TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

COVID-19 Bisa Picu Masalah Pendengaran, Ini Penjelasan Peneliti

Bacaan 5 menit
COVID-19 Bisa Picu Masalah Pendengaran, Ini Penjelasan Peneliti

Peneliti menyebut, pasien COVID-19 mengeluhkan adanya nyeri di bagian dalam telinga dengan adanya bunyi denging sepanjang waktu.

Beberapa hasil penelitian dan temuan di lapangan menunjukkan bahwa COVID-19 dapat picu masalah pendengaran bagi penderitanya. Gejala yang akan dirasakan oleh penyintas, tampaknya akan cukup mengganggu aktivitas harian.

Meskipun tidak semua penyintas Covid mengalaminya, akan lebih baik Parents waspada jika muncul gejala gangguan pendengaran.

Menurut beberapa jurnal, laporan adanya gangguan pendengaran setelah sembuh dari COVID-19 terjadi pada sekitar 15-17 persen penyintas. Mereka mengeluhkan adanya nyeri di bagian dalam telinga, dengan adanya bunyi denging sepanjang waktu.

Para ahli menyebutkan bahwa gangguan pendengaran yang disebabkan oleh apapun akan lebih mudah ditangani jika diketahui sejak dini. Apabila kondisinya sudah parah baru dibawa ke dokter, maka peluang untuk kembali berfungsi seperti sediakala semakin kecil.

Artikel terkait: Benarkah Vaksin Covid Mempengaruhi Haid? Ini Kata Pakar

Penjelasan Peneliti Tentang COVID-19 Picu Masalah Pendengaran

COVID-19 Bisa Picu Masalah Pendengaran, Ini Penjelasan Peneliti

Mengutip laman Times of India, dalam jurnal penelitian internasional Journal of Audiology tentang COVID-19 picu masalah pendengaran mengungkap, gejala yang dialami oleh para penyintas cenderung mengarah pada tinnitus, yaitu gangguan seperti ada bel yang dibunyikan di dalam telinga sehingga berdenging dalam waktu lama.

Secara teori, tinnitus bukanlah penyakit dan dapat dialami oleh orang dengan segala usia. Tinnitus sangat mungkin dialami oleh lansia, orang dewasa baik laki-laki maupun perempuan maupun anak-anak tanpa ada waktu tertentu.

Gejala yang muncul adalah seperti ada suara berdenging di dalam telinga dan menimbulkan rasa pusing atau nyeri. Selain suara berdenging, tinnitus juga mungkin mengganggu dengan suara berdesis, gemuruh, detak, atau raung yang meresahkan.

Gangguan berupa suara di dalam telinga tersebut umumnya hanya bisa didengar oleh penderita dan sangat jarang kasus dokter bisa mendengar seperti apa yang dialami pasien.

Adanya temuan yang menyatakan bahwa COVID-19 picu masalah pendengaran, diharapkan membuat masyarakat dan dokter semakin waspada dengan gejala yang muncul.

Jika gangguan pendengaran pada penyintas COVID disertai pusing dan rasa mual, sebaiknya segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Beberapa laporan seperti studi dari Royal National Throat Nose and Ear Hospital, Universitu College London di Inggris menyebutkan, Virus Corona bisa memengaruhi fungsi pendengaran pasien.

Maka itu, para ahli juga menyebutkan, adanya temuan COVID-19 picu masalah pendengaran ini terjadi justru setelah penyintas berhasil melewati masa kritis serangan Virus Corona.

Sementara itu, beberapa laporan lain mengungkap bahwa gangguan semacam ini bisa berlangsung beberapa pekan hingga beberapa bulan.

Artikel terkait: Risiko Long Covid Lebih Rentan Dialami Perempuan, Kenali Gejalanya!

COVID Bisa Picu Masalah Pendengaran, Berikut Kondisi yang Sebabkan Tinnitus

COVID-19 Bisa Picu Masalah Pendengaran, Ini Penjelasan Peneliti

Adapun penyebab utama tinnitus adalah ketika sel rambut yang bertugas menangkap sinyal suara dan mengubahnya menjadi sinyal listrik untuk disampaikan ke otak rusak.

Sel rambut yang rusak tersebut mengirimkan gelombang sinyal secara acak sehingga otak menerjemahkannya sebagai denging.

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan kerusakan sel rambut di dalam telinga. Kondisi tersebut di antaranya adalah cedera pada kepala dan leher yang memengaruhi saraf pendengaran, disfungsi tuba eustachius, ketegangan otot telinga, dan kotoran telinga terlalu banyak.

Bisa juga disebabkan oleh adanya tumor jinak yang mengganggu kinerja saraf penghubung telinga dan otak.

Selain itu, beberapa jenis obat seperti antibiotik neomycin, obat untuk kanker, obat deuretik, antidepresan, aspirin, dan kina juga dapat memperburuk risiko tinnitus.

Beberapa kondisi seperti lansia, sering mendengar suara terlalu keras, tidak bisa mengelola stres dengan baik dan sering konsumsi minuman beralkohol juga dapat meningkatkan risiko tinnitus.

Adanya hasil penelitian yang menunjukkan bahwa COVID-19 picu masalah pendengaran menjadi penyebab baru yang perlu diwaspadai.

Sangat mungkin terjadi demikian karena jejak rekam kasus COVID merusak sel dalam organ tubuh tertentu yang berhasil dihinggapinya.

Artikel terkait: Tanaman Herbal Sambiloto untuk Cegah COVID-19, Ini Cara Mengolahnya!

Cara Mengatasi Tinnitus

COVID-19 Bisa Picu Masalah Pendengaran, Ini Penjelasan Peneliti

Pada kondisi gangguan ringan dan cepat hilang, penderita bisa menghubungi dokter untuk mencari tahu penyebab utamanya.

Jika tinnitus disebabkan oleh penumpukan kotoran dalam telinga, maka dokter bisa melakukan pengangkatan dan meneliti kemungkinan penyebab lain.

Dokter bisa mengganti obat-obatan yang sedang dikonsumsi oleh pasien atau melakukan bedah pembuluh darah jika diperlukan.

Kebiasaan dan Pola Hidup Sehat untuk Atasi Tinnitus

covid-19 picu masalah pendengaran

Cerita mitra kami
Bunda, Ini 3 Cara Mencegah Alergi Susu Sapi pada Anak
Bunda, Ini 3 Cara Mencegah Alergi Susu Sapi pada Anak
4 Ide Kado Spesial dari Ayah, Bikin Bunda Makin Sayang
4 Ide Kado Spesial dari Ayah, Bikin Bunda Makin Sayang
Bayi Butuh Tidur Nyenyak; Ini Manfaat  dan Tips Tidur Berkualitas
Bayi Butuh Tidur Nyenyak; Ini Manfaat dan Tips Tidur Berkualitas
4 'Senjata' agar anak sukses potty training yang Parents wajib punya
4 'Senjata' agar anak sukses potty training yang Parents wajib punya

Upaya lain yang bisa dilakukan oleh penderita tinnitus adalah terapi dengan suara yang menenangkan dan menyamarkan denging seperti rintik hujan atau suara ombak.

Jika penderita terbiasa mendengarkan musik melalui headphone, hindari untuk mendengar suara musik yang terlalu keras dan gunakan pelindung telinga saat berada di tempat bising.

Selain itu, membiasakan diri menjaga kesehatan dengan pola makan sehat dan olahraga sangat membantu jantung tetap sehat dan pembuluh darah lancar.

Penyebab dan cara mengatasi tinnitus di atas menunjukkan bahwa terjadinya masalah pendengaran yang dipicu Virus Corona dapat dicegah dengan sejumlah upaya.

Mulai dari pola hidup yang sehat dengan menjaga menu dan pola makan, juga dengan olahraga teratur dan sebisa mungkin tetap berada di lingkungan yang kondusif.

Itulah informasi seputar COVID-19 yang disebut dapat picu masalah pendengaran. Untuk mencegah infeksi dan penyebaran Virus Corona, masyarakat masih diharapkan untuk menerapkan protokol kesehatan. Seperti jaga jarak, menerapkan pola hidup sehat, dan senantiasa menjaga kebersihan. 

Semoga bermanfaat!

***

Baca juga: 

id.theasianparent.com/artis-asal-madura

Catat! Ini 3 Cara Melihat Sertifikat Vaksin COVID-19

3 Posisi Tidur untuk Mengurangi Nyeri Haid, Bunda Patut Coba!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

alikarukhan

  • Halaman Depan
  • /
  • COVID-19
  • /
  • COVID-19 Bisa Picu Masalah Pendengaran, Ini Penjelasan Peneliti
Bagikan:
  • Unik, Ini Dia Zodiak yang Paling Rajin Ikut Vaksin Covid-19!

    Unik, Ini Dia Zodiak yang Paling Rajin Ikut Vaksin Covid-19!

  • Pertama di Dunia, Vaksin COVID-19 Versi Hirup Akhirnya Disetujui di Tiongkok! 

    Pertama di Dunia, Vaksin COVID-19 Versi Hirup Akhirnya Disetujui di Tiongkok! 

  • Menunggu Hasil Uji Klinis, Vaksin Inavac Buatan Indonesia Siap Produksi

    Menunggu Hasil Uji Klinis, Vaksin Inavac Buatan Indonesia Siap Produksi

  • Unik, Ini Dia Zodiak yang Paling Rajin Ikut Vaksin Covid-19!

    Unik, Ini Dia Zodiak yang Paling Rajin Ikut Vaksin Covid-19!

  • Pertama di Dunia, Vaksin COVID-19 Versi Hirup Akhirnya Disetujui di Tiongkok! 

    Pertama di Dunia, Vaksin COVID-19 Versi Hirup Akhirnya Disetujui di Tiongkok! 

  • Menunggu Hasil Uji Klinis, Vaksin Inavac Buatan Indonesia Siap Produksi

    Menunggu Hasil Uji Klinis, Vaksin Inavac Buatan Indonesia Siap Produksi

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti