6 Cara mengencangkan payudara setelah menyusui, Busui sudah coba?

lead image

Khawatir payudara kendor setelah menyusui? Inilah 6 cara mengencangkan payudara setelah menyusui yang bisa Busui praktikkan.

Perempuan mana sih, yang tidak mau memiliki payudara yang kencang? Masalahnya, dengan bertambahnya usia, diet yang salah, termasuk perubahan hormonal, ditambah lagi faktor seperti menyusui, mau tak mau membuat kondisi payudara bisa berubah. Tapi tenang saja, sebenarnya ada beberapa cara mengencangkan payudara setelah menyusui.

Saat seorang perempuan menjalani berbagai tahapan dalam kehidupan, wajar saja jika akan mengalami perubahan. Hal ini pun berhubungan dengan kondisi payudaranya yang berubah.

Misalnya saja, payudara bisa tumbuh lebih besar selama kehamilan dan menyusui, misalnya. Selain itu, karena faktor gravitasi secara terus menerus, semakin besar payudara, semakin besar juga kemungkinan payudara akan menjadi kendor.

Tak hanya itu, jika semula payudara terasa kencang dan padat, lambat laun akan berubah menjadi lebih lembut dan kurang padat. Kondisi ini pada umumnya memang akan terjadi ketika perempuan mengalami fase menopause, karena produksi estrogen di ovarium berkurang.

Bertambahnya usia tentu saja tidak bisa dicegah. Meskipun begitu, ada beberapa kebiasaan sehat dapat membantu menjaga payudara — dan jaringan pendukung di sekitar payudara.

Dan inilah cara mengencangkan payudara setelah menyusui yang bisa Busui coba:

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/payudara kendur.jpg 6 Cara mengencangkan payudara setelah menyusui, Busui sudah coba?

1. Berolahraga, cara mengencangkan payudara setelah menyusui paling ampuh!

Payudara berada di atas otot pektoral, yang penting untuk kekuatan dan fungsi lengan. Hal ini dikatan Brian O’Hea, MD, kepala bedah payudara dan onkologi di Stony Brook Medicine di New York.

“Tetapi bahkan ketika wanita banyak berolahraga dan memiliki otot pektor yang sangat kuat, sebenarnya itu tidak mengubah struktur payudara itu sendiri — yang terbuat dari jaringan kelenjar atau lemak, bukan otot,” katanya.

Dikatakan demikian, memperkuat otot pektoral — bersama dengan otot punggung, bahu, dan inti — dapat membantu mengurangi penampilan melorot dengan meningkatkan nada dan postur tubuh secara keseluruhan.

Olahraga teratur memang bisa membantu perempuan mempertahankan berat badan sehat dan konsisten, sehingga dapat mencegah perubahan bentuk payudara yang berhubungan dengan penambahan berat badan dan kerugian yang ekstrem.

2. Mengasup makan dengan baik

Tidak ada bukti kuat yang menghubungkan diet dengan payudara, kata Dr. O’Hea. Tetapi beberapa ahli kesehatan percaya bahwa mengonsumsi banyak makanan kaya antioksidan (seperti buah dan sayuran) dapat menjaga kulit tetap kenyal dan mengurangi munculnya keriput dan mengurangi risiko terjadinya kekendoran pada payudara.

Oleh karena itulah, salah satu upaya atau cara mengencangkan payudara setelah menyusui adalah dengan tetap terhidrasi dapat membantu melestarikan elastisitas alami kulit.

Hindari diet ekstrim karena bisa berisiko memperlambat metabolisme sehingga bisa membuat berat badan turun dengan drastis dan tidak proporsional.

“Jika Anda kehilangan banyak berat badan, kulit sering tidak menarik meskipun lemak di bawahnya hilang,” kata Alyssa Golas, MD, asisten profesor klinis operasi plastik di NYU Langone Health.

3. Menggunakan bra yang tepat

Anda akan berpikir bahwa memakai bra akan mencegah payudara menjadi kendor.

Faktanya, sebuah penelitian tidak mendukung gagasan ini, sebuah studi tahun 2013 di Prancis menunjukkan bahwa memakai bra sebenarnya tidak mengencangkan otot payudara. Bahkan ketika Anda tampil tanpa bra membuat otot tumbuh natural, hal ini akan membuat keadaan payudara lebih sehat.

Meskipun tidak ada bukti yang akan melindungi kondisi payudaya agar tetap kencang, tentu saja, memakai bra yang pas akan membantu dada Anda terlihat kencang dan menarik. 

Selain itu, adanya model bra dapat menyediakan push-up, untuk sementara memang bisa membantu tampilan payudara, tetapi itu bukan perbaikan permanen.

Penting untuk diketahui bahwa payudara tidak memiliki otot-otot khusus yang bisa membantunya agar tetap kencang. Oleh karena itu membutuhkan bra untuk bisa menopang. 

4. Hindari posisi tidur tengkurap

Tahukah Anda bahwa kebiasaan tidur tengkurap ternyata juga memengaruhi bentuk payudara. Jika dibiarkan, hal itu akan membuat payudara mengendur. Sebab, payudara mendapat tekanan berlebih selama Anda terlelap. Oleh sebab itu, mulai sekarang hindarilah posisi tidur seperti itu.

5. Hindari paparan sinar matahari 

Sama seperti antioksidan yang dapat menjaga kulit tetap kenyal dan melar, zat kimia berbahaya yang disebut radikal bebas dapat merusak dan meningkatkan munculnya keriput dan sebabkan payudara melorot.

Salah satu sumber besar dari radikal bebas tersebut? Sinar ultraviolet, yang dapat memecah lapisan elastis serat elastin.

Artinya, semakin banyak sinar matahari terpapar, maka semakin banyak kerusakan radikal bebas yang mungkin Anda miliki, sehingga membuat payudara menjadi kendur.

Oleh karena itu, jika sedang berada di bawah sinar matahari, jangan lupa menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit Anda dari paparan sinar UV.

6. Cara mengencangkan payudara setelah menyusui, hindari merokok

Di atas semua efek berbahaya lainnya dari asap rokok, merokok juga memengaruhi kondisi payudara. Sebuah penelitian pada tahun 2008 di Aesthetic Surgery Journal menemukan bahwa wanita yang merokok, lebih mungkin mengalami penurunan payudara setelah kehamilan.

Penelitian ini sebenarnya pada awalnya dirancang untuk melihat apakah menyusui memiliki pengaruh pada estetika payudara — dan pada akhirnya justru menemukan bahwa merokok juga memengaruhi kondisi payudara menjadi kendur.

Pasalnya, merokok juga dapat menyebabkan kolagen di kulit pecah, sehingga payudara tidak kencang lagi. 

 

Referensi artikel : www.health.com

Baca juga: 

Pakai bra bisa bikin payudara kendor? Ini penjelasannya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.