TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kekurangan Zat Besi pada Bayi Bisa Dicegah, Ini Penjelasan Dokter Anak!

Bacaan 4 menit
Kekurangan Zat Besi pada Bayi Bisa Dicegah, Ini Penjelasan Dokter Anak!

Kekurangan zat besi masih menjadi hal yang krusial untuk anak di bawah usia lima tahun. Berikut ini cara mencegahnya!

Kekurangan zat besi atau defisiensi zat besi mungkin dialami beberapa bayi sejak ia lahir.

Hal ini disebabkan karena beberapa hal, termasuk asupan zat besi yang kurang sejak bayi di dalam kandungan.

Apa saja penyebabnya? Ini penjelasan dokter anak.

Artikel terkait: Anemia defisiensi besi bisa ganggu kecerdasan anak, kenali gejalanya!

Peran Zat Besi untuk Tumbuh Kembang Bayi

kekurangan zat besi

 

Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K) mengatakan kalau tercukupinya nutrisi dalam 1000 hari pertama kehidupan (HPK) merupakan kebutuhan bagi setiap anak, dan ini dimulai selama masa kehamilan, termasuk memastikan kecukupan zat besi anak sejak ia lahir.

Zat besi berperan penting bagi tumbuh kembang anak, di antaranya sebagai pertahanan tubuh.

Jika bayi kekurangan zat besi, masalah kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang mungkin akan dialami si Kecil.

“Yang paling bahaya dari kekurangan mikro nutrien zat besi adalah dampaknya terhadap pertumbuhan dan perkembangan. Juga pada penyakit defisiensi zat besi yaitu pada usia seribu hari kehidupan, sejak di dalam kandungan sampai usia dua tahun. Itu yang paling krusial bila mengalami kekurangan zat besi atau defisiensi zat besi,” kata Prof. Rini.

Mengapa kekurangan zat besi bisa sangat krusial bagi tumbuh kembang anak?

Karena zat besi sangat penting untuk otak dan susunan saraf pusat.

Pertumbuhan otak dan susunan saraf pusat ini dimulai sejak minggu ketiga kehamilan.

“Pada masa itu penting untuk pembentukan sel-sel otak, di mana zat besi merupakan salah satu komponen yang membantu untuk proses mielin, atau menghubungkan serabut saraf dengan sinaps otak,” lanjut Prof. Rini.

Artikel terkait: Wajib Dicoba! Permainan Mengasah Otak Bayi 1 Tahun yang Mudah dan Murah

Dampak Kekurangan Zat Besi pada Anak

Dikatakan oleh Prof. Rini, ada dua dampak bila bayi mengalami kekurangan zat besi atau defisiensi zat besi.

Yaitu, dampak terhadap pertumbuhan dan perkembangannya.

“Dampak kekurangan zat besi ada dua, terhadap pertumbuhan dan perkembangan. Kalau pertumbuhan biasanya yang paling buruk adalah tinggi badannya lebih rendah dari pada yang tidak anemia. Satu lagi dia mudah sakit, karena dia penting untuk menjaga imunitas atau daya tahan tubuh anak. Sedangkan pengaruhnya pada perkembangan ialah rendahnya IQ.”

“Anak anemia yang tidak ditangani kemudian ialah IQ nya lebih rendah, dan nggak bisa balik lagi walaupun sudah diberikan suplemen tambahan,” tutur Prof. Rini.

Artikel terkait: Cukupkah Kandungan Zat Besi pada Makanan Bayi Anda?

Pencegahan Kekurangan Zat Besi pada Bayi

kekurangan zat besi

Menurut Prof. Rini, salah satu pencegahan anemia agar dampak di atas tidak dialami oleh bayi sampai remaja, yaitu dengan mencukupi zat besinya sejak awal.

“Bayi itu butuh zat besi untuk proses pembentukan sel-sel otak. Dari mana asal zat besi itu, dari ASI, juga di dalam tubuhnya terdapat cadangan zat besi, itu terdapat dalam hati ataupun jantung,” jelas Prof. Rini.

ASI merupakan makanan paling baik untuk bayi, akan tetapi ini sangat dipengaruhi oleh asupan ibu menyusui bahkan sejak ia hamil.

Bila kadar zat besi ibu sedikit, tidak mencukupi kebutuhan zat besi bayi, dianjurkan untuk diberikan suplementasi besi sebagai pencegahan terjadinya anemia.

“Suplementasi zat besi untuk bayi sudah direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), diberikan pada bayi yang cukup bulan mulai paling lambat tiga bulan. Tapi begitu bayi lahir, sering sakit atau menunjukkan tanda anemia, ternyata HB nya rendah atau anemia defisiensi besi, perlu segera diberikan,” ungkap Prof. Rini.

Artikel terkait: 19 Makanan kaya zat besi untuk bayi selain daging, Parents perlu tahu!

kekurangan zat besi

Selain itu zat besi juga bisa didapatkan dari makanan hewani dan nabati. Namun Prof. Rini mengatakan kalau makanan hewani yang paling mudah memasok zat besi.

“Makanan hewani juga bisa dibantu juga dengan penambahan vitamin C. Kalau penyerapannya paling bagus saat perut kosong, atau diberikan satu jam sebelum makan. Tidak boleh diberikan bersamaan dengan susu, harus diberikan sendiri. Contoh makanan yang mengandung zat besi adalah daging merah 100g zat besinya 2 mg. MPASI juga perlu penambahan zat besi,” dijelaskan oleh Prof. Rini.

Terakhir, Prof. Rini mengatakan untuk tidak khawatir memberikan anaknya suplementasi zat besi untuk pencegahan anemia.

Karena dosis pencegahan tidak akan memberatkan organ tubuh lain.

“Anemia pada anak masih sering ditemukan, bisa berdampak pada pertumbuhan dan perkembangannya. Pencegahan dilakukan sedini mungkin termasuk pemberian suplementasi, kadang orang tua khawatir minum obat ini itu, tidak apa-apa karena diberikannya dosis pencegahan dan diberikan sehari sekali. Jadi jangan khawatir, karena pemberian suplementasi itu ada kaidahnya yang tidak membebani organ tubuh lain,” tutup Prof. Rini.

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur

Semoga informasi ini bermanfaat!

***

Anda bisa bergabung dengan jutaan ibu lainnya di aplikasi theAsianparent untuk berinteraksi dan saling berbagi informasi terkait kehamilan, menyusui, dan perkembangan bayi dengan cara klik gambar di bawah ini.

hadiah uang tunai

Baca juga

Anemia pada Anak: Ketahui Penyebab, Gejala, hingga Faktor Risiko

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Tumbuh Kembang
  • /
  • Kekurangan Zat Besi pada Bayi Bisa Dicegah, Ini Penjelasan Dokter Anak!
Bagikan:
  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

  • 480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

    480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

  • 1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

    1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

  • 480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

    480 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

  • 1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

    1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti