TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Orgasme Tertunda Bikin Testis Nyeri, Waspada Gejala Blue Balls!

Bacaan 4 menit
Orgasme Tertunda Bikin Testis Nyeri, Waspada Gejala Blue Balls!

Blue balls tidak berbahaya namun bisa menimbulkan rasa tidak nyaman pada orang yang mengalaminya. Apa sih penyebab blue balls? Kenali tanda-tandanya!

Sering mengalami nyeri pada testis? Bisa jadi, Anda sedang mengalami blue balls. Blue balls dalam istilah medis disebut epididymal hypertension. Kondisi ini biasanya menyerang testis pria dan mengakibatkan rasa gatal serta ngilu.

Rasa gatal dan ngilu pada testis disebut blue balls karena seringkali warna testis berubah menjadi kebiruan saat mengalami kondisi ini. Selain itu, testis juga terasa lebih berat dari biasanya. Meski tidak berbahaya, namun kondisi ini biasanya menimbulkan rasa tidak nyaman pada orang yang mengalaminya.

Ayah, tidak perlu khawatir ya jika mengalami kondisi di atas karena biasanya gejala tersebut akan segera hilang. Namun, jika rasa gatal dan ngilu yang dialami ternyata bertahan lama dan semakin memburuk maka perlu segera berkonsultasi dengan dokter.

Epididymal hypertension umumnya dialami oleh kebanyakan pria, namun frekuensinya tidak sering. Lalu, apa yang menjadi penyebab epididymal hypertension?

Kenali Penyebab Blue Balls

blue balls

Epididymal hypertension umumnya disebabkan karena orgasme yang tertunda. Selain itu, pria yang sering terangsang secara seksual juga lebih sering mengalami kondisi ini.

Saat pria mengalami orgasme, pembuluh darah pada penis dan testis membesar karena aliran darah menjadi lebih kencang. Idealnya, penis akan ereksi dan orgasme sehingga siklus menjadi tuntas.

Pada kondisi blue balls, penis mengalami ereksi namun tak ada orgasme yang terjadi sehingga akibatnya timbul rasa ngilu pada testis yang biasanya dibarengi dengan rasa gatal.

Terkadang, kondisi ini juga disertai dengan perubahan warna testis menjadi kebiruan. Ini karena banyaknya darah yang tertinggal pada penis dan testis dalam jangka waktu yang lebih lama.

Blue Balls Terjadi Cukup Sering, Apakah Berbahaya?

Orgasme Tertunda Bikin Testis Nyeri, Waspada Gejala Blue Balls!

Kondisi ini umumnya tidak berbahaya namun bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bahkan cenderung mengganggu aktivitas seksual.

Selain itu, jika kondisi ini cukup sering dialami, bisa jadi kondisi tersebut mengindikasikan masalah medis lainnya, seperti:

1. Peradangan testis
2. Diabetes neuropati di area paha
3. Infeksi
4. Batu ginjal
5. Gondong
6. Orchitis
7. Kanker testis
8. Pemakaian celana yang terlalu ketat

Baca juga: Jangan sepelekan testis bengkak jika Anda ingin punya anak, ini risikonya

Kapan Harus ke Dokter?

blue balls

Sumber: Unsplash

Epididymal hypertension tidak berbahaya sehingga umumnya mereka yang mengalami gejala ini tak perlu memeriksakan diri ke dokter. Selain itu, pada kondisi normal, blue balls biasanya jarang terjadi dan akan langsung mereda dengan sendirinya.

Ayah perlu segera memeriksakan diri ke dokter apabila kondisi epididymal hypertension sampai menyebabkan kehidupan seksual terganggu atau timbul rasa nyeri yang terus menerus dalam jangka waktu yang lama.

Perlu juga memperhatikan apakah ada gejala lain seperti ukuran testis yang membesar, serta rasa sakit di bagian paha dan punggung bawah. Jika mengalami gejala ini, bisa jadi mengarah pada penyakit yang lebih serius seperti kanker testis.

Artikel Terkait: Parents, waspadai testis tidak turun pada bayi laki-laki

Bagaimana Cara Mengobati dan Mencegah Blue Balls?

blue balls

Sumber: Unsplash

Cara alami untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan aktivitas seksual hingga mencapai orgasme. Bisa dilakukan dengan berhubungan seksual bersama pasangan atau melakukan masturbasi.

Dua hal ini adalah cara alami yang bisa digunakan untuk mengobati epididymal hypertension. Namun, penanganan lebih lanjut bisa berbeda-beda dan perlu pemeriksaan yang lebih mendalam, tergantung kondisi masing-masing orang yang mengalaminya.

Pepatah mengatakan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Lalu, bagaimana cara untuk mencegah kondisi blue balls?

Orgasme Tertunda Bikin Testis Nyeri, Waspada Gejala Blue Balls!

Masalah ini bisa disiasati dengan beberapa cara, salah satunya adalah mencegah terjadinya stimulasi yang bisa membuat penis ereksi. Berikut adalah siasat yang bisa dilakukan untuk mencegahnya:

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

1. Mandi dengan menggunakan air dingin

2. Berhenti memikirkan hal-hal yang berhubungan dengan aktivitas seksual

3. Mengalihkan fokus pada aktivitas lain seperti bermain musik

4. Fokus bekerja

5. Melakukan aktivitas olahraga khususnya olahraga angkat berat

6. Mengompres dengan air panas atau es batu

Artikel terkait: Jangan sepelekan testis bengkak jika Anda ingin punya anak, ini risikonya

blue balls

Ayah, masalah epididymal hypertension idealnya akan mereda ketika tak lagi merasa terangsang secara seksual. Jika kondisi ini terjadi pada Anda, tak perlu merasa khawatir. Sebaiknya, alihkan perhatian kepada aktivitas lain sehingga mencegah terjadinya ereksi.

Perlu diketahui juga, kondisi ini bisa dialami oleh perempuan namun lebih dikenal dengan blue vulva. Penyebabnya juga sama, yakni akibat adanya rangsangan seksual yang tidak tuntas.

Biasanya, pada perempuan akan timbul gejala gatal dan terasa berat di bagian klitoris dan vulva. Namun, sama seperti pria, kondisi ini juga bisa hilang dengan sendirinya baik dengan cara melakukan aktivitas seksual atau mengalihkan fokus pada hal-hal lainnya.

Nah, Parents, kenali tanda-tanda blue balls dengan lebih teliti ya supaya tahu bagaimana cara mengatasinya!

Baca juga:

Antara melahirkan dan testis ditendang, mana yang lebih sakit?

Waspada! Radang testis bisa pengaruhi kesuburan suami, kenali gejalanya!

Testis anak tidak turun, apa saja risiko dan bagaimana pengobatannya?

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Orgasme Tertunda Bikin Testis Nyeri, Waspada Gejala Blue Balls!
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti