5 Tanda kekurangan vitamin pada anak yang sering tak disadari

5 Tanda kekurangan vitamin pada anak yang sering tak disadari

Ayo, cek sekarang Bun, apakah anak memiliki tanda-tanda kekurangan vitamin berikut ini?

Walau dibutuhkan dalam jumlah sedikit, vitamin menjadi asupan penting untuk fungsi tubuh, khususnya pada anak. Oleh karena itu gejala kekurangan vitamin perlu dijadikan perhatian setiap orangtua agar tumbuh kembang anak bisa normal dan maksimal.

Vitamin penting untuk dikonsumsi anak antara lain vitamin A,B,C,D,E,K dengan dosis dan fungsinya masing-masing. Lalu, apa yang terjadi pada tubuh bila kebutuhan vitamin tidak terpenuhi dan apa saja gejala kekurangan vitamin pada anak?

Gejala kekurangan vitamin

gejala kekurangan vitamin

1. Gusi berdarah

Anak sering mengalami gusi berdarah? Walau kondisi ini bisa terjadi karena kesalahan menggosok gigi, rupanya hal ini juga bisa jadi gejala kekurangan vitamin C. Penyebabnya bisa karena anak kurang konsumsi sayur dan buah setiap harinya.

Sebaiknya kondisi ini jangan disepelekan Bunda, karena vitamin C memiliki fungsi membentuk imunitas, menjadi antioksidan, dan membantu penyembuhan luka.

Bila defisiensi ini tak segera diatasi berbagai dampak negatif bisa dirasakan, mulai dari lemahnya sistem imum, lemah otot dan tulang, hingga mudah lelah dan lesu.

Tanda lain yang bisa Bunda perhatikan adalah kulit kering dan anak sering mengalami mimisan. Cobalah atasi dengan memberikan 2 porsi buah dan sayur setiap harinya secara rutin.

2. Rambut rontok

Kerontokan rambut pada anak pun sebaiknya tidak disepelekan. Bila rontoknya berlebihan, ini bisa menjadi tanda anak mengalami defisiensi vitamin.

Beberapa jenis defisiensi vitamin yang seringkali dikaitkan dengan rambut rontok adalah kekurangan zat besi, Zinc, B3, Linoleic acid (LA) dan alpha-linolenic acid (ALA). Cobalah untuk memberikan banyak asupan protein nabati dan hewani untuk mengatasi masalah ini.

3. Bibir berdarah

5 Tanda kekurangan vitamin pada anak yang sering tak disadari

Bukan hanya karena kekurangan air putih, sering mengalami sariawan dan bibir berdarah pun menjadi gejala kekurangan vitamin. Artinya anak mungkin mengalami defisiensi vitamin B seperti B1, B2, dan B6.

Cobalah berikan makanan kaya vitamin B dan zat besi, seperti unggas, sayuran hijau, dan daging merah.

4. Pandangan kabur saat malam

Kekurangan vitamin A memiliki dampak yang signifikan terhadap penglihatan anak, khususnya di malam hari. Kondisi ini sering juga dikenal dengan rabun ayam.

Bila anak mengalami gangguan ini, kemampuannya untuk melihat di malam hari akan berkurang. Terutama saat kondisi gelap atau minim cahaya. Bila tak segera ditangani, anak bisa saja mengalami xerophthalmia yang bisa memengaruhi kornea, dan parahnya bisa menyebabkan buta permanen.

Agar asupan vitamin A terpenuhi, Bunda bisa memberikan pada anak, produk susu, telur, dan ikan.

5. Muncul benjolan kecil di kulit

Banyak benjolan kecil berwarna merah dan putih bisa menjadi tanda lain dari defisiensi vitamin. Kondisi ini dikenal juga dengan istilah Keratosis Pilaris.

Kondisi ini bisa terjadi secara genetik namun juga ditemukan pada orang-orang dengan asupan vitamin A dan C yang rendah. Cobalah berikan asupan makanan gizi seimbang agar kebutuhannya terpenuhi.

Referensi : Healthlinethesoccermomblog.com

Baca Juga :

Benarkah Anak Kecil Membutuhkan Suplemen Vitamin?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

nisya

app info
get app banner