Mens 2 Kali Sebulan Apakah Tanda Hamil? Ini Faktanya!
Ditinjau secara medis oleh
dr. Ni Komang Yeni Dhana Sari, Sp. O.Gdr. Ni Komang Yeni Dhana Sari, Sp.OG adalah dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi atau dikenal juga Obgyn atau kandungan yang berfokus dalam menangani kehamilan dan proses persalinan serta permasalahan pada sistem reproduksi wanita. dr. Ni Komang Yeni Dhana Sari, Sp.OG praktik Rumah Sakit Pondok Indah - Puri Indah.
Sebuah tim profesional bersertifikat dan diakui di bidang kesehatan yang meninjau semua informasi yang berkaitan dengan kesehatan kehamilan dan kesehatan dan tumbuh kembang anak di theAsianparent. Tim ini terdiri dari dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dokter anak, spesialis penyakit menular, doula, konsultan laktasi, redaktur profesional, dan kontributor dengan lisensi khusus.
Mens 2 Kali Sebulan Apakah Tanda Hamil? Ataukah malah masalah hormon yang bikin sulit hamil? Cek faktanya di artikel ini, yuk!
Menstruasi atau mens yang terjadi 2 kali sebulan apakah tanda hamil?
Pertanyaan tersebut sering terlontar karena pergantian siklus menstruasi yang tidak biasa terkadang membuat khawatir. Apakah ini tandanya hamil? Atau justru ada masalah hormon yang sebabkan sulit hamil?
Nah, agar tidak khawatir lagi, yuk cek faktanya dulu di bawah ini, Bunda!
Artikel Terkait: Ciri-ciri Kram perut Tanda Hamil dan Bedanya dengan Menstruasi
Daftar isi
Mens 2 Kali Sebulan Apakah Tanda Hamil?
Haid atau mens 2 kali sebulan tidak otomatis menjadi tanda hamil.
Umumnya. siklus haid yang normal setiap bulan adalah antara 23-38 hari. Oleh karena itu, ada kemungkinan terjadi haid 2 kali dalam sebulan.
Menurut Healthline, penyebab haid 2 kali sebulan adalah siklus menstruasi yang dialami memang lebih pendek, perubahan hormon, atau kondisi kesehatan seperti gangguan tiroid, penggunaan kontrasepsi, atau bisa jadi karena stres.
Menstruasi dua kali selama sebulan juga dapat terjadi saat ada masalah kesehatan seperti polip rahim atau bahkan pada masa perimenopause.
Pada beberapa kasus, perdarahan ringan di luar siklus haid memang dapat menjadi tanda awal kehamilan. Kondisi ini dikenal sebagai perdarahan implantasi.
Namun, perdarahan ini berbeda dari haid biasa baik dari segi volume maupun durasinya.
Jika Anda curiga hamil, lebih baik lakukan tes kehamilan.
Artikel Terkait: Tanda Implantasi atau Darah Awal Kehamilan yang Wajib Diketahui
Apa Ciri-ciri Menstruasi Terakhir Sebelum Hamil?
Menstruasi terakhir sebelum hamil biasanya tidak jauh berbeda dengan siklus Anda sebelumnya. Namun, banyak perempuan melaporkan adanya spotting atau perdarahan ringan sebagai pertanda awal kehamilan.
Menurut Healthline, ciri utama implantasi atau ciri hamil adalah adanya bercak darah ringan yang berlangsung selama 1–3 hari, warna darah cenderung merah muda atau cokelat, dan tidak sebesar volume haid biasa.
Selain itu, gejala awal kehamilan lain yang dapat menyertai seperti mual, mudah lelah, payudara lebih sensitif, dan sering buang air kecil.
Perhatikan kombinasi tanda tersebut jika Anda sedang menantikan kehamilan.
Pertanda Apa Jika Haid 2 Kali dalam Sebulan?
Mengalami haid dua kali sebulan sering diakibatkan oleh perubahan hormon, stres berat, perubahan berat badan ekstrem, penggunaan kontrasepsi, atau gangguan kesehatan seperti PCOS dan penyakit tiroid.
Siklus pendek ini sebenarnya dapat menjadi hal yang normal jika terjadi kadang-kadang, terutama pada remaja atau menjelang menopause.
Namun, jika siklus tidak wajar atau disertai nyeri hebat, pendarahan berat, dan berlangsung secara terus-menerus, penting untuk segera berkonsultasi ke dokter agar mendapat diagnosis dan solusi yang tepat.
Apakah Haid 2 Kali dalam Sebulan Pertanda Subur?
Siklus haid yang terlalu sering tidak berarti ada peningkatan kesuburan. Justru, Healthline menegaskan bahwa gangguan siklus seperti ini dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu yang dapat memengaruhi peluang hamil, seperti pemendekan fase luteal atau gangguan hormon.
Korelasi antara haid dua kali sebulan dan kesuburan sangat jarang karena ovulasi tidak selalu terjadi pada siklus yang tidak teratur.
Tingkat kesuburan paling akurat diukur dengan tes ovulasi, penilaian lendir serviks, suhu basal tubuh, dan konsultasi medis tentang riwayat reproduksi, bukan dari frekuensi haid saja.
Bagaimana Cara Membedakan Darah Haid dan Darah Awal Kehamilan?
Perbedaan utama darah haid dan darah implantasi (awal kehamilan) menurut WebMD adalah pada warna, jumlah, durasi, dan gejala penyerta.
Darah implantasi biasanya berwarna merah muda atau cokelat, hanya berupa bercak, berlangsung selama 1–3 hari, dan tidak dapat penuh terserap pembalut.
Sementara itu, warna darah haid normal berwarna merah terang atau gelap, berlangsung lebih lama (3–7 hari), dan lebih berat volumenya.
Darah implantasi tidak disertai nyeri hebat atau gumpalan, sementara haid sering diikuti kram perut dan aliran darah lebih banyak.
Jika pendarahan sangat ringan dan cepat berhenti, kemungkinan itu adalah tanda kehamilan awal. Namun tentunya, Bunda dapat melakukan tes kehamilan untuk mengetahui kebenarannya.
***
What Causes Two Periods in One Month?
https://www.healthline.com/health/womens-health/two-periods-in-one-month
Implantation Bleeding: Causes and Symptoms – Pregnancy
https://www.webmd.com/baby/implantation-bleeding-symptoms
Short Luteal Phase: Causes, Symptoms, and Treatment
https://www.healthline.com/health/pregnancy/short-luteal-phase
Chemical Pregnancy: Causes, Symptoms, Risk
https://www.webmd.com/baby/chemical-pregcal-pregnancy-causes-symptoms
Baca Juga:
Sakit Perut Setelah Berhubungan Apakah Tanda Hamil? Ini Penyebabnya!
13 Tanda-tanda Hamil Muda 1 Minggu yang Bunda Tidak Sadari, Cek!