TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Kendalikan Emosi, Begini Doa dan Adab Saat Marah yang Diajarkan Rasulullah

Bacaan 5 menit
Kendalikan Emosi, Begini Doa dan Adab Saat Marah yang Diajarkan Rasulullah

Agar rasa marah tidak berujung pada ucapan menyakitkan hingga perbuatan keji, yuk, coba amalkan doa dan adab saat marah yang diajarkan Rasulullah.

Siapa, sih, yang enggak pernah marah? Faktanya, marah adalah ekspresi diri yang sangat manusiawi. Namun demikian, ajaran Islam memberikan tuntunan bagaimana sebaiknya seorang Muslim harus bersikap ketika diselimuti rasa marah. Baca sampai tuntas ulasan tentang hukum, doa, dan adab saat marah berikut ini, ya!

Hukum Marah dalam Islam

Marah dalam ajaran agama memiliki konsekuensi hukum yang berbeda-beda. Tidak serta-merta marah dibolehkan maupun dilarang, melainkan bergantung kepada konteks dan kondisi sedang yang dihadapi. Berikut uraiannya.

Wajib

 doa dan adab saat marah

Hukum marah yang pertama adalah wajib. Dalam situasi tertentu, terkadang marah memang wajib untuk dilakukan. Misalnya ketika agama dihina dan dilecehkan atau ketika berhadapan dengan perbuatan maksiat yang dilakukan secara terang-terangan. Sebagaimana sabda Rasulullah:

“Apabila kalian melihat kemungkaran maka ubahlah dengan tangan/kekuasaanya, apabila tidak mampu, maka ubahlah dengan ucapan/lisan (nasihat), apabila tidak mampu, maka ubahlah dengan hati. Dan yang terakhir, inilah wujud serendah-rendahnya iman.” (HR. Muslim)

Mubah

 doa dan adab saat marah

Kata mubah sendiri berarti boleh. Seorang muslim dibolehkan marah ketika mendapati tindakan atau sikap yang dirasa melanggar atau tidak dapat ditoleransi. Misalnya, seorang atasan marah kepada pelayan toko yang selalu bersikap ketus kepada pelanggan.

Marah dalam hal ini bukan bermaksud untuk menyakiti, tetapi mengajarkan bagaimana seharusnya memperlakukan pelanggan dengan baik dan santun. Tak perlu pula marah dengan meledak-ledak, cukup berikan teguran dan peringatan.

Makruh

 doa dan adab saat marah

Hukum marah berikutnya adalah makruh, artinya suatu perbuatan yang jika dikerjakan tidak mendapat dosa, tetapi jika ditinggalkan mendapat pahala. Misalnya, ketika seseorang sedang sangat lapar lalu memesan ayam bakar di sebuah restoran. Ternyata yang diantarkan kepadanya adalah sepotong ayam goreng.

Ia bisa saja marah karena pesanan yang datang tidak sesuai, tetapi ia justru lebih memilih tidak melakukannya. Maka orang tersebut mendapatkan pahala karena mampu mengendalikan amarahnya.

Haram

 doa dan adab saat marah

Marah bisa dihukumi haram jika dibarengi dengan caci maki yang melampaui batas, hinaan yang menyakiti hati, hingga perilaku destruktif yang merusak. Kemarahan semacam ini terjadi karena tidak mampu mengendalikan hawa nafsu.

Pada akhirnya, setan pun ikut campur sehingga timbul perbuatan yang melampaui batas. Padahal, tindakan tersebut tidak memberikan manfaat, melainkan hanya kerugian semata.

Artikel terkait: 7 Cara ampuh mengatasi suami yang suka marah, Bunda perlu tahu!

Doa dan Adab Saat Marah

Agar rasa marah tidak berdampak buruk dan merusak, berikut ini doa dan adab saat marah yang harus diterapkan oleh seorang Muslim.

1. Doa Saat Marah

 doa dan adab saat marah

Rasulullah mengajarkan untuk membaca ta’awudz ketika marah. Hal ini bertujuan meminta perlindungan kepada Allah agar terhindar dari tipu daya setan. Sulaiman bin Shurod ra mengisahkan suatu riwayat:

كُنْتُ جَالِسًا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَجُلاَنِ يَسْتَبَّانِ، فَأَحَدُهُمَا احْمَرَّ وَجْهُهُ، وَانْتَفَخَتْ أَوْدَاجُهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا ذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ، لَوْ قَالَ: أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ، ذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ

“Pada suatu hari aku duduk bersama-sama Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam sedang dua orang lelaki sedang saling mengeluarkan kata-kata kotor satu dan lainnya. Salah seorang daripadanya telah merah mukanya dan tegang pula urat lehernya. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Sesungguhnya aku tahu satu perkataan sekiranya dibaca tentu hilang rasa marahnya jika sekiranya ia mau membaca, ‘A’udzubillahi minas-syaitani’ (Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan), niscaya hilang kemarahan yang dialaminya.” (HR. Bukhari)

Senada pula dengan hadis dari Abu Hurairah yang berbunyi:

إِذَا غَضِبَ الرَّجُلُ فَقَالَ أَعُوْذُ بِاللهِ ، سَكَنَ غَضْبُه

“Jika seseorang dalam keadaan marah, lantas ia ucapkan, ‘A’udzu billah (Aku meminta perlindungan kepada Allah)’, maka redamlah marahnya.” (HR. As-Sahmi dalam Tarikh Jarjan)

2. Diam, Merupakan Adab Marah yang Paling Utama

 doa dan adab saat marah

Kemarahan yang tidak terkendali akan mudah memancing terlontarnya caci maki, kata-kata kotor, hingga kalimat kufur yang tidak disukai Allah. Oleh karena itu, adab marah yang pertama dan paling utama setelah berdoa adalah memilih diam.

Ketika seseorang mampu mengendalikan dirinya dan diam ketika akan marah, hal-hal buruk yang ditakutkan tadi tidak akan terjadi. Hal ini sesuai dengan pesan Rasulullah dalam hadisnya:

“Jika salah seorang di antara kalian marah, diamlah.” (HR. Ahmad)

Artikel terkait: Prepared Environment, Upaya Saya Menciptakan Rumah Ramah Anak

3. Posisikan Tubuh Lebih Rendah

Kendalikan Emosi, Begini Doa dan Adab Saat Marah yang Diajarkan Rasulullah

Berganti posisi juga merupakan salah satu adab marah yang diajarkan Rasulullah. Meski terkesan sederhana, hal ini bisa menjadi cara ampuh untuk meredakan emosi yang meluap. Dari Abu Dzarr ra, Nabi SAW bersabda:

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

“Bila salah satu di antara kalian marah saat berdiri, maka duduklah. Jika marahnya telah hilang (maka sudah cukup). Namun jika tidak lenyap pula maka berbaringlah.” (HR. Abu Daud)

Artikel terkait: 7 Trik Agar Tidak Jadi Marah Pada Anak

4. Berwudu, Merupakan Salah Satu Adab Saat Marah

Kendalikan Emosi, Begini Doa dan Adab Saat Marah yang Diajarkan Rasulullah

Jika perubahan posisi belum juga mampu meredakan amarah secara nyata, seorang muslim dianjurkan untuk mengambil air wudu. Air yang segar akan mendinginkan pikiran sehingga lebih tenang dan rileks.

Rasulullah pun mengumpamakan amarah seperti api yang bisa dipadamkan dengan air. Sabdanya:

“Sesungguhnya amarah itu dari setan dan setan diciptakan dari api. Api akan padam dengan air. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaknya berwudhu.” (HR. Abu Daud)

5. Bersikap Tenang dan Ingat Pesan Rasulullah Saat Marah

Kendalikan Emosi, Begini Doa dan Adab Saat Marah yang Diajarkan Rasulullah

Tahukah Parents, kemampuan seseorang dalam mengendalikan diri saat marah rupanya diganjar dengan pahala yang tinggil oleh Allah SWT. Muslim yang tidak bersikap gegabah ketika hatinya dilanda amarah bahkan dijanjikan surga.

“Barang siapa menahan amarahnya padahal mampu meluapkannya, Allah akan memanggilnya di hadapan para makhluk pada hari kiamat untuk memberinya pilihan bidadari yang ia inginkan.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)

Di hadis lain, Rasulullah berkata:

“Jangan engkau marah, maka bagimu surga.” (HR. Thabrani)

****

Nah, itulah tadi doa dan adab saat marah yang diajarkan dalam agama Islam. Jangan lupa diamalkan, ya, Parents.

Baca juga:

Ayah, Ini Lho yang Membuat Istri Stres dan Suka Marah-marah

Waspada! Bumil gampang marah bisa berdampak buruk pada janin

Bingung menghadapi anak marah? Ini 9 saran dari psikolog untuk Parents!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Kendalikan Emosi, Begini Doa dan Adab Saat Marah yang Diajarkan Rasulullah
Bagikan:
  • Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

    Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

  • 20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

    20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

  • 5 Ciri-ciri Balita yang Mau Punya Adik dan Sudah Siap Jadi Kakak

    5 Ciri-ciri Balita yang Mau Punya Adik dan Sudah Siap Jadi Kakak

  • Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

    Urutan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Makna hingga Perbedaannya

  • 20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

    20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

  • 5 Ciri-ciri Balita yang Mau Punya Adik dan Sudah Siap Jadi Kakak

    5 Ciri-ciri Balita yang Mau Punya Adik dan Sudah Siap Jadi Kakak

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti