5 Tips Tanamkan Kebiasaan Tidur Cukup pada Anak

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Menanamkan kebiasaan tidur cukup pada anak mudah dilakukan jika seluruh anggota keluarga konsisten dalam melakukannya. Berikut tips yang Parents bisa terapkan.

Kebiasaan tidur orang tua berpengaruh pada kebiasaan tidur anak. Ketika orang tua sering tidur larut malam, anak akan cenderung mengikutinya.

Oleh karena itu, jika ingin menanamkan kebiasaan tidur cukup pada anak, orang tua harus mulai memberi teladan bahwa mereka juga tidur tepat waktu.

Sebagai orang tua, tentu Parents tahu bahwa tidur sangat penting bagi tumbuh kembang fisik dan mental anak secara optimal. Selain itu, tidur yang cukup akan membantu mempercepat penyembuhan dan pemulihan ketika sakit.

Selengkapnya: Manfaat Tidur Tepat Waktu untuk Anak

Menurut National Sleep Foundation, setiap kelompok usia membutuhkan jumlah jam tidur yang berbeda. Berikut rekomendasi jam tidur yang cukup untuk setiap orang.

 

Dengan melihat tabel di atas, Parents bisa menentukan jam berapa tepatnya anak harus tidur dan menyesuaikan kebiasaan bangunnya di pagi hari.

Tetapi, mungkin Parents sering menghadapi masalah ketika berusaha membuat anak tidur tepat waktu. Entah karena dia masih ingin bermain lebih lama atau memang belum mengantuk.

Untuk mengatasinya, Parents perlu trik khusus yang melibatkan seluruh anggota keluarga. Dengan demikian, bukan hanya si kecil punya kebiasaan tidur cukup, tapi orang tua juga memiliki waktu istirahat yang cukup.

Berikut ini adalah tips yang bisa Anda praktekkan untuk menanamkan kebiasaan tidur cukup pada anak.

1. Pastikan seluruh anggota keluarga memiliki jam tidur rutin yang sama

Rutinitas akan lebih mudah diikuti anak jika seluruh anggota keluarga juga melakukannya. Karena itu, biasakan memiliki jam tidur rutin bagi seluruh keluarga.

Lakukan kegiatan yang rileks sebelum tidur agar anak bersikap tenang dan lebih mudah untuk tidur. Parents bisa memutar musik yang menenangkan atau membacakan buku cerita untuk anak.

Menyikat gigi, memakai baju tidur, dan berbaring di balik selimut juga harus masuk ke dalam daftar aktivitas sebelum tidur. Dengan demikian, anak akan terbiasa dan tahu apa yang harus ia lakukan sebelum tidur.

2. Hindari aktivitas yang memberi stimulasi berlebih saat mendekati jam tidur

Dalam usaha menanamkan kebiasaan tidur cukup, Parents harus menghindari aktivitas yang memberi stimulasi berlebih pada anak. Makanan dengan kandungan gula yang tinggi, olahraga berat, jalan-jalan sampai larut adalah hal-hal yang sebaiknya dihindari saat mendekati jam tidur.

Selain itu, kurangi screen time karena cahaya layarnya bisa membuat mata terstimulasi dan susah untuk terpejam.

Artikel Terkait: Inilah 18 Penyebab Anak Susah Tidur

3. Ciptakan lingkungan yang nyaman bagi anak untuk tidur

Anak memiliki preferensi agar bisa merasa nyaman saat tidur. Ada anak yang hanya bisa tidur jika ruangan gelap, adapula yang harus terang.

Pastikan anak merasa nyaman supaya dia bisa tidur dengan tenang. Parents bisa mematikan lampu atau biarkan tetap menyala sesuai dengan pilihan anak.

Bila anak mudah merasa kedinginan, berikan selimut tebal yang bisa membuatnya tetap hangat. Sebaliknya, bila udara terlalu panas, sediakan kipas angin atau AC untuk membuatnya lebih nyaman.

Artikel Terkait: Dampak Kurang Tidur Pengaruhi Perkembangan Otak Anak

4. Ranjang anak hanya untuk tidur, bukan kegiatan lain

Biasakan agar ranjang anak hanya digunakan untuk tidur. Buatlah dia mengerti bahwa tempat tidur adalah untuk tidur, bukan untuk hal lainnya.

Bermain, menonton televisi, atau kegiatan lain harus dilakukan di luar kamar anak. Sehingga ketika Parents membawanya ke tempat tidur, dia akan paham bahwa waktu tidur telah datang.

5. Konsisten dalam menerapkan rutinitas tidur

Dalam menanamkan kebiasaan tidur cukup pada anak, orang tua harus benar-benar konsisten dalam menerapkan rutinitas harian. Jadi, meskipun esok adalah hari libur, biasakan agar anak tetap tidur tepat waktu.

Dengan demikian, dia tidak akan mengalami perubahan jam biologis yang membuatnya sulit tidur pada hari sekolah.

Artikel Terkait: Cara Membiasakan Jam Tidur pada Anak

***

Selain kelima hal di atas, Parents juga harus memberi contoh dengan tidak tidur terlalu malam. Jika ada pekerjaan yang belum selesai, usahakan mengerjakannya setelah anak tidur lelap.

Cara ini untuk mencegah anak protes saat disuruh tidur karena meniru apa yang dilakukan orang tua.

Apakah Parents punya trik tersendiri saat agar anak bisa tidur tepat waktu? Share di kolom komentar ya.

 

Diadaptasi dari tulisan Sarah Voon di theAsianparent Singapura

Baca juga:

Jam Tidur Anak Mempengaruhi Perkembangan Otak

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Better Parenting