Panduan lengkap: Perkembangan bayi 12 bulan

lead image

Bayi imut Anda kini berubah menjadi balita dan siap merayakan ulang tahun pertamanya. Apa saja tahapan tumbuh kembang bayi 12 bulan ini?

Tunggu, ke mana perginya bayi Anda yang menggemaskan? Setelah tiup lilin ulang tahun tiba-tiba ada manusia kecil duduk menggantikan bayi berpipi tembam. Perkembangan bayi 12 bulan telah dilewati, kini ia menghadapi babak baru sebagai balita.

Meski Parents mungkin belum rela, bahkan hingga menitikkan airmata terharu, tapi peristiwa ini hanya berlangsung sesaat. Detik berikutnya Parents pasti tak sabar menunggu keseruan apa lagi yang akan terjadi.

Perkembangan bayi 12 bulan – Perkembangan fisik 

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/09/syifa.jpg Panduan lengkap: Perkembangan bayi 12 bulan

Di usia 12 bulan, balita biasanya memiliki berat antara 8 – 10 kg dengan tinggi sekitar 70 – 77 cm.

Jangan khawatir jika anak Anda memiliki ukuran berbeda dari rata-rata. Perkembangan setiap balita memang berbeda-beda.

Sebagian besar anak memulai langkah pertamanya ketika usia satu tahun. Namun seperti baby milestones lainnya, beberapa anak mulai lebih awal, sedangkan lainnya memilih untuk menunggu lebih lama hingga kaki mereka cukup kokoh untuk melangkah.

Tanda yang perlu Parents perhatikan adalah ketika anak mulai berjalan merambat di sepanjang sisi sofa atau meja kecil. Begitu ia bisa melintasi celah dari sofa ke meja, tak lama lagi ia sudah bisa berjalan tanpa bantuan.

Dan berbicara tentang hal-hal yang berada dalam jangkauan, balita Anda yang manis tidak menikmati apa-apa selain meletakkan barang di dalam kotak atau kantong dan mengosongkannya lagi – termasuk mengosongkan dompet Anda, yang secara tidak sengaja Anda tinggalkan di meja kecil.

Kabar baiknya adalah berarti perkembangan balita Anda sedang berlangsung sehingga keterampilan motoriknya akan semakin baik. Parents juga mungkin melihat ia lebih sering menggunakan salah satu tangan ketimbang tangannya yang lain, menunjukkan pilihan tangannya.

Hal lain yang dapat dilakukannya ketika kemampuan motoriknya semakin baik adalah ia dapat memegang cangkir, makan dengan tangannya (menggunakan peralatan makan masih nanti di masa depan), dan bahkan membantu dirinya sendiri saat berpakaian.

Ketika anak Anda melihat dunia dari sudut pandangnya dan otot-ototnya makin kuat, ia menemukan permainan baru. Melempar bola (dan benda-benda lain), mendorong mobil-mobilan di sepanjang lantai, dan bahkan memanjat sofa (atau meja kecil atau anak tangga di luar).

Mengggiring bola, menggelitiki, dan mendorong mainan beroda adalah aktivitas favoritnya pada usia ini.

Perkembangan bayi 12 bulan – Perkembangan kognitif

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/09/cipa ari.jpg Panduan lengkap: Perkembangan bayi 12 bulan

Di usia ini, perkembangan balita adalah tentang dunia luar. Bayi 12 bulan Anda pelan-pelan akan menyadari bahwa ia tinggal di tempat yang lebih besar dan lebih menarik dari yang ia bayangkan selama ini.

Jika sebelumnya ia merasa puas digendong dalam pelukan orangtuanya, kini ia menggeliat dan membebaskan diri untuk menjelajah sendirian.

Inilah waktunya di mana ingatan anak mulai berkembang. Sekarang saat yang tepat memperkenalkan bentuk dan warna, meski butuh waktu lama sebelum balita Anda mengenalinya!

Balita Anda perlahan memahami bahwa tindakannya akan menimbulkan reaksi. Dia mulai paham bahwa kini dia benar-benar mewujudkan sesuatu!

Hati-hati ketika ia memulai permainan, seperti menggiring bola atau mendorong hidung Anda.

 

Balita Anda mungkin mulai menunjukkan hal-hal yang ia inginkan atau yang ia minati. Ini adalah awal komunikasi dua arah.

Masa-masa ini juga mungkin membuat hati Parents  meleleh ketika balita Anda melambaikan tangan mengucapkan selamat tinggal sambil meniupkan ciuman dari jauh. Bagaimana pun, bukan berarti ia baik-baik saja ketika Anda pergi! Masih jauh dari itu, sebenarnya.

Perkembangan bayi 12 bulan – Perkembangan sosial dan emosional

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/11/perkembangan bayi 12 bulan 1.jpg Panduan lengkap: Perkembangan bayi 12 bulan

Menemukan dunia itu memang menyenangkan, namun sekaligus menakutkan. Dunia ini ternyata besar!

Bayi 12 bulan Anda ingin berhenti menjadi bayi, asalkan ia yakin bahwa Anda tetap dekat dengannya.

Sambil menjelajah, ia akan terus menerus mengecek kembali untuk melihat di mana Anda berada. Inilah saat di mana si gadis cilik populer Anda berubah menjadi pemalu.

Bertemu orang asing dan perasaan cemas berpisah mungkin menjadi penyebabnya. Si kecil Anda yang manis akan mulai menangis saat Parents meninggalkannya dengan orang lain atau di tempat penitipan anak, bahkan jika ia tidak pernah protes sebelumnya.

Jangan khawatir, ini semua bagian dari tahap perkembangan balita yang baru. Anak Anda mulai mengenali dan membedakan orang-orang.

Parents tak perlu memaksanya bersosialisasi. Biarkan ia perlahan terbiasa dengan orang-orang yang datang dalam hidupnya.

Sisi positifnya, ini adalah masa-masa di mana anak mulai memiliki ikatan dengan orang lai selain pengasuhnya yang utama. Meskipun masih bermain secara paralel, di mana anak-anak bermain berdampingan dibanding bermain bersama-sama, anak Anda mungkin akan mulai membuat kontak mata dengan anak lainnya.

Dia mungkin akan memberikan mainan yang sudah selesai dimainkan. Ini akan jadi permulaan yang baik dalam berteman.

Bagian paling baiknya: balita Anda akan menghujani Anda dengan pelukan dan ciuman. Tentunya ketika ia tidak sedang sibuk menjelajahi dunia.

Ketika anak Anda beranjak dari bayi menuju balita, ia membutuhkan kehadiran dan bimbingan Parents. Biarkan ia menemukan dan mencoba sendiri hal-hal baru namun Anda perlu mengawasi untuk memastikan ia tetap aman.

Ia mungkin akan mencoba makan sendiri (kemungkinan besar memakai tangan, dan akan membuat berantakan) atau memakai sepatu sendiri.

Keinginan untuk mandiri pada usia ini akan menghasilkan sikap keras kepala. Balita Anda ingin melakukan segala sesuatunya sendiri dan akan sangat kecewa jika dibantu.

Biarkan ia mencoba melakukannya, dan tunggu sampai ia menghampiri Anda untuk meminta bantuan memecahkan masalahnya.

Akhirnya, balita Anda bukan lagi seorang bayi, meski ia belum sepenuhnya menjadi anak besar. Ia hanya masih berusaha menjelajahi dunia melampaui tubuhnya sendiri.

Jadi, jangan cemas jika anak Anda memukul anak lain, tidak mau berbagi mainan dan sangat posesif terhadap sebuah mainan, dot, maupun benda lainnya. Percaya atau tidak, semua itu wajar pada usia ini, karena merupakan bagian dari perkembangan bayi 12 bulan.

Koreksi kesalahannya dengan tenang tapi tak perlu menghukumnya. Otak balita Anda belum memahami norma sosial.

Perkembangan bayi 12 bulan – Kemampuan bicara dan bahasa

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/09/tumbuh kembang bayi 12 bulan.jpg Panduan lengkap: Perkembangan bayi 12 bulan

Perkembangan memori adalah salah satu tahapan penting dalam belajar berbicara. Meskipun Anda tidak melihatnya dari luar, namun di dalam otak balita Anda sedang bekerja keras mengingat semua kata-kata yang Anda ucapkan padanya.

Ia akan sibuk mencocokkan dengan benda yang Parents bicarakan. Perkembangan kosakatanya (yang masih pasif) berarti ia akan segera dapat mengikuti instruksi sederhana dan tepat.

Mungkin ia akan menanggapi kalimat pendek seperti “berikan bolanya pada Ayah” atau “masukkan mainannya ke dalam kotak”. Apalagi jika Parents sedikit membantunya dengan menunjuk mainan dan kotak sambil menyebutkannya.

Balita Anda juga akan menanggapi dengan lebih baik saat Parents sejajar di hadapannya dan membuat kontak mata.

Banyak balita yang kini dapat mengucapkan satu dua kata seperti ‘mama’, ‘papa’ atau ‘bola’. Ia akan berlatih bicara dengan meniru kata-kata yang Parents ucapkan atau meniru suara binatang (yang akan ia sukai).

Dengarkan dengan seksama dan Parents akan mendapati balita Anda membuat ‘nada bicara’, seperti menaikkan suara untuk menunjukkan pertanyaan. Meski anak Anda mengoceh pada boneka beruang atau mainan mobilnya, tak lama lagi ia akan dapat benar-benar berbicara.

Menyusun kata-kata membutuhkan banyak usaha dari otot-otot kecilnya. Untuk saat ini, balita Anda masih berkonsentrasi menguasai gerakan otot besar.

Faktanya, jika dia mulai belajar berjalan, dia akan cenderung bicara dengan lebih lancar, dan celotehan cadelnya akan berkurang. Karena si kecil memusatkan konsentrasinya agar tidak terjatuh saat belajar berjalan dengan benar.

Tapi, ini bukan berarti dia tidak mendengarkan Anda. Jadi, tetaplah mengajaknya berbicara. Belajar berjalan bisa sangat melelahkan untuknya, membacakan buku dongeng atau bercerita padanya, adalah cara terbaik membantunya beristirahat.

Perkembangan bayi 12 bulan – Kesehatan dan nutrisi

Bulan keduabelas menandai vaksin pertamanya, yakni vaksin MMR  dan beberapa jenis vaksin lain seperti difteri dan campak. Hal ini juga menandai kebiasaan si kecil pilih-pilih makanan.

Karena kini si kecil mulai bisa bergerak kesana kemari, dia mungkin akan kehilangan minat pada makanan. Parents tidak perlu khawatir, karena itu adalah bagian dari masa tumbuh kembangnya. 

Dia akan makan ketika dia lapar, memaksa anak makan malah bisa berdampak buruk, karena bisa membuatnya makin bersikeras untuk tidak makan.

Artikel terkait: Tips dan trik mengatasi anak picky eater

Pada usia satu tahun, perut si kecil sudah berkembang sempurna, jadi Parents bisa mulai mengenalkan susu sapi padanya. Namun, perhatikan dengan seksama apakah buah hati Anda mengalami gejala intoleransi terhadap laktosa.

Gejala intoleransi terhadap laktosa biasanya hanya sementara, namun hal ini akan membuat proses pengenalan produk olahan susu padanya menjadi sedikit lambat. Yogurt dan keju boleh diberikan padanya.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/09/Baby Milestone Bahasa Month 12.jpg Panduan lengkap: Perkembangan bayi 12 bulan

Tips bagi para orangtua dalam menghadapi perkembangan bayi 12 bulan

Tips paling penting pada tumbuh kembang balita ini, ialah panduan bagi orangtua agar selalu menyiapkan kamera untuk menangkap momen-momen penting yang banyak terjadi di usia ini. Seperti langka pertamanya, kata pertama, kalimat pertama. Dan lain-lain.

*Artikel disadur dari tulisan Katrijn de Ronde di theAsianparent Singapura.

Perkembangan bayi bulan sebelumnya: 11 bulan

Baca juga:

Panduan lengkap: Perkembangan anak 1 tahun 1 bulan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.