TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Anemia defisiensi besi bisa ganggu kecerdasan anak, kenali gejalanya!

Bacaan 4 menit
Anemia defisiensi besi bisa ganggu kecerdasan anak, kenali gejalanya!

Jangan abaikan gejala anemia defisiensi besi pada anak berikut ini.

Masih banyak masalah kesehatan yang harus diwaspadai dan dihadapi oleh orangtua di Indonesia. Tidak hanya masalah stunting dan obesitas, tetapi juga masalah anemia defisiensi besi atau ADB.

ADB merupakan masalah defisiensi nutrien yang paling sering pada anak di seluruh dunia. Terutama di negara berkembang seperti di Indonesia. Masalah kesehatan ini merupakan salah satu jenis anemia yang disebabkan karena kurangnya zat besi sehingga terjadi penurunan jumlah sel darah yang sehat.

Dr. Murti Andriastuti SP.A(K) menjelaskan komplikasi jangka panjang ADB dapat meliputi gangguan sistem kardiovaskular, sistem imun, gangguan perkembangan, psikomotor serta kognitif. Oleh karena itu, masalah kesehatan ADB tidak boleh dibiarkan.

Pentingnya zat besi untuk tubuh anak

anemia defisiensi besi

Makanan kaya zat besi untuk mencegah anemia defisiensi besi.

Zat besi adalah salah satu mikronutrien penting yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan komponen sel darah merah yang dikenal dengan sebutan hemoglobin. Bila tubuh mengalami anemia defisiensi besi, maka sel darah merah pada tubuh seseorang akan mengalami kekurangan pasokan hemoglobin. Padahal hemoglobin memiliki fungsi yang sangat penting untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, tepatnya seluruh organ dan jaringan.

Selain itu, zat besi juga memiliki peran penting dalam proses metabolisme yang sehat serta pertumbuhan dan perkembangan yang tepat. Kekurangan zat besi sangat mempengaruhi fungsi kognitif, tingkah laku, dan pertumbuhan seorang bayi.

Menurut sebuah laporan oleh National Institutes Of Health, tingkat asupan zat besi harian bervariasi sesuai dengan usia, jenis kelamin serta kondisi kesehatan seseorang.

Baca juga: 19 makanan kaya zat besi untuk bayi selain daging yang Parents perlu tahu!

Gejala anemia defisiensi besi atau ADB pada anak

anemia defisiensi besi 2

Pucat yang berlangsung lama merupakan salah satu ciri khas dari gejala anemia defisiensi besi atau ADB. Namun selain itu, ada pula beberapa gejala lain yang dapat menyertainya, seperti:

  • Pusing
  • Lemas
  • Mudah lelah
  • Rewel
  • Kulit di sekitar mata terlihat kekuningan
  • Mudah infeksi
  • Gangguan prestasi belajar
  • Menurunnya daya tahan tubuh terhadap infeksi
  • Gangguan perilaku

Gejala ini akan semakin serius ketika anemia semakin parah. Misalnya seperti napas pendek, kebiasaan makan berubah, tangan dan kaki bengkak, dan detak jantung berdetak tidak normal. Segera temui dokter bila Anda melihat anak telah mengalami salah satu atau beberapa tanda tersebut.

Penyebab anemia defisiensi besi pada anak

anemia defisiensi besi 1

Dilansir dari laman resmi IDAI, ada beberapa perbedaan penyebab anemia defisiensi besi atau ADB pada tiap tahap umur anak.

Bayi kurang dari 1 tahun

  • Cadangan zat besi kurang karena bayi berat lahir rendah, prematuritas, lahir kembar, ASI ekslusif tanpa suplementasi besi, susu formula rendah besi, pertumbuhan cepat, dan lahir dari ibu yang mengalami anemia selama kehamilan
  • Alergi protein susu sapi

Anak usia 1-2 tahun

  • Asupan zat besi kurang akibat tidak mendapat makanan tambahan atau minum susu murni berlebih
  • Obesitas
  • Kebutuhan meningkat karena infeksi berulang atau kronis
  • Malabsorbsi atau kesulitan menyerap nutrisi

Anak usia 2-5 tahun

  • Asupan besi kurang karena minum susu berlebihan atau jenis makanan kurang mengandung Fe jenis heme
  • Obesitas
  • Kebutuhan meningkat karena infeksi berulang atau kronis yang disebabkan oleh bakteri, virus ataupun parasit.
  • Perdarahan (divertikulum Meckel, poliposis, dan lain sebagainya)

Anak usia 5 tahun-remaja

  • Kehilangan berlebihan akibat perdarahan (infestasi cacing tambang)
  • Menstruasi berlebihan pada remaja putri

Penanganan anemia defisiensi besi atau ADB

anemia defisiensi besi

Pada dasarnya, anemia defisiensi besi sangat mudah ditangani. Namun bila dibiarkan tanpa pengobatan maka risiko penderita terserang penyakit dan infeksi semakin besar.

Berikut ini beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk menangani ADB.

  • Menjaga pola asupan anak dengan mengurangikonsumsi susu sapi, teh, kuning telur, serat, dan obat seperti antasida dan kloramfenikol
  • Memperbanyak makanan yang mengandung zat besi seperti daging, bayam, brokoli, kentang, bit merah, jamur, zaitun, stroberi, hati, telur, kerang, tiram, dan ikan
  • Mengatasi faktor penyebab
  • Pemberian vitamin C 2X50 mg/hari untuk meningkatkan absorbsi besi
  • Pemberian asam folat 2X 5-10 mg/hari untuk meningkatkan aktifitas eritropoiesis
  • Diberikan secara oral berupa besi elemental dengan dosis 3 mg/kgBB sebelum makan atau 5 mg/kgBB setelah makan dibagi dalam 2 dosis

Pencegahan anemia defisiensi besi atau ADB

Salah satu cara terbaik untuk mengurangi risiko anemia defisiensi besi pada anak ialah dengan mencegahnya. Salah satunya dengan berusaha untuk tidak memberikan susu sapi pada anak yang belum berusia 1 tahun. Meskipun ASI memiliki kandungan yang lebih rendah, tetapi tingkat penyerapan ASI lebih tinggi dibanding susu sapi.

Selain itu, Anda juga bisa memberikan zat besi anak sesuai dengan kebutuhannya. Namun ingat, pastikan Anda tetap memerhatikan keseimbangan nutrisi anak sehingga dia bisa terhindar juga dari bahaya obesitas.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Baca juga:

Anemia pada Anak: Ketahui Penyebab, Gejala, hingga Faktor Risiko

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Anemia defisiensi besi bisa ganggu kecerdasan anak, kenali gejalanya!
Bagikan:
  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti