TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Gastroenteritis, Flu Perut pada Anak - Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati

Bacaan 5 menit
Gastroenteritis, Flu Perut pada Anak - Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati

Flu perut terjadi karena infeksi bakteri yang menyebabkan peradangan pada usus, ketahui penyebab, gejala serta cara menanganinya.

Flu perut pada anak atau gastroenteritis  ditandai dengan muntah-muntah dan diare.

Flu perut terjadi ketika tubuh terinfeksi bakteri yang menyebabkan pembengkakan di area usus dan perut.

Penyebab flu perut pada anak biasanya dari kebersihan yang kurang terjaga, keracunan makanan, atau kontak dengan hewan yang membawa bakteri flu perut.

Anak-anak memiliki sistem imun yang belum berkembang sepenuhnya.

Akibatnya, dia menjadi lebih rentan terhadap bakteri yang sering terdapat pada makanan yang kurang matang, lingkungan yang kotor atau hewan peliharaan.

Artikel terkait: Ini 7 Penyebab Sakit Perut pada Anak dan Kapan Harus ke Dokter

Gejala Flu Perut pada Anak

Flu perut pada anak

Flu perut bisa terjadi pada orang dewasa, anak-anak, hingga orang lanjut usia. Namun karena perbedaan sistem imun, anak-anak dan orang lanjut usia cenderung lebih rentan terinfeksi bakteri penyebab flu perut.

Oleh karena itu, Anda harus mewaspadai jika anak Anda mulai mengalami gejala-gejala seperti ini:

  • Diare
  • Muntah-muntah
  • Sakit perut
  • Perut keram
  • Demam hingga di atas 38,9 derajat Celcius
  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Feses berdarah
  • Tidak nafsu makan.

Jika gejala ini berlangsung lebih dari dua hari, Anda harus segera membawa anak ke dokter. Namun jika anak Anda masih bayi, segera bawa ke dokter begitu gejalanya muncul.

Artikel terkait: Rekomendasi Obat Sakit Perut untuk Anak yang Aman dan Mudah Dicari

Gejala Flu Perut pada Anak

Flu perut pada anak

Dehidrasi adalah kondisi lanjutan yang biasa terjadi pada anak yang menderita flu perut, karenanya Anda harus memperhatikan dengan seksama tanda-tanda dehidrasi seperti kulit dan mulut kering, serta kehausan.

Jika Anda memiliki bayi, maka perhatikanlah jika BAB-nya tiba-tiba menjadi sedikit dan lebih kering.

Pipis yang jarang dan airmata yang tidak keluar saat ia menangis bisa menjadi tanda dehidrasi karena flu perut.

Anak dengan flu perut harus dijauhkan dari orang lain sebelum dia sembuh, sebaiknya Anda jangan menyuruhnya sekolah. Hal ini untuk mencegah penyebaran bakteri pada anak lainnya.

Anda juga perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum memberikan obat diare pada anak, karena biasanya obat diare tidak diperuntukkan bagi anak di bawah lima tahun.

Artikel terkait: Sering Diresepkan Dokter untuk Diare, Ini Manfaat, dan Efek Samping Lacto-B untuk Bayi dan Anak

Penyebab Flu Perut pada anak

Flu perut pada anak

Penyebab umum dari flu perut biasanya adalah virus rotavirus dan norovirus.

Selain itu, beberapa jenis bakteri lain juga bisa menjadi penyebabnya, di antaranya:

  • Yersinia, bakteri ini terdapat pada daging babi
  • Staphylococcus, bakteri ini biasa terdapat pada produk olahan susu, daging dan telur
  • Shigella, biasa ditemukan pada air, seperti kolam renang
  • Salmonella, bakteri yang sering ditemukan pada produk olahan susu, daging dan telur
  • Campylobacter, bakteri ini sering terkandung dalam daging unggas
  • E. coli, bakteri ini biasa ditemukan pada produk daging giling dan salad dengan sayuran mentah.

Selain bakteri yang berasal dari makanan, flu perut juga bisa menimpa anak jika ia melakukan kontak fisik dengan penderita flu perut.

Mengonsumi makanan yang mengandung bakteri, dan juga tidak mencuci tangan setelah buang air besar juga bisa menjadi penyebab.

Artikel terkait: Sering Dialami Anak, Waspada Infeksi Bakteri yang Sebabkan Mastoiditis

Cara Mengobati

Flu perut pada anak

Merawat anak yang flu perut biasanya dilakukan agar anak tetap terhidrasi dengan baik dan mencegah komplikasi yang lebih parah.

Gejala flu perut biasanya menyebabkan tubuh anak kehilangan banyak garam, potasium dan sodium.

Agar anak tidak mengalami komplikasi yang parah, beri dia cairan sepanjang hari, terutama jika dia mengalami gejala diare.

Beri makanan yang sedikit lebih asin dan makanan yang mengandung potasium seperti pisang dan jus buah, agar tubuhnya tidak kekurangan nutrisi.

Berikan makanan dalam jumlah sedikit namun lebih sering untuk menghindarinya muntah. Jika perlu, berikan obat antimual atau kembung setengah jam sebelum makan.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Selain itu, berikan obat penurun demam, parasetamol atau ibuprofen untuk anak sesuai dosisnya saat demam mencapai di atas 38 derajat Celcius.

Dokter juga akan meresepkan obat antibiotik jika flu perut disebabkan oleh infeksi bakteri.

Anda juga bisa memberikan minuman yang mengandung jahe untuk meringankan gejala flu perut yang dialami anak.

Jahe terbukti ampuh melawan infeksi bakteri.

Hindari makanan yang mengandung lemak karena akan sulit dicerna oleh anak yang sedang mengalami flu perut.

Artikel terkait: Panduan Pemberian Paracetamol pada Anak dan Bayi dengan Dosis yang Benar

Pencegahan

Flu perut pada anak

Bakteri penyebab flu perut biasanya ada pada tempat yang kotor.

Oleh karena itu, biasakan seluruh anggota keluarga untuk mencuci tangan setelah buang air, sebelum makan dan sebelum menyiapkan makanan, juga setelah bermain di luar.

Usahakan untuk tidak menyajikan makanan mentah atau setengah matang pada anak Anda, karena makanan yang tidak dimasak dengan sempurna bisa menjadi sarang bakteri penyebab flu perut.

Pastikan area bermain anak selalu dalam keadaan bersih, jika sedang bermain di luar awasi jangan sampai ia menyentuh makanan bila tangannya kotor terkena tanah.

Menjaga kebersihan adalah kunci untuk mencegah terjadinya flu perut.

Menggunakan produk pembersih yang mengandung antibakteri juga bisa membantu Anda mencegah flu perut menjangkiti Anda dan keluarga.

***

Semoga informasi ini bermanfaat, Parents.

Gastroenteritis (Stomach Flu)
https://www.webmd.com/digestive-disorders/gastroenteritis#1

Viral gastroenteritis (stomach flu)
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/viral-gastroenteritis/symptoms-causes/syc-20378847

Bacterial Gastroenteritis
https://www.healthline.com/health/bacterial-gastroenteritis

 

Baca Juga:

8 Pertolongan Pertama Anak Sakit Perut di Rumah

9 Jenis Gangguan Pencernaan pada Bayi dan Anak-Anak yang Sering Terjadi

Jangan Abaikan Sakit Perut pada Si Kecil, Ini Alasannya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Gastroenteritis, Flu Perut pada Anak - Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti