TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Hati-Hati Parents, Ini Dampak yang Terjadi Jika Suka Memukul Anak

Bacaan 4 menit
Hati-Hati Parents, Ini Dampak yang Terjadi Jika Suka Memukul Anak

Memukul anak dengan alasan apa pun termasuk kekerasan fisik, ini dampak yang berisiko terjadi padanya.

Beberapa orang tua mungkin masih memukul anak untuk mendisiplinkan si kecil. Misalnya, menepuk pantat atau bagian keningnya ketika ia berbuat nakal. Namun, memukul anak dengan alasan apa pun sebenarnya bisa menimbulkan dampak negatif bagi perilakunya kelak, lo, Parents. Tak hanya itu, baik melakukannya secara perlahan atau bahkan keras, memukul anak juga sudah termasuk ke dalam kekerasan fisik yang sebaiknya dihentikan oleh orang tua. 

Artikel terkait: Pentingnya Menemani Anak Menghadapi Rasa Takut  

Dampak Memukul Anak Menurut Penelitian

memukul anak

Banyak penelitian yang sudah membuktikan bahwa memukul anak tidaklah efektif untuk mendisiplinkan dan bahkan ini sudah termasuk ke dalam kekerasan fisik. 

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Pediatrics membuktikan bahwa anak sering dipukul di bagian pantat (spanked) oleh orang tuanya, menumbuhkan masalah perilaku sama dengan anak-anak yang ditelantarkan atau mendapat kekerasan. 

Hati-Hati Parents, Ini Dampak yang Terjadi Jika Suka Memukul Anak

Maka dari itu, para peneliti mewanti-wanti orang tua agar menghentikan kebiasaan ini. Untuk alasan disiplin atau apa pun, baik keras maupun pelan, memukul anak adalah tindakan yang perlu dihentikan. 

“Pertanyaannya, apakah memukul anak adalah tindakan yang tepat? Kalau spanking atau menepuk bagian tubuh anak bukan termasuk ke dalam kekerasan fisik, bagaimana kita mendefinisikan sikap tersebut? Tentunya ini tindakan salah dan perlu diubah,” ungkap Dr. Julie Ma, pemimpin penelitian dari Universitas Michigan seperti yang dikutip dari laman Fatherly. 

Memukul Anak Bisa Timbulkan Pengalaman Traumatis

memukul anak

Julie dan tim dari Universitas Michigan mencoba membandingkan efek memukul anak dengan pengalaman traumatis masa kecil seperti anak yang ditelantarkan, anak yang mengalami penganiayaan, atau pun anak yang terpapar kekerasan dalam keluarga seperti broken home. 

Peneliti membandingkan data longitudinal dari lebih 2000 keluarga. Kemudian mencari tahu perbandingan terkait masalah perilaku antara anak yang mengalami masa kecil traumatis dengan anak yang dipukul oleh orang tuanya dengan alasan tertentu. Hasilnya, masalah perilaku yang timbul serupa.

“Bahkan setelah kami mengamati apa yang terjadi pada anak-anak dengan masa kecil traumatis, tindakan memukul yang orang tua lakukan adalah pemicu perilaku agresif mereka,” ungkap Julie. 

Artikel terkait: Ide Permainan Asyik dan Seru Bikin Si Kecil Betah di Rumah, Tanpa Gadget!

memukul anak

Secara umum dari segi hukum, menurut Julie, tindakan kekerasan fisik pada anak biasanya dilihat dari bekas luka yang diterima olehnya.

Akan tetapi, perlu dipahami juga bahwa apa yang dirasakan anak-anak setelah mereka dipukul oleh orang tuanya meski tidak meninggalkan bekas, bisa saja berbeda. Pukulan yang diberikan pada anak baik hanya secara perlahan atau dengan tujuan mendisiplinkan, malah menjadi salah satu pengalaman traumatis baginya. 

“Kalau anak dipukul, dengan alasan apa pun dan cara apa pun, maka itu sudah termasuk ke dalam kekerasan. Dan perilaku tentunya merugikan anak-anak,” pungkasnya.

Menerapkan Disiplin Positif pada Anak

Hati-Hati Parents, Ini Dampak yang Terjadi Jika Suka Memukul Anak

Maka dari itu, alih-alih menegur anak dengan cara memukul, ada baiknya jika orang tua mengubahnya dengan cara memberikannya pendidikan mengenai disiplin positif. 

Menjadi tegas dan mengajarkan agar anak disiplin tidak perlu dengan cara kasar atau bahkan dengan kekerasan seperti memukul, Parents. Dibandingkan memberikannya hukuman, akan lebih baik dan bijak jika kita memberinya pemahaman mengenai konsekuensi.

memukul anak

Selengkapnya, berikut beberapa langkah yang bisa Parents terapkan untuk menumbuhkan sikap disiplin positif pada anak tanpa kekerasan:

  • Mengenalkan perilaku disiplin pada anak dengan memberinya rutinitas sejak kecil. Sebuah rutinitas akan membangun kebiasaan baik bagi si kecil nantinya.
  • Bangun kerja sama dan rasa saling percaya antara Parents dan anak. Selalu diskusikan setiap aturan dan kesepakatan yang dibuat demi kebaikan bersama. 
  • Kenalkan anak pada konsekuensi, bukan hukuman. Ketika anak berbuat suatu hal yang tidak baik, beri tahu ia konsekuensinya alih-alih membentak atau bahkan memukulnya. 
  • Parents memang perlu tegas pada si kecil, tetapi perlu diingat bahwa sikap tegas berbeda dengan kasar. Maka itu, saat anak berbuat salah, hindari perilaku marah-marah apalagi memberinya hukuman berupa pukulan. Tanyakan padanya alasan mengapa ia berbuat demikian, kemudian tegaslah padanya dalam memberikan konsekuensi atas perbuatannya dengan tetap memberinya kasih sayang. Jadi, tidak semata-mata menceramahi atau menyudutkan si kecil. 

Artikel terkait: Mengenal Pola Asuh Tiger Mom, Mendidik Buah Hati Minim Kompromi

Itulah penjelasan mengenai dampak memukul anak. Jadi, kebiasaan memukul anak dengan alasan apa pun sebaiknya dihentikan, ya, Parents. Daripada memukulnya, tidak ada salahnya kita menerapkan perilaku disiplin positif pada si kecil untuk mendidiknya. 

***

Baca juga: 

11 Pilihan Fabel Sederhana Pengantar Tidur Anak yang Kaya Nilai Moral Kehidupan

id.theasianparent.com/self-healing

7 Surat dalam Al-Qur'an yang Punya Banyak Keutamaan, Jangan Lupa Amalkan

Cerita mitra kami
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • Hati-Hati Parents, Ini Dampak yang Terjadi Jika Suka Memukul Anak
Bagikan:
  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 29 Contoh SMS "Nakal" untuk Suami, Coba Kirim Sekarang!

    29 Contoh SMS "Nakal" untuk Suami, Coba Kirim Sekarang!

  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 29 Contoh SMS "Nakal" untuk Suami, Coba Kirim Sekarang!

    29 Contoh SMS "Nakal" untuk Suami, Coba Kirim Sekarang!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti