TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bingung menghadapi anak marah? Ini 9 saran dari psikolog untuk Parents!

Bacaan 4 menit
Bingung menghadapi anak marah? Ini 9 saran dari psikolog untuk Parents!

Inilah 9 langkah yang bisa Parents lakukan saat menghadapi anak marah.

Kesal melihat anak marah? Emosi Bunda malah jadi ikut tersulut? Percayalah, menghadapi anak marah memang perlu memberikan respon yang tepat. Tidak mau, dong, kalau respon yang salah justru malah memberikan dampak buruk yang menghambat kecerdasan emosional anak?

Ya, menghadapi anak marah memang tidak mudah. Namun, seperti yang dikatakan Najelaa Shihab selaku psikolog keluarga sekaligus praktisi pendidikan yang menjelaskan bahwa marah merupakan emosi sangat wajar yang bisa dirasakan semua orang. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun bahkan perlu merasakan emosi marah.

Sebuah litelatur (Bhave & Shaini, 2009) menyebutkan bahwa rasa marah juga punya sisi positif karena bisa membantu seseorang mengatasi masalah dengan cara yang dapat diterima lingkungan dalam berbagai macam situasi.

menghadapi anak marah

 

Emosi marah yang diekspresikan dengan cara pantas bisa membantu kita mengekspresikan berbagai perasaan dengan cara yang dapat diterima lingkungan, membantu menyelesaikan masalah bahkan mampu memotivasi dalam mencapai tujuan.

Seperti yang dikatakan psikolog yang kerap disapa dengan panggilan Mbak Ela, Parents perlu melatih diri untuk bisa marah dengan cara yang baik termasuk memberikan respon tepat.

“Tapi saat anak sedang marah, orangtua harus bisa memberikan respon dengan tepat pada emosi anak. Bukan emosinya sediri, dengan begitu maka akan menjadi contoh yang bermakna seumur hidup anak,” tegas founder Keluarga Kita.

Dengan begitu harapannya, pelan-pelan anak pun bisa belajar untuk mengendalikan amarahnya dengan cara positif.

Baca juga : Parents, ini caranya mengendalikan emosi anak sesuai tahapan usia

Apa yang bisa Parents lakukan? Berikut 9 tips dari Najelaa Shihab, bagaimana cara menghadapi anak marah.

menghadapi anak marah

  1. Menghadapi anak marah, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mendengarkan dengan penuh perhatian. Lakukan kontak mata dan jangan lupa berikan sentuhan anak dengan lembut.
  2. Beri tanggapan dalan satu kata atau kalimat pendek, bukan nasihat panjang, agar anak bebas bereskpresi. Contohnya, Bunda bisa ucapkan, “Oh begitu….” atau “Hhhhmmm….”
  3. Berikan nama perasaan yang dialami anak, “Aku tahu rasanya nggak enak, ya. Seperti ada gunung meletus di dada yang rasanya nggak, ya?”
  4. Sebut tingkah laku anak, lalu kaitkan dengan emosinya. “Kenapa kamu menendang-nendang seperti itu? Karena kamu marah, ya?
  5. Beri anak waktu untuk bisa mengekspresikan emosinya. Tapi, harus tetap tegas untuk tidak melanggar kesepakatan bersama. “Kalau kesal, kemudian kamu nangis, nggak apa-apa kok. Tapi tetap tidak boleh merobek buku kakak atau merusak barang yang lainnya, ya.”
  6. Bila kita terbawa emosi, pisahkan diri dengan tenang. Katakan kita perlu waktu untuk tenangkan diri.
  7. Saat kita sudah tenang lakukan kontak fisik dengan anak. Misalnya, memeluknya.
  8. Bahas tingkah laku lainnya, yang bisa dilakukan  saat ia mengalami emosi sama. “Kalau lagi kesal dari pada capek teriak-teriak, kamu bisa bilang, apa yang kamu nggak suka.
  9. Setelah marah reda, lakukan langkah menyelesaikan konflik bersama anak.

Gunakan kalimat ‘I Message’

menghadapi anak marah

Agar tidak ikut tersulut yang memubuat emosi menjadi meledak, salah sata cara menghadapi anak marah bisa dengan memberikan respon menggunakan kalimat ‘I Message‘.

Metode ini sendiri sebenarnya merupakan gaya atau teknik komunikasi yang berfokus pada perasaan daripada pemikiran pembicara kepada lawan bicaranya.

Konsep komunikasi dengan  ‘I Message‘ ini dikembangkan oleh seorang psikolog bernama Thomas Gordon pada tahun 1960-an. Bebeda dengan ‘You Message‘ yang cenderung menyerang lawan bicara, ‘I Message‘ justru bisa lebih mudah diterima.

Tanpa perlu lawan bicara, atau membuat anak merasa marah dan semakin disalahkan.

Kalimat pertama termasuk ke dalam ‘You Message‘, merupakan cara penyampaian yang cenderung menyerang lawan bicara dan memojokkan seseorang. Cara berkomunikasi ini tentunya tidak efektif dan akan merusak hubungan secara perlahan.

Untuk itulah, Parents perlu belajar bagaimana menghadapi anak marah dengan tepat. Setuju dan bisa dilakukan bukan?

Selain itu, jangan lupa untuk mengenalkan beragam emosi dan cara mengelolanya dengan benar. Ingat, children see, children do. 

Seperti yang dikatakan Aristoteles, “Siapa pun bisa marah. Marah itu mudah. Tetapi marah pada orang yang tepat, dengan kadar sesuai, pada waktu tepat, demi tujuan benar, dan dengan cara yang baik, bukan hal mudah.”

 

Baca juga :

"Anakku, maafkan ayah yang sudah marah dan membentakmu…"

 

 

 

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Bingung menghadapi anak marah? Ini 9 saran dari psikolog untuk Parents!
Bagikan:
  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti