TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kisah Pilu Korban Semeru Minta Mukena, Ingin Salatkan Anaknya yang Meninggal

Bacaan 4 menit
Kisah Pilu Korban Semeru Minta Mukena, Ingin Salatkan Anaknya yang Meninggal

"Anak saya meninggal. Saya butuh salat," kata korban Semeru yang viral di media sosial.

Bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur pada Sabtu (04/12) lalu meninggalkan duka mendalam. Sejumlah warga harus kehilangan anggota keluarganya dalam peristiwa pilu tersebut. Salah satu yang menjadi viral adalah kisah korban Semeru minta mukena untuk menyalatkan anaknya yang meninggal.

Kisah Viral Korban Semeru Minta Mukena untuk Salatkan Anak

korban semeru minta mukena

Kisah viral korban semeru minta mukena. Sumber: TikTok

Sebuah video yang menggambarkan suasana di pengungsian warga korban erupsi Semeru viral di media sosial. Video tersebut diunggah akun TikTok @ichasiimochypink3.

Video tersebut mengundang simpati warganet lantaran adegan pilu seorang ibu yang meminta mukena kepada petugas di posko bencana. Ibu tersebut mengaku sangat membutuhkan mukena untuk menyalatkan anaknya yang jadi korban meninggal dunia.

“Bu, sampean (Anda) butuh mukena, ya?” tanya petugas posko.

“Iya, anak saya meninggal. Saya butuh salat ini,” jawab ibu yang tidak diketahui namanya itu.

Mendengar hal tersebut, relawan yang berada di posko tampak terkejut sekaligus sedih. Mereka pun berusaha memenuhi kebutuhan ibu itu dalam kondisi serba darurat.

Video tersebut ternyata juga mengundang rasa iba dan simpati warganet. Hingga berita ini diturunkan, video berisi korban Semeru minta mukena itu telah ditonton lebih dari dua juta pengguna TikTok. 

Ratusan ribu like dan ribuan komentar juga ditinggalkan warganet dalam video unggahan @ichasiimochypink3.

“Itulah kasih sayang seorang ibu ke anaknya,” ujar salah seorang netizen.

“Ya Allah, yang sabar ya, Bu. Insyaallah anakmu husnul khatimah. Alfatihah, amin ya robbal alamin,” tulis yang lainnya.

“Kasih sayang seorang ibu, ya Allah, sampai dalam keadaan bencana ingat anaknya,” timpal netizen lain dengan komentar dibubuhi emoticon berurai air mata.

Artikel terkait: Nahas, Jenazah Ibu Gendong Bayi Ditemukan di Daerah Terdampak Semeru

Puluhan Korban Meninggal akibat Erupsi Gunung Semeru

korban semeru minta mukena

Proses evakuasi jenazah korban erupsi Semeru. Gambar: Getty Image

Peristiwa erupsi Semeru memang tak hanya membuat warga sekitar kehilangan materi, tetapi juga anggota keluarga yang mereka sayangi. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Sabtu (11/12), jumlah korban meninggal akibat awan panas guguran Gunung Semeru menjadi 46 orang.

Tim SAR gabungan masih mencari 9 orang yang dinyatakan hilang. Selain itu, 18 orang dilaporkan mengalami luka berat dan 11 orang luka ringan.

Namun demikian, pencarian korban sempat terhambat lantaran cuaca buruk. Humas Basarnas Surabaya, Tholib Mahameru, mengungkapkan proses pencarian korban di Desa Sumberwuluh untuk sementara terhenti pada Senin pagi akibat hujan deras di area puncak dan angin kencang di area pencarian.

“Potensi aliran air dari atas dikhawatirkan membahayakan, mengingat akses ke lokasi hanya satu dan cuaca buruk dikhawatirkan merobohkan jembatan,” kata Tholib kepada BBC Indonesia.

Di sisi lain, Tim SAR juga belum bisa menjangkau seluruh area pencarian. Pasalnya, terdapat area tambang pasir di Desa Sumberwuluh yang belum terjamah karena material sisa letusan masih dalam kondisi panas dan mengeluarkan asap.

Artikel terkait: Ditemukan Meninggal Berpelukan, Ini Kisah Rumini dan Ibunya Korban Erupsi Semeru

Sistem Peringatan Dini dan Masalah Tata Ruang jadi Sorotan

Kisah Pilu Korban Semeru Minta Mukena, Ingin Salatkan Anaknya yang Meninggal

Para korban erupsi Gunung Semeru. Gambar: EPA

Adanya korban jiwa dalam bencana erupsi Semeru pada akhirnya memunculkan tanda tanya bagi sejumlah pihak: apakah tak ada peringatan dini? Di lapangan, sejumlah warga mengaku tidak menerima peringatan dini terkait prediksi munculnya erupsi.

Sementara itu, menurut Vulkanolog Surono, bencana alam yang menimbulkan korban jiwa di wilayah rawan di Indonesia dipicu oleh pengelolaan tata ruang yang salah. Ia menyebut, saat ini banyak pembangunan tata ruang tidak berbasis dengan peta rawan bencana.

“Ilustrasinya, Anda berdiri di tengah jalan tol, tempat mobil kecepatan tinggi, lalu Anda minta peringatan dari pengelola tol, ada mobil tidak di belakang saya. Kan bukan salah mobilnya, tapi Anda berdiri di mana,” ujarnya.

Merujuk yang terjadi di Semeru, Surono mengatakan, pemukiman yang terdampak berada di jalur awan panas guguran.

****

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parents, itu dia kisah korban semeru minta mukena yang viral di media sosial serta kritik sejumlah pihak atas jatuhnya korban jiwa dalam erupsi Gunung Semeru. Semoga korban jiwa diberikan ketenangan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, ya. 

Baca juga:

Gunung Semeru Erupsi, Apa Bahaya Abu Vulkanik bagi Kehidupan Manusia?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kisah Pilu Korban Semeru Minta Mukena, Ingin Salatkan Anaknya yang Meninggal
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti