya.

Dwi Sunarso Lobo selaku Line Producer dari PH tersebut mengatakan bahwa tempat pengungsian bukan satu-satunya lokasi syuting. Berbagai spot pariwisata di Lumajang juga menjadi tempat syuting dari sinetron ini. Sinetron yang digarap, menurutnya, sangat relevan dengan lokasi syuting karena mengisahkan tentang pemilik yayasan kemanusiaan sedang menjadi relawan di lokasi pengungsian.

Tidak hanya pihak production house, artis yang membintangi sinetron tersebut, Rebecca Tamara, juga menyampaikan permintaan maafnya di akun Instagram miliknya.

Tak Punya Empati, Tempat Pengungsian Korban Erupsi Semeru Jadi Tempat Syuting

Pada status yang diunggahnya, Rebecca menyampaikan permintaan maaf karena membuat banyak pihak merasa kecewa. Rebecca tidak mempermasalahkan kritik dari bebagai pihak. Itu akan dia jadikan sebagai pengingat agar menjadi pribadi yang jauh lebih baik.

Banjir Kritikan Netizen

Ketika kabar ini diunggah kembali oleh akun Lambe Turah, sontak kritikan netizen membanjiri postingan tersebut.

“totalitas banget ya, totalitas gublugnya,” tulis akun poppyta.

 “Bencana pun masih sempatnya dijadikan cuan, luar biasa emang,” tulis akun yudit_christiawan.

 “Itulah kenapa aku lebih tersentuh dengan drama korea,” tulis akun ryane_blue.

 “kenapa ga syutingnya di deket kaki gunung semeru aja? biar nanti erupsi lagi terus ke uruk abu vulkanik. jadi lah film azab,”tulis akun ahmadnurpauzi_

“Asal cuan, etika menjaga perasaan penyintas pun hilang,” tulis akun rajivmangruwa.

Cerita mitra kami
Baby HUKI Ajak Bunda Pintar Playdate bersama Nikita Willy dan Issa, Bagikan Tips Bonding Sehat dengan si Kecil
Baby HUKI Ajak Bunda Pintar Playdate bersama Nikita Willy dan Issa, Bagikan Tips Bonding Sehat dengan si Kecil
Cerita Lucu Kuncir Rambut Sarwendah dan Si Bungsu Thania Bikin Netizen Terhibur
Cerita Lucu Kuncir Rambut Sarwendah dan Si Bungsu Thania Bikin Netizen Terhibur
3 Alasan Penting Beli Rumah Idaman untuk Keluarga harus Jadi Prioritas
3 Alasan Penting Beli Rumah Idaman untuk Keluarga harus Jadi Prioritas
Jadi Orangtua Baru, Ini 5 Tips Parenting Positif Ala Irish Bella
Jadi Orangtua Baru, Ini 5 Tips Parenting Positif Ala Irish Bella

Itulah berita tentang kontroversi syuting sinetron di pengungsian korban erupsi Gunung Semeru. Semoga hal ini bisa menjadi pelajaran untuk semua pihak. 

   

Artikel terkait:

https://id.theasianparent.com/jenazah-ibu-gendong-bayi-di-semeru

https://id.theasianparent.com/melindungi-anak-dari-erupsi

https://id.theasianparent.com/jenazah-ibu-gendong-bayi-di-semeru  

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yuniati Rohmah

  • Halaman Depan
  • /
  • Hiburan
  • /
  • Tak Punya Empati, Tempat Pengungsian Korban Erupsi Semeru Jadi Tempat Syuting
Bagikan:
  • 14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

    14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

  • 17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

    17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

  • 30 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    30 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

  • 14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

    14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

  • 17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

    17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

  • 30 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    30 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti